Sporty Magazine official website | Members area : Register | Sign in

BOLA NASIONAL

BOLA INGGRIS

POPULER

SOROTAN

SEA GAMES

Justin/Christho Juara Ganda Combiphar Tennis Open 2017

Sabtu, 25 Februari 2017

PASANGAN Justin Barki/Christopher Rungkat berhasil menjuarai nomor ganda turnamen pekan ketiga Combiphar Tennis Open 2017 setelah di final menghentikan perlawanan duet Jepang, Sho Katayama/Sho Shimabukuro, 6-3 6-2 Sabtu (25/2).

“Service pertama yang baik, terutama dari Justin, menjadi kunci kemenangan kami. Kami sendiri ekstra waspada karena pasangan Jepang ini bermain cukup solid di babak sebelumnya,” kata Christo usai laga yang hanya memakan tempo 46 menit.

Bagi kedua ganda tuan rumah ini, memberikan gelar juara ganda kedua bagi pasangan kombinasi junior senior ini di ajang ITF Men’s Future setelah gelar pertama mereka di arena yang sama, Lapangan Tenis Hotel Sultan Jakarta, akhir tahun lalu. Duet yang terpaut 11 tahun ini, Justin (16) dan Christo (27) telah tampil bersama dalam lima turnamen internasional.

“Saya belajar banyak dari pengalaman Christo di dunia tenis, tidak mudah melakoni karir profesional. Perjalanan saya masih jauh, belum tahu yang akan terjadi pada masa mendatang, namun saya merasa cukup gembira dengan prestasi hingga saat ini,” papar Justin yang memegang raket dengan tangan kiri ini.

Gelar juara di turnamen ini, memberi donasi Justin/Christo 18 poin peringkat internasional. Pekan mendatang, Justin yang kini bercokol di posisi ganda ke-977 akan melambung ke kisaran 830-an dunia. Sedangkan ranking Christo hanya akan sedikit beringsut dari urutan ke-179 dunia pekan ini.

Di nomor tunggal, pertarungan antar petenis Eropa bakal mewarnai laga akhir nomor tunggal. Unggulan pertama asal Perancis, Alexandre Muller akan terlibat bentrok dengan juara pekan lalu yang menempati seeded kelima, Sebastian Fanselow (Jerman).

Di semifinal, Muller yang bercokol di peringkat ke-333 dunia ini sukses menghentikan laju finalis pekan lalu, Dayne Kelly (Autralia). Muller menang rubber set dalam pertarungan berdurasi dua jam 28 menit dengan skor akhir 7-6(6) 1-6 7-6(1). Sedangkan Sebastian Fanselow menang atas wakil Jepang, Sho Shimabukuro 6-4 7-5. Jordan

Hasil Sabtu (25/2)
Semifnal Tunggal:
1-Alexandre Muller (Perancis) v 3-Dayne Kelly (Australia) 7-6(6) 1-6 7-6(1)
5-Sebastian Fanselow (Jerman) v Sho Shimabukuro (Jepang) 6-4 7-5
Final Ganda:
3-Justin Barki/Christopher Rungkat v Sho Katayama/Sho Shimabukuro (Jepang) 6-3 6-2

BLiSPI Pantau Seleknas Timnas dan Tim Pelajar

BADAN Liga Sepakbola Pelajar Indonesia adalah Lembaga bentukan Kemenpora dan PSSI ikut memantau seleksi 50 pemain usia 15 tahun. Ke-50 pemain ini adalah materi dari seleksi Liga Sepakbola Pelajar (LSP) Piala Menpora, September 2016 lalu. Ditambah materi pemain LSP 2015 lalu yang masih kelahiran 2002.

BLiSPI didampngi Pelatih timnas U-16 Fachri Husaini. Seleksi ini guna pembentukan Timnas U-16 yang akan berlaga di ajang AFF Asia September mendatang. Dan Tim Pelajar yang akan berlaga di ajang Gothia Cup di Tiongkok, Juli mendatang.

Timnas dan Seleksi Tim Pelajar, yang dilaksanakan selama dua hari, Jumat-Sabtu (24-25/2) di Lapangan Persikas, Subang, Jawa Barat.

Dalam sesi latihan dan dua kali pertandingan yang dilaksanakan pada pagi dan sore hari itu, Fachri bersama Tim talent scouting yang terdiri dari Maman Suryaman, Encang Ibrahim, Denny Syamsudin, dan Aples Tecuari. Turut hadir Ketua BLiSPI Subagja Suihan.

Fachri bersama tim talent scouting menilai ada beberapa pemain yang pantas dipanggil untuk masuk dalam timas Indonesia U-16. "Dari dua hari seleksi dengan sesi latihan dan game saya sudah menggantongin beberapa pemain yang layak direkrut,” kata Fachri kepada wartawan usai pertandingan.

Menurut Fahri adalah kelemahan utama pemain kita terletak di passing. "Aliran bola terlampau lambat. Mereka lebih banyak memainkan bola sendiri. Tidak langsung memberikan fresing (tekanan) terhadap lawan. Sehingga lawan cepat menutup gerakan," kata Fachri.

Seharusnya menurut Fachri tipe permain sepakbola saat ini, bagaimana kita melakukan passing dengan intensitas tinggi. Sehingga akan mendapatkan peluang mencetak gol dan kemenangan.

Jadi, tidak banyak memainkan bola di daerah pertahanan sendiri. Namun harus lebih banyak menekan. Sehingga lawan tidak punya kesempatan menyusun pertahan," katanya.

Fachri menambahkan seleksi yang dilaksanakan di Lapangan Persikas, Subang ini. Rencananya akan merekrut sebanyak 10 pemain. "Sepuluh pemain itu pun tidak serta-merta langsung masuk timnas U-16. Kami akan seleksi lagi. Namun dengan teknik dan kemampuan skill yang mumpuni, mereka punya peluang besar masuk timnas," tambahnya.

Dijelaskan Fachri saat ini ada sekitar ratusan potensi pesepakbola usia muda yang tersebar di tanah air.. Baik itu dari hasil dari kompetisi Liga Kompas, Liga Top Skor dan Liga Danone. Serta materi dari Sekolah Sepak Bola (SSB). "Sehingga saya harus cermat milih pemain. Seleksinya pasti akan lebih ketat. Karena tingkat persiangan sangat tinggi," jelas mantan gelandang timnas Indonesia era 1990-an itu.

Dalam kesempatan sama Ketua BLiSPI Subagja Suihan menyatakan apa pun keputusan nanti, kami akan terima sepenuhnya. “Kami lebih menggutamakan kepentingan nasional. Sehingga kami rela jika nantinya materi dari LSP ini masuk squat timnas. Sisanya pemain akan memperkuat Tim Pelajar Indonesia,” katanya.

Menurut Subagja kami menggelar Liga Sepakbola Pelajar Piala Menpora adalah membantu Federasi untuk membina sepakbola usia dini, muda dan tingkat pelajar. "Kami bangga jika hasil dari seleksi ini, terdapat pemain yang dipanggil untuk memperkuat Timnas U-16. Itu artinya Program yang kami jalankan berbuah hasil," kata Subagja. Jordan

Justin/Christo Tembus Babak Final

TUAN rumah Indonesia berhasil meloloskan Justin Barki/Christopher Rungkat ke babak final turnamen pekan ketiga Combiphar Tennis Open 2017. Di semifinal kejuaraan berhadiah total 45.000 dollar AS atau sekitar Rp 600 juta, Jumat (25/2) , unggulan ketiga itu mengalahkan ganda Jepang, Masaya Kobayashi/Yutaro Masuzaki. Duet kombinasi junior senior itu menang telak dua set langsung dengan skor akhir 6-1 6-2.

“Hari ini motivasi kami sangat tinggi untuk bisa memenangi partai semi final. Kami juga ekstra waspada terhadap lawan karena di perempat final mereka bisa menyingkirkan seeded kedua. Kami gembira dengan hasil ini,” tutur Justin (16 tahun) seusai laga berdurasi 48 menit.

Dalam laga empat besar yang berlangsung di lapangan tenis Hotel Sultan Jakarta itu, juara turnamen serupa tahun lalu itu tampil sangat dominan. Meski demikian, Justin merasa tetap perlu melakukan evaluasi menghadapi pertarungan babak pamungkas.

“Secara tim, kami perlu berdiskusi untuk memperbaiki pergerakan di lapangan. Sedangkan saya pun harus lebih baik lagi dalam melancarkan serve dan pengembalian agar tidak mudah dimatikan lawan,” paparnya.

Di final, Sabtu (25/2) Justin/Christo akan kembali meladeni ganda dari Negeri Matahari Terbit, Sho Katayama dan Sho Shimabukuro yang berhasil menghentikan laju wakil Merah Putih, Aditya Hari Sasongko/Sunu Wahyu Trijati 7-6(2) 3-6 [10-5].

“Kami sudah pernah lihat permainan pasangan Jepang itu, terutama Sho Shimabukuro yang mengalahkan Christo di babak kedua tunggal. Pasti akan jadi partai final yang menarik,” kata Justin yang berupaya memburu gelar juara ganda kedua di ajang level ITF Men’s Future ini.

Di sektor tunggal, dua petenis asal Eropa berhasil melangkah ke babak empat besar. Unggulan teratas, Alexandre Muller asal Perancis akan menghadapi wakil Australia yang menempati posisi seeded ketiga, Dayne Kelly. Sedangkan unggulan kelima yang juga juara pekan lalu, Sebastian Fanselow (Jerman) bakal terlibat bentrok dengan wakil Asia, Sho Shimabukuro (Jepang) di semifinal. Jordan


Hasil Jumat (24/2)

Semifinal Ganda:
Sho Katayama/Sho Shimabukuro (Jepang) v Aditya Hari Sasongko/Sunu Wahyu Trijati 7-6(2) 3-6 [10-5].

3-Justin Barki/Christopher Rungkat v Masaya Kobayashi/ Yutaro Matsuzaki (Jepang) 6-1 6-2.

Jadwal Sabtu (25/2)

Semifinal Tunggal:
1-Alexandre Muller (Perancis) v 3-Dayne Kelly (Australia)
Sho Shimabukuro (Jepang) v 5-Sebastian Fanselow (Jerman)

Final Ganda:
Sho Katayama/Sho Shimabukuro (Jepang) v 3-Justin Barki/Christopher Rungkat.


Imam:KONI, KOI dan FORMI Harus Bersinergi

Selasa, 21 Februari 2017

TIGA lembaga penting dalam dunia olahraga Indonesia, yakni Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), Komite Olimpiade Indonesia (KOI) dan Federasi Olahraga Masyarkat Indonesia (FORMI) harus berbagi peran dan bersinergi untuk membangun prestasi olahraga nasional.

Jika ketiga organisasi di sektor olahraga tersebut menjalankan tugas dan fungsi dengan baik, maka beban pemerintah dalam memajukan olahraga bisa terbantu.Demikian ditegaskan Menpora Imam Nahrawi saat membuka Musyawarah Olahraga Nasional Luar Biasa (Musornaslub) dan Rapat Anggota KONI Tahun 2017 di Gedung Dwi Warna, Lemhanas, Jakarta, Selasa (21/2).

"Saya berharap ketiganya, segera membagi tugas dengan baik. KOI, KONI dan Formi harus fokus sama anggotanya masing-masing. Karena pemerintah ingin menjadikan olimpiade sebagai misi untuk mengangkat harkat dan martabat bangsa Indonesia di mata internasional," ujar Imam.

Menurut Imam, bahwa Ia mengaku lega karena beberapa hari yang lalu Ketua Umum KONI Tono Suratman, Ketum KOI Erick Thohir dan dan Ketua Umum FORMI Hayono Isman sudah berkumpul bersama-sama membicarakan hal-hal besar. "Kalau ke tiga tokoh olahraga ini sudah berkumpul maka tugas Menpora semakin ringan. Saya hanya memfasilitasi untuk kepentingan olahraga agar semakin jaya," katanya.

Musornaslub KONI yang mengambil tema Pembangunan Olahraga untuk Meningkatkan Persatuan dan Kesatuan Bangsa mengagendakan tiga rangkaian kegiatan, yang terdiri dari pemilihan Ketua Badan Akreditasi Olahraga Indonesia (BAORI), penjelasan Tim Kelompok Kerja KONI, tentang penyempurnaan AD/ART KONI dan Seminar Nasional Olahraga, dan Rapat Anggota KONI 2017. Kegiatan ini diharapkan dapat membawa KONI dan olahraga Indonesia kearah yang lebih baik dan pada akhirnya dapat meningkatkan prestasi olahraga nasional.

Dalam kesempatan sama Tono Suratman mengatakan, acara ini digelar untuk menghimpun pemikiran, selaras misi pemerintah dalam memajukan olahraga. Harapan kami Musornaslub ini dapat menghasilkan keputusan yang bermuara pada semakin fokusnya pembinaan dalam meningkatkan prestasi olahraga nasional.

“KONI yang akan datang yang akan dipilih secara difinitif serta anggaran dasar dan anggaran rumah tangga KONI yang telah di sempurnakan akan sangat menentukan kelancaran dan pelaksanaan tugas KONI ke depan dalam membina dan meningkatkan organisasi ke depan," ujar Tono.

Sementara itu Ketua Bidang Litbang KONI Pusat DR Sudirman Kara terpilih menjadi Ketua Baori masa bakti 2016-2020. Sudirman menggantikan Prof Benny yang sudah habis masa jabatannya. Sudirman adalah calon tunggal, sehingga secara aklamasi ia terpilih. Jordan


BOLA JERMAN

FIGUR

TINJU

RAKET

BASKET