Sporty Magazine official website | Members area : Register | Sign in

BOLA NASIONAL

BOLA INGGRIS

POPULER

SOROTAN

SEA GAMES

Syafrizal Pertanyakan Kewajiban Balon Setor Duit Rp.500.000.000 ke Tim Penjaringan

Selasa, 22 Desember 2020

Keterangan foto:Syafrizal saat menyerahkan cek sebesar Rp.500.000.000 kepada TP di kantor PB PSTI lantai 8 kantor  KONI Pusat, Selasa Sore (22/12/2020).


Syafrizal Bakhtiar calon  Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) periode 2021-2025.  Mempertanyakan persyaratan yang ditetapkan oleh Tim Penjaringan Bakal Calon Ketua Umum PSTI. Salah satu persyaratannya yang tidak masuk akal adalah dimana calon wajib menyetor uang tunai sebesar Rp.500.000.000.

"Baru kali ini di sepak takraw ada peraturan dimana balon (Bakal Calon) wajib menyetor atau memberikan uang sebesar itu ke Tim Penjaringan. Sebab persyaratan ini tidak pernah ada di AD/ART PB PSTI. Sepertinya aneh dan rekayasa. Belum ada dalam sejarah pemilihan calon ketua umum induk organisasi olahraga di tanah memberlakukan hal seperti ini," kata Syafrizal kepada wartawan sesuai ia dan pendukungnya bertemu dan melengkapi berkas persyaratan kepada Tim Penjaringan di Kantor PSTI di Gedung KONI Pusat Lantai 8, Selasa Siang (22/12/2020).

Menurut Syafrizal keputusan atau peraturan yang dibuat TP (Tim Penjaringan) seakan dipaksakan. Dan kecenderungan untuk menggagalkan calon yang bakal maju di Musyawarah Nasional (Munas) PSTI yang akan digelar di Icuk Sugiarto Tranning Camp (ISTC) Sukabumi, Jawa Barat, 27-28 Desember 2020 mendatang.

Keterangan foto:Syafrizal calon Ketum PB PSTI memberikan keterangan pers usai bertemu Tim Penjaringan. 


Kejanggalan lain yang dibuat TP adalah dimana balon harus minimal mendapat 14  dukungan tertulis dari 33 pengprov yang ada. "Ini kan artinya sama saja membatasi hanya ada dua calon yang bisa lolos untuk bertarung di Munas nanti," ujar Syafrizal yang juga selaku Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) PSTI Sumatera Barat (Sumbar) ini.

Ketika hal ini dikonfirmasi kepada Sekjen KONI Pusat TB Ade Lukman menyatakan kewenangan mengenai pelaksanaan Munas/Rakernas ada di Pengurus Pusat/ Pengurus Besar (PP/PB). "Namun kasus seperti ini baru pertama kali saya mendengarnya. Saya berharap keputusan yang dibuat TP perlu ditinjau dan dipertimbangkan kembali," tegas Ade Lukman kepada wartawan di ruang kerjanya.

Menurut Ade, jika ada pihak merasa dirugikan atau keberatan dengan peraturan TP itu, silahkan berkordinasi dengan Bidang Organisasi KONI Pusat.  "Kedepannya tidak ada lagi keputusan sepihak yang dibuat Tim Penjaringan, yang memberatkan bakal calon (balon)," tandas Ade.

Jika jalan mulus Syafrizal akan bersaing dengan Asnawi Abdul Rachman yang masih ingin memimpin organisasi sepak takraw untuk periode kedua kalinya. Jordan 

Asnawi Berpeluang Besar Pimpin Kembali PSTI

Sabtu, 19 Desember 2020


Pengurus Besar Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PB.PSTI) akan menggelar Musyawarah Nasional (Munas) 2020 yang menurut rencana digelar 27-28 Desember mendatang di Icuk Sugiarto Tranning Camp (ISTC), Sukabumi, Jabar.

Munas PSTI yang diikuti 34 Pengprov PSTI itu selain memilih Ketua Umum baru periode 2021-2025 juga menyusun program kerja empat tahun ke depan. Sebelumnya Ketua Umum PB.PSTI periode 2017-2021 Asnawi Abdul Rachman akan menyampaikan laporan pertanggungjawabannya kepada peserta Munas.

Dipercepatnya pelaksanaan Munas PSTI ini menurut Asnawi Abdul Rachman karena padatnya kegiatan pada tahun 2021 seperti menghadapi PON ke-20 di Papua dan SEA Games di Vietnam.

”Sesuai arahan KONI Pusat, sebaiknya Munas PSTI dipercepat tak harus menunggu masa berakhirnya kepengurusan hingga Maret 2021. Pertimbangannya itu tadi, kegiatan tahun depan padat ada PON di Papua dan SEA Games di Vietnam,”kata Asnawi yang menjadi Ketua Umum PB.PSTI hasil Munas 2017, 26 Pebruari di Hotel  D’arcid Plumpang Jakarta Utara itu.

Persiapan Munas PSTI itu sendiri seperti dijelaskan Asnawi sudah dilakukan secara matang termasuk bagaimana mematuhi protokol kesehatan (Prokes) Pandemi Covid 19. Sebagai pedoman untuk menggelar Munas ini, PSTI telah menerbitkan SK Nomor 80/A-001/PB.PSTI/XI/2020 terkait Panitia Pengarah (SC), Panitia Pelaksana (OC) dan  Tim Penjaring Penjaringan (TPP).

Untuk Panitia Pengarah diketuai Jumaiedy Ishak, SE, M.Ec, Dev, Sekretaris Dr.Ahmad Jamalong M.Pd dengan anggota terdiri dari Muhammad Sabir S.Pd.M.Ap, Adnan Mubarak SH dan Sofyan Puhi, ST.Sementara Herman SH menjadi Ketua Panitia Pelaksana, Sekretaris Burhan Basyiruddin, M.Pd, Bendahara, Sudirman, S.Pd.

Sedangkan Ketua Tim Penjaring Penjaringan diketuai Darmin Shaleh Balfas, SH.MH, Sekretaris DR.H.Nukhrawi Nawir, M.Kes AIFO dengan anggota terdiri dari Yamin, S.Pd.M.Pd, Chaniago dan Herman SH.

Untuk Tim Penjaring Penjaringan bakal calon Ketua Umum sudah mulai bekerja sejak 15 Desember lalu. Hingga tulisan ini dibuat sudah dua nama yang mengambil formulir pendaftaran bakal calon yakni petahana Asnawi Abdul Rachman dan Syafrizal Bachtiar.

Persyaratan utama setiap bakal calon adalah minimal didukung oleh 14 Pengprov PSTI dari total 34 Pengprov PSTI se-Indonesia. Jumaiedy Ishak selaku Ketua Panitia Pengarah menjelaskan batas akhir pendaftaran bakal calon, Sabtu, (26/12/2020) pukul 18.00 WIB.

Diakui atau tidak menguatnya dukungan untuk Asnawi Abdul Rachman kembali memimpin PB.PSTI pada Munas nanti tentu tak lepas dari keberhasilan sepak takraw Indonesia meraih medali emas di Asian Games 2018 Jakarta-Palembang, medali emas Kejuaraan Asia 2019 di Kunming, China dan medali emas SEA Games 2019 di Filipina.

Keberhasilan itu menjadi kartu truf bagi Asnawi untuk mendapatkan kembali kepercayaan dari Pengprov PSTI. Pria berdarah Bugis yang berdomisili di Jambi itu kini sudah mengantongi dukungan 24 Pengprov PSTI.

Dengan melihat peta dukungan dan fakta prestasi di atas tampaknya langkah Asnawi untuk kembali memimpin PB.PSTI empat tahun ke depan sulit dibendung. Pasalnya era emas sepak takraw Indonesia untuk pertama kalinya dalam sejarah hanya terjadi pada masa kepengurusan PSTI di bawah pimpinan Asnawi Abdul Rachman.

Namun Asnawi sendiri mengaku tak harus menepuk dada dengan prestasi yang telah dicapainya itu. Baginya prestasi tersebut menjadi tantangan sekaligus pelecut untuk berbuat yang lebih baik lagi.

”Kalau masih diberikan kepercayaan kembali memimpin PSTI tentu saya siap. Karena jujur dibalik keberhasilan ini juga masih ada kekurangan yang perlu dibenahi ke depan agar prestasi sepak takraw lebih optimal. Ketika saya dipercaya memimpin PSTI pada Munas PSTI 2017 lalu, target utama saya medali emas Asian Games 2018 dan Alhamdulillah terwujud,”kata Asnawi. Jordan


Baksos Suara Karya id Peduli Berjalan Lancar dan Tertib

Keterangan Foto: Ketua Panpel Suara Karya id Peduli Gungde Ariwangsa saat memberikan bingkisan Baksos dan BLT kepada salah satu penerima.


Pelaksanaan program Bakti Sosial (Baksos) dengan membagikan sebanyak 800 bingkisan sembako plus uang Bantuan Langsung Tunai (BLT) teruntuk kaum difabel, wartawan dan masyarakat terdampak pandemi virus corona (Covid-19), di Kantor Suarakarya.id di Perumahan EksTimah Pancoran, Jakarta, Sabtu (19/12/2020). Berlangsung aman dan tertib, tentunya melalui proses Protokol Kesehatan (ProKes).

Kegiatan ini dalam rangka memperingati Hari Ibu ke-92 Tahun 2020 yang jatuh pada tanggal 22 Desember,  dengan Titel "Suarakarya.id Peduli"

Program Baksos SK.id Peduli kali ini sebenarnya digelar di tiga titik, yakni Jakarta Selatan, Jakata Timur dan Jakarta Utara. “Kami tergerak mengggelar Baksos ini untuk sedikitnya ingin membantu meringankan kaum difabel, wartawan dan warga yang terdampak dengan pandemi Covid-19. Mungkin apa yang kami lakukan belum seberapa, tapi kami yakin melalui Baksos kami ini paling tidak sedikitnya membantu meringankan kesulitan yang sedang menghimpit kehidupan akibat masih berlangsungnya pandemi Covid-19. Dan kami juga berdoa agar pandemi Covid-19 ini segera berakhir sehingga kehidupan normal kembali dapat dijalani masyarakat,” kata Ketua Panpel SK.id Peduli yang juga adalah Pemimpin Redaksi (Pemred) Suarakarya.id, Gungde Ariwangsa, ditemui usai memberikan bingkisan sembako dan BLT.

Menurut Ariwangsa, banyak masyarakat menghadapi hidup sulit sejak pandemi Covid-19 berlangsung. Tak terkecuali kaum difabel dengan keterbatasan mereka. “Kami terpanggil untuk menyelenggarakan acara Baksos ini, sedikitnya kami ingin mengulurkan tangan membantu meringankan kesulitan yang sedang dialami. Dan sepenuhnya kami sadar, apa yang kami berikan belumlah seberapa. Tapi kami yakin setidaknya melalui Baksos SK.id Peduli ini, sedikit banyak kami bisa meringankan kesulitan yang sedang dialami saudara-sudara kita kamu difabel, wartawan dan juga warga yang terdampak Covid-19,” kata Ariwangsa.

Ariwangsa menambahkan, acara puncak Baksos SK.id juga sekaligus untuk memperingati Hari Ibu ke-92 Tahun 2020. “Pemerintah dengan Keputusan Presiden Nomor 316 Tahun 1959 tertanggal 16 Desember 1959, menetapkan Hari Ibu tanggal 22 Desember merupakan hari nasional. Hari Ibu tahun ini berlangsung dalam suasana Covid-19, melalui kegiatan baksos ini kami ingin menggelorakan perjuangan para perempuan Indonesia untuk turut membangun bangsa dan negara umumnya, dan khususnya memberikan kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak Covid-19,” tegas Ariwangsa.

Dikatakan Ariwangsa, mengutip keterangan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, I Gusti Ayu Bintang Darmawati, pandemi Covid-19 menempatkan perempuan dalam situasi yang lebih rentan. Hasil survei UN Women menunjukkan bahwa pandemi Covid-19 telah memperparah kerentanan ekonomi perempuan dan ketidaksetaraan gender, serta dapat mengancam upaya pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG’s).


Ket foto: Di titik lainnya panitia Suara Karya id Peduli juga menyerahkan bingkisan plus BLT.

“Jadi pada peringatan Hari Ibu ini para perempuan Indonesia harus tampil di garda terdepan. Membagikan kasih dan kepedulian baik pada upaya melawan Covid-19, salah satunya dengan memberikan bantuan sosial mau pun menggalakkan penerapan protokol kesehatan dan menyadarkan tentang pentingnya vaksinisasi dalam menghadapi Covid-19. Mari galakkan gerakan 3 M – Mencuci Tangan, Memakai Masker dan Menjaga Jarak,” ujar Ariwangsa.

Baksos SK.Id Peduli yang digelar pertama ini diupayakan bisa menyentuh kaum difabel, para wartawan, dan masyarakat umum. Untuk itulah maka kegiatan dilaksanakan di berbagai titik di Ibukota Jakarta. Karena dilaksanakan saat Covid-19 maka dalam pembagian sembako itu dihadirkan para perwakilan untuk menghindari kerumunan. Pembagian juga dilaksanakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

“Kami berharap gerakan suarakarya.id Peduli ini tidak terhenti di sini saja. Ke depan bisa menjangkau kegiatan lainnya yang bertujuan memberikan kepedulian kepada masyarakat. Karena itu kami mengajak semua pihak untuk bergandengan tangan dengan suarakarya.id membagi kepedulian kepada sauadara-sauadara kita yang membutuhkan,” ucap Ariwangsa.

Ariwangsa mengucapkan terima kasih kepada sponsor dan para pendukung acara ini sehingga bisa digelar di masa sulit akibat Covid-19. Kepedulian pada acara ini ditunjukkan oleh PT. Aku Cinta Memiles (KBMI), Bank Indonesia, Bank BTN, PT.Pertamina HuLu Energi, Asdp Ferry, Trans Jakarta, PT.Pertamina Lubricants , PT.PLN Peduli, Bulog Peduli, Askrindo, FIF Group, YBM PLN, dan PT. Angkasa Pura I.

Keterangan foto:Kaum Difabel yang turut menerima bingkisan Baksos dan BLT dari Suara Karya.id Peduli, terlihat wajah sumringah dan haru.

“Ternyata animo sangat besar diperlihatkan banyak instansi pemerintah dan perusahaan swasta yang memiliki kepedulian. Ini menunjukkan rasa kepedulian tetap besar di negeri ini, utamanya di masa pandemi Covid-19. Mari kita jadikan peringatan Hari Ibu ke-92 tahun 2020 yang mengambil tema utama “Perempuan Berdaya Indonesia Maju”, sebagai langkah kebangkitan menuju kemajuan bangsa yang menjunjung tinggi Kebhinekaan,” terangnya.

Salah satu penerima bingkisan sembako dan BLT,  Mirna mengaku sangat berterima kasih dengan adanya program Baksos SK.id Peduli. “Kami ucapkan banyak terima kasih atas bingkisan dan BLt yang saya terima. Ini sangat membantu terlebih di masa sulit seperti sekarang akibat pandemi Covid-19,” kata Mirna yang datang dari kawasan Ciledug, Tangerang Selatan beserta rombongan Kaum Tuna Netra lainnya.  Jordan

Hari Ibu: Suarakarya.id Peduli Gelar Baksos Untuk Terdampak Covid-19

Kamis, 17 Desember 2020


Dalam rangka memperingati Hari Ibu Tahun 2020 yang jatuh pada tanggal 22 Desember mendatang, suarakarya.id menggelar bakti sosial pembagian sembako kepada para wartawan dan masyarakat yang terdampak pandemi virus corona (Covid-19). 

Acara Baksos Hari Ibu yang dilaksanakan di tiga titik di Jakarta, yakni Jakarta Pusat, Jakarta Timur, dan Jakarta Selatan. Secara simbolis  akan digelar Kantor HU Suara Karya.co.id. di Komplek Eks Timah, Jakarta Selatan, Sabtu Siang (19/12/2020). Sekitar 800 paket plus Bantuan Langsung Tunai (BLT) diberikan utamanya kepada masyarakat distabilitas yang terdampak covid-19.

“Pemerintah dengan Keputusan Presiden Nomor 316 Tahun 1959 tertanggal 16 Desember 1959, menetapkan Hari Ibu tanggal 22 Desember merupakan hari nasional. Hari Ibu tahun ini berlangsung dalam suasana Covid-19. Melalui kegiatan baksos ini kami ingin menggelorakan perjuangan para perempuan Indonesia dalam membangun bangsa dan negara umumnya dan khususnya memberikan kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak Covid-19,” ujar Ketua Panitia suarakarya.id Peduli, Gungde Ariwangsa.

Apalagi kata Ariwangsa, mengutip keterangan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, I Gusti Ayu Bintang Darmawati,  pandemi Covid-19 menempatkan perempuan dalam situasi yang lebih rentan. Hasil survei UN Women menunjukkan bahwa pandemi Covid-19 telah memperparah kerentanan ekonomi perempuan dan ketidaksetaraan gender, serta dapat mengancam upaya pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG’s).

“Jadi pada peringatan Hari Ibu ini para perempuan Indonesia harus tampil di garda terdepan. Membagikan kasih dan kepedulian baik pada upaya melawan Covid-19. Baik dengan memberikan bantuan sosial mau pun menggalakan penerapan protokol kesehatan dan menyadarkan tentang pentingnya vaksinisasi dalam menghadapi Covid-19. Mari galakan gerakan 3 M – Mencuci Tangan, Memakai Masker dan Menjaga Jarak,” ujar Gungde yang juga Penanggung Jawab/Pemimpin Redaksi, suarakarya.id, di Jakarta, Kamis (17/12/2020).

Disebutkan oleh Ariwangsa, Baksos SK.Id Peduli ini diupayakan bisa menyentuh para wartawan, masyarakat umum. Untuk itulah maka kegiatan dilaksanakan di berbagai titik di Ibukota Jakarta. Karena dilaksanakan saat Covid-19 maka dalam pembagian sembako itu dihadirkan para perwakilan untuk menghidari kerumunan. Pembagian juga dilaksanakan dengan tetap menerapkan prokes yang ketat.

“Kami berharap gerakan suarakarya.id Peduli ini tidak terhenti di sini saja. Ke depan bisa menjangku kegiatan lainnya yang bertujuan memberikan kepedulian kepada masyarakat. Karena itu kami mengajak semua pihak untuk bergandengan tangan dengan suarakarya.id membagi kepedulian kepada sauadara-sauadara kita yang membutuhkan,” ucap Ariwangsa.

Dia mengucapkan terima kasih kepada para pendukung acara ini sehingga bisa digelar di masa sulit akibat Covid-19. Ternyata banyak instansi pemerintah dan perusahaan swasta yang memiliki kepedulian. Ini menunjukkan rasa kepedulian tetap besar di negeri ini.

“Mari kita jadikan peringatan Hari Ibu ke-92 tahun 2020 yang mengambil tema utama “Perempuan Berdaya Indonesia Maju”, sebagai langkah kebangkitan menuju kemajuan,” tegas pria asal Bali ini.

Kegiatan Baksos ini terselenggara berkat dukungan dari pihak sponsor. Seperti,  PT. Aku Cinta Memiles (KBMI), Bank Indonesia, Bank BTN, PT.Pertamina HuLu Energi, Asdp Ferry, Trans Jakarta, PT.Pertamina Lubricants , PT.PLN Peduli, Bulog Peduli, Askrindo, FIF Group, YBM PLN, dan PT. Angkasa Pura I.  Jordan

BOLA JERMAN

FIGUR

TINJU

RAKET

BASKET