Sporty Magazine official website | Members area : Register | Sign in

BOLA NASIONAL

BOLA INGGRIS

POPULER

SOROTAN

SEA GAMES

BLISPI-KONI Siapkan Tim Sepakbola Terbaik ke Solo

Rabu, 21 Agustus 2019

SETELAH sukses menggelar event Festival Sepakbola Piala Kemerdekaan KONI Pusat yang pertama. Bergulir selama dua hari saat HUT Kemerdekaan RI ke 74 yang jatuh pada 17 dan 18 Agustus 2019. Berlangsung di Lapangan Galapuri, Ciledug, Tangerang.

Festival yang bertajuk memperebutkan Piala Bergilir KONI Pusat pertama sungguh meriah, di ikuti 53 tim kenamaan di Jabodetabek dan Lampung ajang ini termasuk ajang bergengsi bagi tim elite di usianya.


Keluar menjadi Juara pertama yang berhak menyabet Piala Bergilir Ketua Umum KONI Pusat pertama, Katagori usia 8 Tahun SSB FU15, Katagori Usia 10 tahun Pelita Jaya dan Katagori Usia 12 tahun Bintang Junior School (BJS)

"Festival ini menjadi ajang bergengsi bagi para peserta Festival sepakbola Piala Ketua Umum KONI Pusat Pertama. Atas cspapai prestasi itu, mereka patut diberikan apresiasi, secara keseluruhan mereka yang tampil adalah para tim tim elite dan diisi pemain muda bertalenta, karena itu juaranya ditambah pemain terbaik akan segera menyambangi Kantor KONI Pusat. Setelah panitia pelaksana melaporkan hasil juara festival ini, selanjutnya akan dilepas untuk mengikuti Festival sepakbola Piala Menpora tahunan yang digelar pada 29-31 Agustus 2019 di Solo Jawa tengah,"jelas Subagja Suihan Ketua Umum BLISPI Pusat kepada wartwan di Jakarta, Selasa (21/8).

Menurut Taufik Panji Alam selaku ketua Panpel, bahwa selanjutnya BLiSPI kembali bekerjasama dengan KONI Pusat akan menggelar festival dan Kejuaraan sepakbola usia dini memperebutkan Piala Tetap Ketua Umum KONI Pusat pada hari Sumpah pemuda yang jatuh pada 28 oktober 2019.

"Kegiatan ini menjadi rangkaian dan bentuk pembinaan sepak bola berjenjang," kata Ketua Penyelenggara KONI Pusat, Taufik Panji Alam. Taufik/Jordan.

Target Emas Basket Putra 3x3 di SEA Games 2019

Selasa, 20 Agustus 2019

Pengurus Pusat Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PP Perbasi)  menargetkan medali emas bagi tim nasional putra basket 3x3. Demikian ditegaskan Ketum Perbasi Danny Kosasih. Ia menyebutkan pertandingan basket 3x3 baru pertama kali diadakan di SEA Games 2019 Manila.

Menurut Danny bahwa, ia telah menyampaikan target medali itu kepada manajer tim basket putra, Rama Datau. Ia optimistis Rama Datau bisa memenuhi target tersebut. "Saya pasti targetkan medali emas," ujar Danny di Jakarta, Selasa, 20 Agustus 2019.

Danny mengakui sejauh ini, pertandingan basket 3x3 masih belum mengetahui kekuatan calon lawan dari negara lain. Kendati dari Perbasi sudah mematok target emas namun bisa saja terjadi perubahan setelah berkoordinasi dengan Komite Olimpiade Indonesia (KOI) dan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). "Entah itu naik-turunnya (target) nggak tahu. Naik nggak bisa, turunnya masih bisa."

 Dalam kesempatan sama pelatih tim basket putra 3x3, Ali Budimansyah tak keberatan dengan target emas yang dipatok Perbasi. Menurut dia, tim yang bisa menjadi lawan terberat bagi Indonesia ialah Filipina, Malaysia, Thailand, dan Vietnam. "Memang untuk 3x3 ini event pertama di SEA Games," sebut dia. 

Lebih lanjut ia mengatakan target membawa pulang emas SEA Games 2019 menjadi tantangan pribadi. Ia menyebutkan telah mengatur program tim basket putra mulai dari latihan, uji coba (try out), sampai seleksi tim. "Untuk mencapai target itu. Kami akan memilih (pemain) the best of the best," kata Ali. Jordan

BJS Merah Juara Usai Menang Dramatis

Minggu, 18 Agustus 2019

Sekolah Sepak Bola BJS Merah menjadi Kampiun di ajang Festival Sepakbola Usia Dini KU12 Memperebutkan Piala Bergilir Ketua Umum KONI Pusat I 2019 yang berlangsung di Stadion Galapuri Ciledug, Kota Tangerang, Minggu (18/8). Usai menang drama adu finalti dari Diklat Pinang Putih 4-3, (0-0).

Partai final ini adalah ulangan di babak penyisihan di Grub C. Kedua tim bermain imbang 1-1. Sebenarnya partai final juga bermain waktu normal kedua kesebelasan bermain imbang 0-0.

Menanggapi hasil ini pelatih Coach BJS Ramdan Fitriyadi mengatakan kami berterima kasih kepada panitia dengan adanya gelaran ini dan anak-anak mendapatkan wadah kompetisi guna dapat berkembang kedepannya.

"Semoga kedepannya Festival Sepak Bola Ketua Umum KONI Pusat ini bisa menjadi agenda tetap dan tambah berkualitas kedepannya," kata Ramdan kepada wartawan usai pertandingan.

Ari menambahkan bahwa pihaknya kini akan menyiapkan para pemain untuk mengijuti piala tetap Ketua Koni Pusat di Oktober mendatang. Kami berikutnya akan mengikuti Piala Gubernur DKI dan Danone Cup.

Dalam kesempatan yang sama Ketua Panpel Taufik Panji Alam mengatakan sangat puas dengan hasil festival ini. "Saya puas dengan gelaran festival Piala KONI Pusat yang pertama ini. Walau kami dari pihak panitia tidak bisa memberikan hasil yang maksimal. Terima kasih kepada semua pihak yang telah ikut menyukseskan event ini," kata Taufik kepada wartawan.

Taufik berjanji untuk gelaran selanjutnya di Piala KONI Pusat berikutnya akan lebih meriah lagi. "Di Hari Sumpah Pemuda mendatang kami akan menggelar Piala KONI Pusat. Tapi waktu dan tempat masih kami rembukkan dahulu,"tegas Taufik.

Sementara untuk perebutan peringkat tiga-empat diraih TimbBina Sentra Cirebon. Waktu normal berkesudahan 0-0. Adu penalti ditiadakan karena AC Suah Api didiskualifikasi lantaran melanggar peraturan pertandingan yaitu memainkan kembali pemain yang sudah ditarik keluar. Jordan

BJS Merah VS Diklat Pinang Putih di Final Piala KONI Pusat

SSB BJS Merah, salah satu tim unggulan, yang belum mengalami satu kekalahan baik di babak penyisihan hingga babak semifinal. Berhasil melaju kebabak final usai mengalahkan AC Suah Api Merah 1-0. Dalam lanjutan Festival Sepakbola Usia Dini KU12 Memperebutkan Piala Bergilir Ketua Umum KONI Pusat I 2019 yang berlangsung di Stadion Galapuri Ciledug, Kota Tangerang, Minggu (18/8).

Di babak final nanti bersua Diklat Pinang Putih. Diklat Pinang Putih lolos ke final setelah mengalah Tim Bina Sentra Cirebon 1-0 (0-0) lewat drama adu finalti.

Bagi Diklat Pinang Putih kemenangan ini cukup dramatis. Sedangkan Bina Sentra yang dari awal pertandingan penampilannya cukup menjanjikan. Namun harus tersingkir di babak semifinal.

Sehingga Bina Sentra hanya berpeluang meraih peringkat ketiga. Itu pun dengan syarat harus mengalahkan AC Suah Api Merah di perebutan peringkat ketiga dan keempat. Jordan

BOLA JERMAN

FIGUR

TINJU

RAKET

BASKET