Sporty Magazine official website | Members area : Register | Sign in

BOLA NASIONAL

BOLA INGGRIS

POPULER

SOROTAN

SEA GAMES

Siwo PWI Gelar Seminar Olahraga Nasional dan Rakernas

Kamis, 25 Februari 2021


GUNA Menindaklanjuti imbauan Presiden Joko Widodo dalam Hari Olahraga Nasional (Haornas) Ke-37 Tahun 2020 untuk membangkitkan gairah olahraga di Tanah Air maka Seksi Wartawan Olahraga Persatuan Wartawan Indonesia (Siwo PWI) Pusat akan menggelat Seminar Olahraga Nasional 2021. Seminar ini sekaligus mengawali Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Siwo PWI yang antara lain membahas agenda penting tentang pelaksanakan Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) 2021 di Surabaya, Jawa Timur.

Ketua Siwo PWI Pusat Gungde Ariwangsa mengemukakan, Seminar Olahraga Nasional akan dilaksanakan di Hotel Pullman, Jln Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu, 24 Maret 2021. Setelah itu akan dilanjutkan dengan Rakernas yang berlangsung hingga Kamis, 25 Maret 2021 dengan diikuti oleh 35 perwakilan Siwo Daerah di Indonesia. Diharapkan melalui kegiatan ini, Siwo PWI ikut berperan membangkitkan kembali gairah olahraga di Tanah Air setelah mengalami keleseuan di masa pandemi virus corona (Covid-19). 

“Siwo PWI Pusat sangat mencermati imbauan Presiden Jokowi saat puncak Haornas 2020 yang menyatakan Haornas bisa jadi momentum untuk membangkitkan gairah olahraga di Tanah Air. Tak hanya memasyarakatkan olahraga, tapi juga mendongkrak prestasi atlet, serta mengembangkan olahraga sebagai wadah memperkenalkan destinasi wisata di Indonesia. Pernyataan Presiden patut didukung semua stakeholder olahraga di Tanah Air apalagi ini juga akan ikut mendukung upaya Indonesia untuk menjadi tuan rumah Olimpiade 2032,” kata Gungde Ariwangsa tentang alasan digelarnya Seminar Olahraga Nasional Siwo PWI itu. 

Gungde menjelaskan, Presiden juga secara khusus Presiden meminta stakeholder olahraga untuk merevisi sistem tata kelola pembinaan keolahragaan di Indonesia karena olahraga Indonesia belakangan kurang berprestasi. Presiden berpesan kepada Menpora, KONI, KOI untuk tingkatkan prestasi olahraga nasional. Presiden meminta seluruh insan olahraga melakukan refleksi diri di tengah pandemi virus corona (COVID-19).

“Jadi kondisi  saat bisa menjadi kesempatan kita semua untuk merestart, merancang ulang ekosistem olahraga nasional kita secara besar-besaran.  Selain untuk meningkatkan prestasi, sesuai pernyataan Presiden, olahraga  bisa jadi salah satu pendongkrak ekonomi nasional. Target pasar tak hanya pasar nasional tapi pasar global. Olahraga buka peluang besar bagi Indonesia untuk kembangkan sport tourism,” ucapnya.

Demi mengimplementasikan imbauan Presiden dan mengembangkan Sport Science, Sport Industry dan Sport Tourism itu Siwo PWI Pusat mengangkat tema seminar “Kiprah BUMN Menuju Sukses Prestasi, Sport Tourism & Tuan Rumah Olimpiade 2032”.  Siwo PWI Pusat sudah mengundang Menteri BUMN Erick Thohir untuk menjadi keynote speaker dengan pembicara Menteri Pemuda Dan Olahraga Zainudin Amali, Menparekraf Sandiaga Uno, Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman dan Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI/NOC) Raja Sapta Oktohari. 

“Seminar akan dibuka oleh Ketua Umum PWI Pusat Bapak Atal S Depari. Kami berharap seminar akan mampu meningkatkan kiprah olahraga dalam mengangkat kejayaan dan mengharumkan nama bangsa di tingkat dunia. Selain itu juga bisa mewujudkan target besar yang dicanangkan Presiden Jokowi yaitu Indonesia dapat menjadi tuan rumah penyelenggara pesta olahraga dunia Olimpiade 2032,” ujar Gungde. 

Menyinggung Rakernas Siwo PWI, Gungde menyatakan, Rakernas akan membahas evaluasi kinerja 2020 dan program kerja Siwo PWI Pusat 2021. Ada beberapa agenda penting seperti pelaksanaan Porwanas 2021 di Jawa Timur dan juga mengintensifkan program untuk menggelar kembali Sarung Tinju Emas yang merupakan persembahan para wartawan olahraga untuk tinju Indonesia. Jordan

Syafrizal Bahktiar: Oknum PB PSTI Tidak Paham Organisasi Internasional

Senin, 22 Februari 2021

Ketua Presedium Sepak Takraw Syafrizal Bahktiar.

Pernyataan Sekjen Pengurus Besar Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PB. PSTI) yang menegaskan hanya mengusulkan dua nama untuk mengikuti Kongres Asian Sepaktakraw Federation (ASTAF) yang akan digelar Senin tanggal 1 Maret 2021 mendatang, dikritik keras Syafrizal Bahktiar, Presidum Peduli Sepak Takraw Indonesia.

Apa yang dilontarkan dan diungkapkan oleh oknum Sekretaris Jendral PB. PSTI, Herman.SH kepada wartawan pada hari Minggu tanggal 21 Februari 2021, bahwa yang bersangkutan, bahwa dirinya, kata Sayfrizal benar-benar bahwa yang bersangkutan tidak paham organisasi internasional.

Ya, PB.PSTI hanya mengusulkan dua nama untuk mengikuti Kongres ASTAF. Dua nama itu yakni H. Asnawi Abdul Rachman dan H. Hendri Zainuddin, kata Herman.  "Lucu saja buat saya. Oknum itu tidak mengerti organisasi internasional. Saya ini  sebelumnya duduk sebagai Exco di Astaf dan Istaf. Jadi, secara otomatis bisa diusulkan kembali oleh anggota negara-negara lain jadi pengurus di Astaf," jelas Syafrizal.

"Apa mereka gak baca itu di aturannya. Atau mungkin oknum gak mengerti atau gak paham bahasa Inggris jadi asal ngomong saja. Kalau negara-negara lain tahu kan kita bisa malu. Mestinya mereka pelajari dululah baru beri komentar," tegas Syafrizal.

Jadi, jelas Syafrizal, meski tidak mendapat dukungan dari PB PSTI tidak pengaruh bagi dirinya ada Kongres Astaf, 1 Maret mendatang. "Tidak pengaruh tidak dapat restu dari PB PSTI. Apalagi, saya sudah menddapat dukungan dari Presiden Astaf Dato Abdul Halim Bin Kader," terang pengusaha asal Sumatera Barat ini.

Seperti diketahui Syafrizal Bahktiar akan mencalonkan diri sebagai Vice President ASTAF, pada Kongres Astaf di Singapura, 1 Mareta mendatang.

Syafrizal sampai kini masih tercatat sebagai anggota Komisi Doping di ISTAF (Federasi Sepaktakraw Dunia) dan juga Komisi Disiplin Federasi Sepak Takraw Asia (ASTAF).  Raf

Presidum Peduli Sepak Takraw Indonesia Minta KONI Harus Adil dan Tegas

Minggu, 21 Februari 2021


Keterangan foto: Peserta Peduli Sepak Takraw Indonesia yang pekan lalu menggelar Rakornas di kawasan Banten.

Presidum Peduli Sepak Takraw Indonesia yang pekan lalu menggelar Rakornas di kawasan Banten, meminta KONI Pusat harus bersikap adil dan bijaksana dalam hal menanggapi kisruh di tubuh Pengurus Besar Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PB PSTI) di bawah Ketua Umum Asnawi Abdul Rahman.

Sebab, ada sebanyak 20 pengprov yang melakukan mosi tak percaya alias menolak hasil Munas PB PSTI di Sukabumi, 27-28 Desember 2020, lalu. Mereka bahkan melaporkan kasus ini yang dianggap melanggar AD/ART ke Baori dan Baki.

Mantan Ketua Pengprov Kaltim, Hasan SE, yang juga pemerhati dan penggiat olahraga sepak takraw mengkritik keras sikap KONI Pusat yang tak mengindahkan kisruh yang terjadi di tubuh PB PSTI.

“KONI Pusat sebagai bapak dari induk organisasi mestinya berlaku arif dan adil. Kan sudah tahu PB PSTI kisruh, eh malah SK nya dikeluarkan bahkan dilantik. Ini sama saja memancing amarah 20 pengprov yang tidak menerima hasil Munas PB PSTI. Mestinya, kalau tahu  ini bermasalah, SK dan pelantikan ditunda. Panggil PB PSTI dan 20 pengprov yang bertikai. Duduk bareng, selesaikan masalah. Itu yang benar,” ujar Hasan yang mengkritik keras sikap KONI Pusat, kepada wartawan, Minggu (21/2/2020) di Jakarta.

Hal yang senada juga diucapkan Sucipto Ketua Sepak Takraw Pengprov  Jawa Barat. Menurutnya, hasil Rakornas di Banten dengan menunjuk tujuh orang untuk melakukan mediasi kepada pihak KONI Pusat, Menpora, KONI (NOC), Baori, dan Baki sudah tepat.

“Sikap kami jelas menolak hasil Munas di Sukabumi di mana Asnawi dengan segala tipu muslihat dan rekayasanya kembali terpilih sebagai Ketua Umum PB PSTI tidak bisa kami terima. Kami pun tetap melayangkan protes ke Baori dan Baki. Dan kami akan meakukan mediasi ke KONI Pusat, Menpora, dan KOI (NOC). Kami akan menggugat dengan bukti-bukti yang ada. Karena Asnawi kabarnya, sikapnya makin merajalela dengan melakukan mencabut SK pengprov-pengprov,” tegas Sucipto.

Pandangan dan kesamaan sikap yang sama juga dilontarkan Ketua Presidum Peduli Sepak Takraw Indonesia Syafrizal Bakhtiar. Menurutnya, semua pihak termasuk KONI Pusat dan Baori melihat permasalahan ini dengan jelas dan terang benderang. Jangan ada yang ditutupi.

“Mari kita duduk bareng. KONI Pusat, sebagai bapak induk organisasi olahraga yang ada di Indonesia harus jeli melihat persoalan. Jangan memihak dan harus berlaku adil kepada semua pihak. Jangan pilih kasih. Kita selesaikan masalah ini. Jangan pura-pura gak tahu atau diam saja. Mari selesaikan masalah ini dengan seadil-adilnya. Itu harapan kami kepada KONI Pusat,” tegas Syafrizal yang kini maju sebagai Vice President Astaf (Asosiasi Sepak Takraw Asia) media Maret mendatang.

Sementara itu,  tiga  perwakilan dari Indonesia masuk bursa calon dalam pemilihan President (ketua) dan Wakil President (wakil ketua) Federasi Sepak Takraw Asia (ASTAF), 1 Maret mendatang. Tiga perwakilan Indonesia itu adalah Syafrizal Bakthiar, Hendry Zainildin dan Asnawi Abdul Rahman.

Tiga perwakilan dari Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) ini masuk dalam nominasi calon Deputy President ASTAF, dan Vice President ASTAF. Untuk jabatan Deputy President ASTAF, ada empat orang yang bakal bersaing untuk memperebutkan 2 posisi jabatan. Empat orang itu adalah Ketua PSTI Asnawi Abdul Rahman (Indonesia), Charlem Chaiwatcharaporn (Thailand), Yogender Singh Dahiya (India) dan Abdullah Bin Salleh (Malaysia).

Sedangkan untuk pemilihan Vice President ASTAF, ada 10 nama yang masuk nominasi calon. Sepuluh kandidat akan memperebutkan 8 posisi jabatan Vice President ASTAF. Dari sepuluh kandidat itu, dua di antaranya berasal dari Indonesia. Yaitu Syafrizal Bakthiar dan Hendry Zainildin.

“Iya, ada tiga perwakilan dari negara Indonesia yang ikut bersaing dalam pemilihan Wakil Ketua ASTAF. Untuk jabatan deputy itu, di atas dari vice posisinya,” kata Dato Abdul Halim Bin Kader, President ASTAF dalam rilisnya Jumat (19/2/2021).

“Tiga calon Wakil Ketua ASTAF dari Indonesia itu adalah Syafrizal Bakthiar, Hendry Zainildin dan Asnawi Abdul Rahman. Insya Allah, pemilihan President, Deputy President dan Vice Presiden dilangsungkan 1 Maret 2021 mendatang,” sambung Abdul Halim. Jordan

Peringati HPN, YIPO Bagikan Ratusan Paket Sembako

Rabu, 10 Februari 2021


Keterangan foto:Penyerahan Bantuan Sosial (Bansos) kepada salah satu masyarakat penerima pada Selasa (9/2/2021) di Gedung KONI Pusat, Senayan, Jakarta.

YAYASAN Insan Peduli Olahraga (YIPO) memperingati dan mengisi Hari Pers Nasional (HPN) 2021 membagikan ratusan paket Sembako untuk meringankan masyarakat terdampak Pandemi Covid-19.

"Kami yang tergabung dalam YIPO tergerak ingin membantu masyarakat yang tengah dihinggapi multi kesulitan di masa pandemi ini, menyelenggarakan Bhakti Sosial (Baksos) IPO 2021 dengan membagikan sembako kepada mereka yang terdampak pandemo Covid-19.

Kami mengucap banyak-banyak terima kasih kepada sponsor dan donatur yang telah mendukung demi terselenggaranya acara "Bhakti Sosial IPO' dalam rangka menyambut Hari Pers Nasional 2021," kata Ketua Panitia, Bambang Prihandoko, disela-sela membagikan paket sembako di Gedung KONI Pusat Senayan, Jakarta, Selasa (9/2/2021).

Acara Bhakti Sosial YIPO kali ini didukung : Bank Indonesia, Bank BRI, Bank Jateng, Trans Jakarta, Jak Lingko, Askrindo, Bank Mandiri dan Yayasan Baitul Maal (YBM). "Kami optimis masyarakat Indonesia akan mampu bangkit melewati masa sulit akibat pandemi covid-19 dengan bersatu dan bahu-membahu," tutur Bambang. Jordan

                                                                            

Keterangan foto: Ketua Yipo, Gungde Ariwangsa SH, saat menyerahkan Bansos kepada masyarakat sekitar Senayan, Jakarta.

TENTANG YIPO
Mens sana in corpore sano. Di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Rangkaian kata-kata sakti ini mengilhami para wartawan olahraga yang sudah bertahun-tahun meliput kegiatan olahraga di dalam negeri maupun tingkat internasional untuk berpartisipasi aktif dalam menggelorakan semangat kepedulian dan kecintaan masyarakat Indonesia terhadap olahraga. 

Dari tekad dan semangat inilah maka insan pers yang hidupnya terus bergulat dengan olahraga sepakat membentuk yayasan yang memperkuat  memperkuat keharmonisan insan pers dan insan olahraga dalam mewujudkan cita-cita masyarakat Indonesia yang sehat, kuat dan sejahtera.  

Buah dari pemikiran dan tekad membara itu terwujud dengan lahirnya Yayasan Insan Peduli Olahraga (YIPO) di Jakarta pada 10 November 2020. Tanggal yang memiliki makna penting dalam perjalanan sejarah bangsa dan negara Indonesia karena selalu diperingati sebagai Hari Pahlawan. 

Berlandaskan pada jiwa dan semangat kepahlawanan IPO berharap bisa berperan melahirkan pahlawan-pahlawan yang peduli olahraga dan mencetak prestasi tercepat, tertinggi dan terkuat melalui olahraga. 

Setelah mendapat legalitas hukum baik akta notaris, pendaftaran di Kementrian Hukum Dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham), NPWP dan nomor rekening Bank, para Pembina dan poengurus YIPO segera bergerak sesuai dengan visi dan misi yang dicanangkan. Melalui rapat marathon para personil YIPO menggali kembali pemikiran-pemikiran dan kemudian disempurnakan dan dituangkan dalam program kerja yayasan.
 
Program kerja tetap mengutamakan sinersitas antara insan pers dan insan olahraga yang meliputi berbagai bidang. Sebagai langkah awal YIPO konsentrasi pada program bidang sosial, pendidikan, kegiatan event olahraga dan pengembangan. 

Mengingat kelahiran YIPO pada saat pandemi virus corona (Covid-19) yang memapar Indonesia dan dunia maka program sosial dikedepankan. Dalam bidang sosial ini YIPO melaksanakan: 

Bakti sosial pembagian sembako kepada insan pers, insan olahraga dan masyarakat terdampak Covid-19.
Menyalurkan Baksos yang diperuntukkan bagi atlet yang sudah tidak aktif denga membuat dompet donasi.

Dalam Pendidikan disusun program yang bertujuan meningkatkan kepedulian terhadap olahraga baik melalui kursus, workshop, dan pelatihan yang meliputi: 
-    Menyenggarakan  kursus jurnalistik ‘Pendidikan Jurnalistik Jarak Jauh’ (PJ3-YIPO)
-    Menyelenggarakan workshop bersama atlet, pelatih juara dunia dan wartawan senior
-    Menyelenggarakan kursus kehumasan 

Untuk Bidang Event akan bergerak dalam menggelar pertandingan melalui kerja sama dengan berbagai pihak yang antara lain:
-    Turnamen Tenis Tingkat Junior
-    Turnamen Golf
-    Turnamen cabang olahraga lainnya sesuai dengan kerja sama dengan pihak terkait
-    Anugerah Insan Peduli Olahraga

Program pengembangan ini berkaitan dengan perkembangan aktivitas YIPO meliputi:
-    Membuat Web (portal berita) yipo.com/yipo.id
-    Penerbitan Tabloid IPO
-    Pembuatan medsos 
-    Kerja sama pemberitaan untuk pembuatan dan penyebaran rilis, peliputan event
-    Pemasangan iklan di media massa


Termasuk beragam dan berkesinambungan aktivitas YIPO. Semua dilaksanakan demi mewujudkan kejayaan olahraga Indonesia dan kesejahteraan insan peduli olahraga Tanah Air. YIPO yakin dan optimistis semua akan terwujud melalui kecintaan dan sinergisitas serta keharmonisan insan pers dan insan olahraga. 


DATA DAN FAKTA YIPO

Nama                 : Yayasan Insan Peduli Olahraga (YIPO)
Pendiri              : Insan pers atau wartawan peduli olahraga
Berdiri               : Selasa, 10 November 2020
Alamat              : Lt 8 Gedung KONI Pusat, Jln Pintu I, Senayan, Jakarta Pusat
Telepon            : 081285307397
Whatsapp        : 081395089308
Website            : IPO News
Youtube            : https://www.youtube.com/channel/UCy46apqsUWWKTkj0bqg-E1g 
Facebook        : https://www.facebook.com/IPO-115378983714361                     

BOLA JERMAN

FIGUR

TINJU

RAKET

BASKET