Sporty Magazine official website | Members area : Register | Sign in

BOLA NASIONAL

BOLA INGGRIS

POPULER

SOROTAN

SEA GAMES

Sepak Takraw Raih Emas Lewat Ganda Putra

Kamis, 05 Desember 2019

Tim ganda putra sepak takraw Indonesia berhasil sumbang emas. Tim tersebut terdiri dari Hendra Pago, Muliang, Saputra, Kurniawan, Rizky Pago, Uba, Suharno, dan Apriyadi.

Cabang olahraga (cabor) sepak takraw menambah koleksi emas Indonesia di SEA Games 2019.

Emas ke-23 Indonesia tersebut diraih dari cabor takraw kategori ganda putra. Tim tersebut terdiri dari Hendra Pago, Muliang, Saputra, Kurniawan, Rizky Pago, Uba, Suharno, dan Apriyadi.

Di laga final, tim takraw putra mengalahkan wakil dari Myanmar dengan skor 21-18 dan 21-15.

Dengan keberhasilan takraw, Indonesia total meraih tujuh keping medali emas pada Kamis (5/12) ini.

Sebelumnya enam medali emas per hari ini disumbangkan Fafan Khoirul Anwar (menembak), Suci Wulandari (pencak silat), Vidya Rafika Toyyiba/Fathur Gustafian (menembak), Dea Salsabila Putri (modern pentathlon), dan Muhammad Taufik (moderen pentathlon), dan Aiman Cahyadi (balap sepeda).

Total sampai dengan hari kelima SEA Games 2019, Tim Merah Putih 28 emas, termasuk tambahan dari sepak takraw. Jordan

SG 2019 Ajang Menatap Olimpiade 2020


Tim Panahan Indonesia Siap mempersembahkan medali emas buat Kontingen Indonesia di ajang SEA Games XXX Filipina 2019.

Ada tiga cabor unggulan Indonesia di multi event, seperti SEA Games (SG), Asian Games, dan Olimpiade. Selain bulutangkis dan angkat besi, cabang panahan juga yang punya andil dalam kontribusi medali. Masih ingat sejarah saat Trio Srikandi Indonesia berhasil meraih medali perak di pentas Olimpiade Seol 1988. Dengan Kepengurusan PP Perpani Kelik Wirayawan Widodo siap membangkitkan prestasi dan kejayaan panahan Indonesia.

Kini, Tim Panahan Indonesia saat ini sedang berjuang di pesta Olahraga Southeast Asian Games (SEA Games) yang berlangsung sejak 30 November hingga 11 Desember 2019. Ke 16 atlet panahan bersama dengan 841 atlet Indonesia lainnya siap memberikan yang terbaik untuk Indonesia. SEA Games kali ini juga merupakan ajang “uji coba” sebelum Olimpiade Tokyo 2020.

Cabang panahan kembali menjadi salah satu cabang andalan pendulang emas. Setelah pada SEA Games di Malaysia tahun 2017 yang lalu, tim panahan berhasil menyumbangkan medali secara signifikan dengan perolehan total 6 medali yang terdiri dari 4 emas, 1 perak, dan 1 perunggu, prestasi gemilang diharapkan kembali diraih oleh tim panahan Indonesia di SEA Games kali ini.

Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Panahan Indonesia (PP Perpani), Kelik Wirawan Widodo menyatakan bahwa, pihaknya sangat memahami besarnya harapan perolehan medali dari tim panahan di SEA Games kali ini. "Untuk itu kami telah melakukan berbagai persiapan dan uji coba hingga ke Korea Selatan. Saat ini seluruh atlet berada dalam kondisi prima dan siap berjuang untuk kebanggaan Indonesia," kata Kelik dalam siaran persnya, Kamis (6/12/2019).

Dalam membina olahraga panahan, PP Perpani bermitra dengan berbagai pihak, termasuk pihak swasta nasional dengan pola Bapak Asuh. Saat ini PP Perpani bermitra dengan Indika Energy dan Yayasan Bakti Barito dari Barito Pacific Group.

“Indonesia memiliki banyak talenta dalam bidang olahraga dan panahan pada khususnya. Indika Energy terpanggil untuk mendukung pembinaan para atlet panahan agar berprestasi optimal dan dapat mengibarkan bendera merah putih di SEA Games 2019” tutur Azis Armand, Managing Director & CEO Indika Energy, selaku Bapak Asuh yang turut mendampingi tim panahan berlaga di ajang internasional ini.

Kelik juga menyampaikan misi Perpani untuk mengembangkan panahan sebagai olahraga prestasi dan rekreasi yang digemari oleh masyarakat sehingga dapat melahirkan atlet-atlet berprestasi dunia yang membanggakan bangsa dan negara. Jordan

ASPROV PSSI DKI Jakarta Gelar Kursus Kepelatihan Licensi C PSSI/AFC

Selasa, 26 November 2019



Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI DKI Jakarta gelar kursus kepelatihan Licensi C. PSSI/AFC di Jakarta, digelar pada 25 November sampai 7 Desember 2019. Kursus ini diikuti oleh 24 pelatih kenamaan di Indonesia. Kursus selama dua minggu itu di laksanakan di lapangan Bola Pulomas Jakarta timur.

Tahun ini memasuki kursus kepelatihan yang ke 5 kalinya yang di gelar oleh Asprov PSSI DKI Jakarta, dalam menggelar Kursus Kepelatihan lisensi C PSSI /AFC, Asprov DKI Jakarta juga sukses menggelar Licensi D. Perbandingannya adalah kalau sudah 3 kali Asprov DKI Jakarta menggelar Licensi D maka penyelenggara atau Asprov DKI Jakarta berhak menggelar 1 kali Licensensi C PSSI/AFC.

Para peserta kursus kepelatihan yang digelar oleh Asprov DKI Jakarta, sedang berpose bersama.

"Semoga ini menjadi sebuah program percontohan bagi Asprov lainnya dalam rangka percepatan Sepakbola Nasional, dalam hal membentuk Sumber Daya Manusia (SDM) kepelatihan sepakbola. Targetnya pencapaian 100.000 pelatih sepak bola tentunya akan tercapai,"ucap Direktur Teknik Asprov PSSI DKI Jakarta Zaenal Abidin Zapello kepada wartawan di Jakarta, Selasa (26/11).

"Untuk para pelatih yang belum mempunyai licensi di Indonesia khususnya di DKI Jakarta persiapkan diri dengan baik. Dan kepada pelatih di luar DKI Jakarta kami pun membuka diri untuk menggelar kembali dalam kursus Kepelatihan di DKI Jakarta," tutup pelatih yang pernah menukangi timnas Indonesia U14.

Hadir di peserta kursus kepelatihan Licensi C PSSI /AFC seperti Mantan Kapten Persib Bandung Atep Ahmad Rizal dan Tantan, mantan striker Persib Bandung. (Fik/dan)

PP PBVSI Target Sapu Bersih Cabor Voli di SG 2019

Senin, 25 November 2019

Ketua Umum PP PBVSI (voli) Komjen Pol (Purn) Imam Sudjarwo menargetkan sapu bersih medali emas di ajang SEA Games Manila (SG), Filipina 2019. Di SG Filipina nanti akan memperebutkan empat keping emas, perak dan perunggu. Yakni di nomor voli indoor putra-putri dan voli pantai putra-putri.

Demikian dikatakan Imam saat melepas tim bola voli yang akan bertanding di ajang SG 2019, di Padepokan Voli di Sentul, Bogor, Senin (25/11/2019). Untuk cabor voli saingan kita sudah pasti adalah Thailand. Sedangkan Vietnam, juga harus diwaspadai, kata Imam.

Menurut Imam bahwa keyakinannya akan mampu meraih sapu bersih emas berdasarkan hasil try out dan pertandingan di luar negeri. "Hasil laporan para menejer baik voli indoor maupun voli pantai. Dimana dilaporkan bahwa kesiapan anak didiknya sudah mencapai 100%. Ditambah menejer juga sudah punya data kekuatan calon lawan. Sehingga saya yakin meraih emas," kata Imam kepada wartawan di sela sela acara pelepasan.

Imam menambahkan ada empat faktor yang menjadi acuan untuk bisa meraih sukses di SG anti. Pertama, kata Imam adalah semangat kebangsaan dan semangat cinta tanah air untuk meraih prestasi. Kedua melalui penampilan dari hasil latihan. Komitmen kita untuk meraih medali emas, integritas tinggi.

Lalu yang ketiga menurutnya manage waktu. Kapann saat latihan dan kapan saat bertandingan. Untuk menjaga waktu istrahat. Sehingga saat bertanding mencapai peak pormance. Sedangkan yang terakhir jaga nama baik bangsa ini. Seluruh rakyat kita pasti mendoakan kita untuk mencapai prestasi terbaik. Tentunya dengan medali emas.

Bendera Merah Putih dikibarkan, lagu Indonesia Raya dikumndangkan. "Selamat bertanding dan selamat mencapai prestasi. Mudah mudahan medali emas kita bawa pulang baik dari nomor voli indoor maupun voli pantai," tandas Imam. Jordan

BOLA JERMAN

FIGUR

TINJU

RAKET

BASKET