Sporty Magazine official website | Members area : Register | Sign in

BOLA NASIONAL

BOLA INGGRIS

POPULER

SOROTAN

SEA GAMES

Proliga 2020, Diawali di Pekan Baru dan Berakhir di Yogjakarta

Jumat, 17 Januari 2020

Kompetisi bola voli yang paling prestiys di tanah air. Kini kembali bergulir, ya, Proliga 2020 akan segera digelar pada Januari hingga April tahun depan. Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) sudah memastikan pertandingan kompetisi bola voli tertinggi di Indonesia ini bakal digelar di delapan kota.

Menurut Direktur Proliga, Hanny S. Surkatty, delapan kota lokasi pertandingan Proliga 2020 tersebut adalah Pekanbaru (Riau), Purwokerto (Jawa Tengah), Palembang (Sumatera Selatan) dan Gresik (Jawa Timur).

Selain itu, empat kota lokasi kompetisi Proliga 2020 lainnya adalah Bandung (Jawa Barat), Yogyakarta (DIY), Kediri (Jawa Timur) dan Solo (Jawa Tengah).

Purwokerto merupakan kota yang baru pertama kali menjadi tuan rumah Proliga. Kota ini akan menjadi kandang salah satu dari tim peserta Proliga 2020, yakni Jakarta Pertamina Energi. PBVSI sudah mengumumkan terdapat enam tim bola voli putra dan lima tim bola voli putri yang akan menjadi peserta Proliga 2020.

Namun, ada dua tim peserta Proliga 2019 yang tidak mengikuti kompetisi pada tahun depan. Keduanya adalah tim bola voli putra Sidoarjo Aneka Gas dan tim bola voli putri Jakarta Elektrik PLN. "Tahun ini ada gantinya yaitu tim putra Lamongan Sadang MHS dan tim putri Petrokimia," kata Hanny dalam siaran resmi PBVSI.

Tim Gresik Petrokimia Bank Jatim merupakan peserta langganan kompetisi yang sempat absen di ajang Proliga 2019. Sementara tim Lamongan Sadang MHS adalah peserta debutan di Proliga.

Adapun daftar lengkap tim peserta Proliga 2020 adalah sebagai berikut:

1. Tim Bola Voli Putra Proliga 2020

Jakarta Pertamina Energi

Surabaya Bhayangkara Samator

Jakarta BNI 46

Jakarta Garuda

Palembang Bank Sumsel-Babel

Lamongan Sadang MHS

2. Tim Bola Voli Putri Proliga 2020

Jakarta Pertamina Energi

Jakarta PGN Popsivo Polwan

Jakarta BNI 46

Bandung Bank BJB Pakuan

Gresik Petrokimia Bank Jatim.

Jadwal Proliga 2020 dan Lokasi Pertandingan

Kompetisi Proliga 2020 dijadwalkan berlangsung pada bulan Januari-April tahun depan. Pertandingan perdana rencananya digelar di Pekanbaru. Kemudian, kompetisi akan dilanjutkan di lima kota lainnya.

Sementara pertandingan putaran final bakal bertempat di Kediri dan Solo. Kemudian, laga grand final Proliga 2020 akan dilaksanakan di Kota Yogyakarta, tepatnya GOR Amongrogo.

Berikut ini jadwal lengkap kompetisi Proliga 2020 dan lokasi pertandingan:

1. Tanggal 24-26 Januari 2020 di Pekanbaru

2. Tanggal 31 Januari-2 Februari 2020 di Purwokerto

3. Tanggal 7-9 Februari 2020 di Palembang

4. Tanggal 28 Februari-1 Maret 2020 di Gresik

5. Tanggal 6-8 Maret 2020 di Bandung

6. Tanggal 13-15 Maret 2020 di Yogyakarta

7. Tanggal 3-4 April 2020 di Kediri (putaran final)

8. Tanggal 10-12 April 2020 di Solo (Putaran Final)

9. Tanggal 18-19 April 2020 di Yogyakarta (Grand Final).

Prediksi Proliga 2020: Pertarungan Pemain Timnas

Proliga 2020 diprediksi bakal berlangsung ketat dan menarik. Sebab, sejumlah pemain timnas bola voli putra Indonesia, yang meraih emas SEA Games 2019, berpeluang turun dan memperkuat sejumlah tim. 

Tahun depan, juara Proliga 2019, Surabaya Bhayangkara Samator kemungkinan bakal menurunkan lagi pemain-pemain terbaiknya, termasuk 4 punggawa timnas di SEA Games 2019, yakni Rivan Nurmulki, Yuda Mardiansyah, Rendy Tamamilang dan Nizar Zulfikar.

Pada kompetisi Proliga 2019, selain meraih gelar juara yang ketujuh, Samator sekaligus menyabet gelar pemain terbaik (Rendy Tamamilang) dan pelatih terbaik (Ibarsjah Djanu Tjahjono).

Namun, pada tahun ini, Samator gagal mempertahankan performa terbaiknya sehingga harus melepas gelar juara Livoli Divisi Utama. Juara bertahan ini secara mengejutkan dikalahkan oleh Berlian Bank Jateng di partai final, pada 20 Oktober lalu.

Runner-Up voli putra Proliga 2019, Tim Jakarta BNI 46 kemungkinan juga akan diperkuat sejumlah pemain timnas peraih emas SEA Games 2019, seperti Sigit Ardian, I Putu Randu dan Dio Zulfikri.

Di Proliga 2019, meskipun hanya meraih posisi kedua, empat pemain Jakarta BNI 46 tercatat meraih penghargaan kategori skil terbaik: Best Setter (Dio Zulfikri), Best Blocker (Osmel Camejo Durruthi), Best Libero (Veleg Dhani Ristan) dan Best Scorer (Sigit Ardian). Jordan

Sepak Takraw Raih Emas Lewat Ganda Putra

Kamis, 05 Desember 2019

Tim ganda putra sepak takraw Indonesia berhasil sumbang emas. Tim tersebut terdiri dari Hendra Pago, Muliang, Saputra, Kurniawan, Rizky Pago, Uba, Suharno, dan Apriyadi.

Cabang olahraga (cabor) sepak takraw menambah koleksi emas Indonesia di SEA Games 2019.

Emas ke-23 Indonesia tersebut diraih dari cabor takraw kategori ganda putra. Tim tersebut terdiri dari Hendra Pago, Muliang, Saputra, Kurniawan, Rizky Pago, Uba, Suharno, dan Apriyadi.

Di laga final, tim takraw putra mengalahkan wakil dari Myanmar dengan skor 21-18 dan 21-15.

Dengan keberhasilan takraw, Indonesia total meraih tujuh keping medali emas pada Kamis (5/12) ini.

Sebelumnya enam medali emas per hari ini disumbangkan Fafan Khoirul Anwar (menembak), Suci Wulandari (pencak silat), Vidya Rafika Toyyiba/Fathur Gustafian (menembak), Dea Salsabila Putri (modern pentathlon), dan Muhammad Taufik (moderen pentathlon), dan Aiman Cahyadi (balap sepeda).

Total sampai dengan hari kelima SEA Games 2019, Tim Merah Putih 28 emas, termasuk tambahan dari sepak takraw. Jordan

SG 2019 Ajang Menatap Olimpiade 2020


Tim Panahan Indonesia Siap mempersembahkan medali emas buat Kontingen Indonesia di ajang SEA Games XXX Filipina 2019.

Ada tiga cabor unggulan Indonesia di multi event, seperti SEA Games (SG), Asian Games, dan Olimpiade. Selain bulutangkis dan angkat besi, cabang panahan juga yang punya andil dalam kontribusi medali. Masih ingat sejarah saat Trio Srikandi Indonesia berhasil meraih medali perak di pentas Olimpiade Seol 1988. Dengan Kepengurusan PP Perpani Kelik Wirayawan Widodo siap membangkitkan prestasi dan kejayaan panahan Indonesia.

Kini, Tim Panahan Indonesia saat ini sedang berjuang di pesta Olahraga Southeast Asian Games (SEA Games) yang berlangsung sejak 30 November hingga 11 Desember 2019. Ke 16 atlet panahan bersama dengan 841 atlet Indonesia lainnya siap memberikan yang terbaik untuk Indonesia. SEA Games kali ini juga merupakan ajang “uji coba” sebelum Olimpiade Tokyo 2020.

Cabang panahan kembali menjadi salah satu cabang andalan pendulang emas. Setelah pada SEA Games di Malaysia tahun 2017 yang lalu, tim panahan berhasil menyumbangkan medali secara signifikan dengan perolehan total 6 medali yang terdiri dari 4 emas, 1 perak, dan 1 perunggu, prestasi gemilang diharapkan kembali diraih oleh tim panahan Indonesia di SEA Games kali ini.

Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Panahan Indonesia (PP Perpani), Kelik Wirawan Widodo menyatakan bahwa, pihaknya sangat memahami besarnya harapan perolehan medali dari tim panahan di SEA Games kali ini. "Untuk itu kami telah melakukan berbagai persiapan dan uji coba hingga ke Korea Selatan. Saat ini seluruh atlet berada dalam kondisi prima dan siap berjuang untuk kebanggaan Indonesia," kata Kelik dalam siaran persnya, Kamis (6/12/2019).

Dalam membina olahraga panahan, PP Perpani bermitra dengan berbagai pihak, termasuk pihak swasta nasional dengan pola Bapak Asuh. Saat ini PP Perpani bermitra dengan Indika Energy dan Yayasan Bakti Barito dari Barito Pacific Group.

“Indonesia memiliki banyak talenta dalam bidang olahraga dan panahan pada khususnya. Indika Energy terpanggil untuk mendukung pembinaan para atlet panahan agar berprestasi optimal dan dapat mengibarkan bendera merah putih di SEA Games 2019” tutur Azis Armand, Managing Director & CEO Indika Energy, selaku Bapak Asuh yang turut mendampingi tim panahan berlaga di ajang internasional ini.

Kelik juga menyampaikan misi Perpani untuk mengembangkan panahan sebagai olahraga prestasi dan rekreasi yang digemari oleh masyarakat sehingga dapat melahirkan atlet-atlet berprestasi dunia yang membanggakan bangsa dan negara. Jordan

ASPROV PSSI DKI Jakarta Gelar Kursus Kepelatihan Licensi C PSSI/AFC

Selasa, 26 November 2019



Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI DKI Jakarta gelar kursus kepelatihan Licensi C. PSSI/AFC di Jakarta, digelar pada 25 November sampai 7 Desember 2019. Kursus ini diikuti oleh 24 pelatih kenamaan di Indonesia. Kursus selama dua minggu itu di laksanakan di lapangan Bola Pulomas Jakarta timur.

Tahun ini memasuki kursus kepelatihan yang ke 5 kalinya yang di gelar oleh Asprov PSSI DKI Jakarta, dalam menggelar Kursus Kepelatihan lisensi C PSSI /AFC, Asprov DKI Jakarta juga sukses menggelar Licensi D. Perbandingannya adalah kalau sudah 3 kali Asprov DKI Jakarta menggelar Licensi D maka penyelenggara atau Asprov DKI Jakarta berhak menggelar 1 kali Licensensi C PSSI/AFC.

Para peserta kursus kepelatihan yang digelar oleh Asprov DKI Jakarta, sedang berpose bersama.

"Semoga ini menjadi sebuah program percontohan bagi Asprov lainnya dalam rangka percepatan Sepakbola Nasional, dalam hal membentuk Sumber Daya Manusia (SDM) kepelatihan sepakbola. Targetnya pencapaian 100.000 pelatih sepak bola tentunya akan tercapai,"ucap Direktur Teknik Asprov PSSI DKI Jakarta Zaenal Abidin Zapello kepada wartawan di Jakarta, Selasa (26/11).

"Untuk para pelatih yang belum mempunyai licensi di Indonesia khususnya di DKI Jakarta persiapkan diri dengan baik. Dan kepada pelatih di luar DKI Jakarta kami pun membuka diri untuk menggelar kembali dalam kursus Kepelatihan di DKI Jakarta," tutup pelatih yang pernah menukangi timnas Indonesia U14.

Hadir di peserta kursus kepelatihan Licensi C PSSI /AFC seperti Mantan Kapten Persib Bandung Atep Ahmad Rizal dan Tantan, mantan striker Persib Bandung. (Fik/dan)

BOLA JERMAN

FIGUR

TINJU

RAKET

BASKET