Sporty Magazine official website | Members area : Register | Sign in

BOLA NASIONAL

BOLA INGGRIS

POPULER

SOROTAN

SEA GAMES

Main Olahragaonline.com

Tampilkan postingan dengan label Bola Nasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bola Nasional. Tampilkan semua postingan

KONI Pusat Dukung Pembinaan Sepakbola Usia Muda

Sabtu, 12 November 2016

KETUA Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI)) Pusat Tono Suratman mengharapkan pengurus baru PSSI segera berbenah. Tono mengatakan kinerja federasi sangat dinanti masyarakat

Menurut Tono ada beberapa agenda sudah ada di depan mata. “Jika di tahun kita bersiap menghadapi Piala AFF 2016. Namun di 2017 ada agenda lebih penting, seperti SG 2017. Lalu berlanjut di AG 2018 dimana kita sebagai tuan rumah,” kata Tono Suratman kepada wartawan di sela-sela Rakornis dengan induk organisasi cabor di Gedung Serbaguna, Jakarta, Jumat (11/11/16).

Tono juga mengimbau dan meminta agar PSSI yang dipimpin Edy Rahmayadi meningkatkan perhatian pada pembinaan usia dini. "Kepengurusan baru harus mampu membawa sepak bola Indonesia menjadi idola. Perkembangan sepak bola nasional sangat dinanti," katanya.

KONI Pusat, menurut Tono turut mendukung pembinaan sepakbola usia muda. Hal itu ditandai dengan keluarnya surat rekomendasi kejuaran sepak bola usia muda dari KONI Pusat.

“Kami sangat simpatik dan mengapresiasi kejuaraan sepak bola berskala nasional yang melibatkan 34 provinsi itu. Kejuaran tersebut nantinya juga melibatkan perangkat pertandingan yang profesional. Kejuaraan ini harus dibuat semenarik mungkin dan berkualitas," kata Tono.

Kejuaran sepak bola usia muda ini rencananya akan digelar di Jakarta pada akhir tahun 2016. Juaranya akan mendapatkan beasiswa Rp 100 juta ditambah medali dan sertifikat.

Selain itu peraih juara akan mendapatkan piala tetap KONI dan piala bergilir BUMN yang pertama. Pemain terbaik dalam kejuaran itu juga dipantau mantan pemain nasional untuk database pemain muda yang mewakili Indonesia di kejuaraan internasional. Jordan

Pangkostrad Edy Rahmayadi Ketum PSSI Baru

Jumat, 11 November 2016

PANGKOSTRAD Letjen TNI Edy Rahmayadi terpilih sebagai Ketua Umum PSSI menggantikan La Nyalla Mahmud Matalitti dalam Kongres PSSI di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta, Kamis (10/11. Dalam voting, Edy mendapatkan 76 suara berbanding 23 sura untuk mantan Panglima TNI Moeldoko.

Kongres PSSI diikuti oleh 107 pemilik suara yang terdiri atas perwakilan klub Indonesia Super League (ISL), Divisi Utama, Liga Nusantara hingga beberapa asosiasi.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, sekitar tiga calon ketua umum tidak bisa mengikuti proses tersebut karena berbagai alasan. Erwin Aksa dan Toni Aprilani memilih mundur, sementara Djohar Arifin Husin ditolak mayoritas pemilik suara.

Dengan itu, hanya tersisa enam calon Ketua Umum PSSI saja dinyatakan lolos verifikasi yang dilakukan sebelum pemungutan suara di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, tersebut.
Dalam pemungutan suara tersebut, nama Edy Rahmayadi selalu memimpin jumlah suara. Sementara pesaingnya, Moeldoko, hanya mendapatkan sedikit suara.

Edy Rahmayadi, yang juga menjabat sebagai Pangkostrad TNI, berhasil terpilih sebagai Ketum PSSI setelah mencapatkan 76 suara. Pesaing terdekatnya, Moeldoko, mendapatkan 23 suara dan Eddy Rumpoko hanya satu suara saja. Sementara untuk tiga calon Ketua Umum PSSI lainnya yaitu Sarman, Bernhard Limbong, dan Kurniawan Dwi Yulianto gagal mendapatkan satu suara pun. Raf

#

Moeldoko:Sinergi Antara Pemerintah dan PSSI Sangat Penting

Kamis, 15 September 2016

SINERGISITAS antara pemerintah (Kemenpora) dengan PSSI dinilai sangat penting. Agar kedepannya dapat menyelesaikan satu masalah penting untuk bisa fokus meraih prestasi di event internasional. Demikian ditegaskan salah satu calon ketua umum PSSI, yang telah lolos verifikasi Komisi Pemilihan (KP), yaitu mantan Panglima TNI, Jend (Purn) Moeldoko di Jakarta, Rabu (14/9/16).

"Selama ini ada persoalan mendasar yang selalu dialami PSSI, bukan terkait prestasi, tapi karena tidak adanya hubungan harmonis antar PSSI dan pemerintah," kata Moeldoko kepada wartawan di Jakarta.

Situasi inilah yang dinilai Moeldoko selalu menjadi hal yang paling sering dilakukan demi mendapat kepercayaan, sehingga siapapun Ketua Umum PSSI berikutnya yang terpilih tidak akan bisa membawa PSSI ke arah yang lebih baik, jika tidak mampu menyelesaikan masalah ini.

"PSSI sibuk mengurusi persoalan hubungan dan bukan prestasi. Maka siapapun yang menjadi Ketua Umum PSSI akan sulit membawa prestasi, dan perlu menjaga situasi ini," katanya.
Untuk itulah, Moeldoko mengaku, jika dirinya terpilih menjadi Ketua Umum terpilih nanti, dirinya akan membenahi semua kondisi ini, serta mengayomi seluruh pihak, dan tidak lagi mengungkit masa lalu yang pernah terjadi.

"Kita harus fokus kedepan menatap hal-hal yang baru, sehingga kita bisa berangkat dari sekarang, dan tidak lagi ada masalah yang diungkit-.ungkit, tidak ada lagi kelompok-kelompok karena itu bisa menyebabkan perpecahan yang tidak akan selesai," papar Moeldoko.

Seperti diketahui, saat ini sudah ada delapan calon ketua umum PSSI yang lolos verifikasi Komite Pemilihan (KP), selain nama Moeldoko. Terdaftar nama lain seperti Tonny Apriliani, Benhard Limbong, Djohar Arifin Husin, Eddy Rumpoko, Erwin Aksa, Kurniawan Dwi Julianto dan Pangkostrad Letjend TNI Edy Rahmayadi. Jordan

Korwil DKI Jakarta Buat Aturan & Regulasi Tak Jelas

Rabu, 10 Agustus 2016

EVEN Liga Sepakbola Pelajar (LSP) U-14 Piala Menpora kembali menuai masalah. Setelah tak hadirnya Panitia Pusat pembukaan di Wilayah Jateng, kini giliran Korwil DKI Jakarta diterpa bada masalah yang akan berimbas ke ranah hukum.

Permasalah muncul sebab Korwil DKI Jakarta melakukan blunder dan tidak tegas dalam menentukan regulasi. Peraturan atau kebijakan yang diangap berubah membuat masalah ini semakin. Peraturan awal di buat oleh Korwil DKI Jakarta, hanya pemain wajib yang berdomisili pemain di DKI atau yang bersekolah di DKI yang bisa tampil, Kemudian aturan dirubah tanpa ada sosialisasi yakni peraturan yang membolehkan pemain daerah pun ternyata bisa main di DKI tanpa berdomisili dan tidak bersekolah di DKI.

Hal itu yang membuat gejolak di pemutaran wilayah di Jakarta Pusat, dimana salah satu SSB di Jakarta Pusat. yakni (SSB Red Ball) mengambil inisiatif memindahkan pemainnya di Bogor lantaran di DKI tidak boleh main. Sebab regulasi aturan awal, kemudian Korwil merubah dari peraturan awal lalu, memperbolehkan pemain di luar Jakarta. Akhirnya muncul protes karena pemain yang sudah main di luar tidak boleh bermain kembali di Jakarta Pusat, Kejadian ini menuai protes dimana pemain yang sudah bermain di Bogor, tidak di perbolehkan kembali main di DKI.

“Saya menuntut agar Korwil (koodinator Wilayah) tidak merubah peraturan itu, saat kejadian proses di tingkat Screning pemain, pemain saya tidak bisa main. Lalu, saya berinisiatip para pemain dimainkan di wilayah Bogor. Lalu pertauran berubah lagi dimana yang bukan domisili di Jakarta boleh bermain. Pada akhirnya saya kembali menarik tiga pemain yang sudah sempat bermain di Bogor ditarik untuk memperkuat SSB Red Bull bermain di DKI.” tegas Coach Aep Berlian kepada wartawan, Selasa (9/8/16).

Akhirnya Red Bull berhasil merebut gelar juara di tingkat Wilayah Jakarta Pusat. Setelah juara muncul protes dari pihak yang merasa tidak puas. Atas kejadian ini Korwil DKI Jakarta menjadi kelabakan dan kebakaran jenggot, pasalnya mereka membuat keputusan yang berubah-ubah.

Menurut Aep hasil pertemuan dengan Korwil DKI bahwa keputusan bersama panitia screening masih jalan buntu. Tidak seperti yang kami harapkan, sebab jika 3 pemain kami didiskualifikasi secara otomatis Red Bull juga gugur haknya menjadi juara. Secra otomatis tak lolos di putaran provinsi, “Saya berharap Korwil bijak dalam mengambil keputusan dan mencari solusi agar pertanggung jawaban saya sebagai pelatih kepada anak anak dan orang tua tidak tertekan. Kalau mereka tidak bisa bermain dan diskualifikasi bagaimana,”kata Aep Berlian dalam nada tanya.

Kini, ketiga pemain SSB. Red Ball masih menunggu hasil dari rapat Korwil dan tim screning, apakah didiskualifikasi atau tiga pemain di ganti dan tim terus main, rencana itu akan di sampaikan untuk mencari solusi atau jalan keluarnya.

Menanggapi hal ini Korwil DKI Jakarta Hilda menyatakan belum mengambil keputusan. “Hasil rapat dari panitia screening sudah ada dan kebetulan belum saya tanda tangani sebab masih dalam bentuk konsep. Mudah mudahan malam ini atau besok sudah ada keputusan yang tepat untuk memutuskan yang terbaik dan tak merugikan banyak pihak,”jelas Hilma.

Sementara itu Pemilik klub Red Bull Basir AH Latuconsina menyatakan sangat keberatan atas keputusan panitia Korwil DKI Jakarta, jika ketiga anak didiknya itu dicoret atau di ganti. Bahkan jika tim di diskualifikasi, Saya akan protes keras dan melanjutkan masalah ini ke ranah hokum. Dan melaporkan masalah ini ke pihak kepolisian. Sebab Panitia DKI memcoba mempermainkan kami. Dengan regulasi yang berdasarkan aturan yang ada, ini bentuk peraturan dari Menpora atau buat sendiri,”tegas Basir AH Latuconsina, SH yang juga sebagai pengacara.

Sebenarnya menurut Basir. dirinya terima kalau keputusan itu bijak dan peraturan itu klosal agar nanti bisa di pertanggung jawabkan. Saya juga bagian dari panitia Kota Menpora DKI Jakarta dan saya terima kalau saya dan tim di diskualifikasi, tapi saya minta tolong agar tidak melebar kemana mana. Mari kita duduk bersama-sama menyelesaikan masalah internal di DKI ini,” terang Pria asal Maluku yang gila bola itu. Jordan


Fisik Tim PPLM Terus Digenjot, Kendati Bulan Puasa

Jumat, 24 Juni 2016

PUSAT Pendidikan Latihan Mahasiswa (PPLM) di cabang olahraga sepakbola, di bawah pengawasan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) terus berlatih secara maksimal. Langkah ini guna mempersiapkan diri mengikuti berbagai event nasional maupun internasional. Para pemain pun saat ini terus digenjot latihan fisik, meski sedang dalam masa bulan puasa.

Itu supaya kondisi fisik Riyan dan kawan-kawan tetap terjaga. Apalagi saat ini mereka sedang terjun dalam event Super Soccer League (SSL) 2016 di Bandung, Jawa Barat. Program latihan diberikan kepada tim PPLM selama bulan puasa adalah berlatih di lapangan pada sore hari jelang berbuka puasa, serta pada malam harinya usai salat tarawih mereka berlatih kebugaran.

Menurut pelatih Maman Suryaman bahwa latihan ini supaya kondisi fisik para pemain stabil. “Mereka harus selalu menjaga stamina meski di bulan Ramadan. Sehingga usai Idul Fitri nanti mereka tetap siap menghadapi turnamen di Bandung dan Pekalongan," kata Maman Suryaman, pelatih tim PPLM.

Hal senada juga dituturkan Deputi III Bidang Pembudayaan Olahraga Kemenpora, Raden Isnanta. Menurutnya, pemerintah dalam hal ini Kemenpora sangat serius dalam melakukan pembinaan sepakbola usia muda.

"Saya ingin Indonesia memiliki aset pemain muda yang bisa diharapkan. Ditambah dukungan pemerintah dalam mengelola sepakbola yang sudah lepas dari sanksi FIFA, ayo sama-sama kita buktikan kalau Indonesia mampu kembali menjadi Macan Asia," tegasnya.

Selain ditempa dengan latihan teknik dan fisik, para penggawa tim PPLM juga tetap diperhatikan pendidikannya. Pihak Kemenpora pun telah melakukan kerja sama dengan Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Jakarta dalam hal pemberian beasiswa hingga jenjang strata 1 (S1) kepada para pemain tim PPLM.

Tercatat, ada 25 pemain tim PPLM yang bakal menerima program tersebut. "Kami bukan hanya memikirkan prestasi sepakbola, namun bidang akedeminya juga menjadi perhatiaan. Sehingga masah depan mereka terjamin. Ya mungkin setelah mereka lulus bisa menjadi guru olahraga atau pelatih yang berlisensi," jelas Teguh Raharjo, Asisten Deputi Pengelolaan Pembinaan Sentra dan Sekolah Khusus Olahraga Kemenpora. Jordan


Berikut 25 nama calon Mahasiswa UNJ dari PPLM Nasional:
1. Rizky Juang
2. Nanang Setyo
3. Riyan Ardiansyah
4. M.R. Hidayatulloh
5. Rafli Mahreza
6. Asis Wattimena
7. Ilham Wibowo
8. Andreas
9. Taufiq Febriyanto
10. Anggun Rismayudi
11. Edo Febriansyah
12. Mahdan Kurniawan
13. Khaerul Azmi
14. M.Mursal
15. Nevy Alexander
16. Aldo Claudio
17. Adek Edo
18. Adi Irawan
19. Abd.Ali Nahumarury
20. Yogi Kosasih
21. Rizky Bayu
22. Abddul Haris
23. Indra Kelana
24. Rizki Dimas
25. Awaludin Nizar

Kemenpora Siapkan Tim U-15 Hadapi Piala Asia

Selasa, 21 Juni 2016

KEMENTERIAN Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI sangat konsen dalam pembinaan sepakbola usia muda. Selain menggelar kejuaraan tingkat nasional, juga ikut ambil bagian diajang internasional.

Terkait hal itu Kemenpora mulai mempersiapkan tim sepakbola pelajar Indonesia untuk mengikuti Kejuaraan Sepakbola Pelajar Asia U-15 di Kuala Lumpur, Malaysia, 19 September-1 Oktober 2016. Tercatat, ada 50 pemain yang sudah masuk daftar untuk mengikuti seleksi.

Para pemain itu merupakan hasil pemantauan dari ajang Piala Menpora U-14 seri provinsi. Pertemuan untuk membahas mengenai persiapan pembentukan tim itu pun sudah digelar di kantor PP ITKON Kemenpora, Jakarta, Senin (20/6).

"Pihak ketiga atau bapak angkat sudah melihat keterbatasan kami di pemerintah secara birokrasi. Hal itu yang membuat kami bangkit untuk menyiapkan tim lebih lama. Insya Allah hasilnya juara," kata Raden Isnanta, Deputi Pembudayaan Olahraga Kemenpora.
Hal senada juga dituturkan manajer tim pelajar Indonesia, Haeril Amril Wawo. Dia pun berharap dalam pembentukan tim ini bisa dilakukan secara bersama-sama dengan baik.

"Saya di sini berdiri atas nama sepakbola Indonesia, ada yang mengusung saya menjadi manajer atau apalah. Tapi buat saya, kejujuran di atas segalanya. Kalau kita mulai dengan tidak jujur, saya lebih memilih untuk tinggalkan forum ini," tegas Haeril. "Saya ingin kita, terutama saya punya hasil juara," tambahnya.

Perlu diketahui, Kejuaraan Pelajar Asia kali ini akan diikuti lebih dari sembilan negara. Di antara para pesertanya adalah Vietnam, Thailand, Korea Selatan, Malaysia, Singapura, Tiongkok, Kamboja, Myanmar, serta Indonesia, yang semuanya tergabung dalam Asian School Football Federation (ASFF). Jordan



Achilles Dukung Tim U-13 ke Gothia Cup

KEBERADAAN PT Multistrada Arah Sarana Tbk selaku produsen ban Achilles dan Corsa di dunia olahraga sangat konsisten dan sangat berarti. Setelah menjadi sponsor beberapa klub peserta Indonesia dan klub ternama dari Prancis, yakni PSG. Kali ini kembali mendukung dan turut membina sepakbola usia muda.

Hal itu tercermin saat mengumumkan menjadi salah satu sponsor tim Indonesia U-13 yang akan bertanding di ajang Gothia Cup 2016 Swedia pada 17 hingga 23 Juli mendatang (20/7).

Menurut M. Zein Saleh Selaku Senior Manager Marketing PT Multistrada Arah Sarana Tbk pada saat acara buka puasa bersama dan nonton bareng dengan rekan-rekan media di Brewerkz, Senayan City, Jakarta.

Gothia Cup adalah ajang salah satu kejuaraan dunia junior terbuka, yang mempertandingkan 8 kelas (U-11 hingga U-18). Indonesia dengan dukungan Corsa di Gothia Cup harus melawan 1.658 tim dari 81 negara.

“Corsa secara konsisten mendukung dunia sepak bola. Kami percaya bahwa 17 pemain usia muda ini merupakan bibit unggul yang telah melewati proses seleksi panjang,” kata M. Zein Saleh, Senior Manager Marketing PT Multistrada Arah Sarana Tbk, selaku produsen ban Achilles Corsa.

Sebanyak 17 pesepakbola terpilih dari Liga U-13 akan membawa nama Indonesia di ajang tersebut. Mereka merupakan para pemain yang dipilih setelah melalui sejumlah proses penyaringan yang dilakukan. Jordan

Disorda DKI Jakarta Dukung LSP U-14 Piala Menpora

Kamis, 16 Juni 2016

WILAYAH DKI Jakarta agaknya salah satu daerah yang sangat serius menghadapai even Liga Sepakbola Pelajar (LSP) U-14 Memperebutkan Piala Bergilir Menpora 2016. Pasalnya DKI Jakarta yang menjadi Barometer di kompetisi LSP U14 ini. Sebab Jakarta adalah daerah pertama yang berhasil tropy tersebut pada 2014 lalu. Namun di 2015 mereka gagal mempertahankan gelar itu.

Guna menghadapai even yang tahun ini digelar. Jakarta Sudah merancang akan kembali merebut gelar itu. Bahkan dukungan datang dari Disorda (Dinas Olahraga Daerah). Khusus DKI Jakarta akan memperebutkan piala bergilir, yang mana akan di perebutkan dari Enam wilayah DKI Jakarta. Bahkan untuk memotivasi dan membakar semangat para peserta, kali ini Disorda akan memfasilitasinya. Seperti menyediakan lapangan pertandingan.

Selain itu sudah direncanakan dalam babak final nanti, DKI Jakarta akan memperebutkan Piala Disorda DKI Jakarta. Kompetisinya sendiri dimulai di tingkat Kabupaten/Kota. Perbedaan dari tahun tahun sebelumnya akan terlihat jelas. Sebab khusus DKI akan digelar di seluruh wilayah. Para pesertanya adalah mulai dari tingkat Pelajar, SSB maupun Akademi.

“Hingga kini sudah tercatat sekitar 50 Sekolah Sepak Bola, Akademi dan Pelajar, meliputi se Wilayah DKI Jakarta dan Kepulauan Seribu. Kemungkinan besar terus bertambah sampai menjelang kick off nya pada tanggal (23/7) yang serentak untuk semua Korda DKI Jakarta,” kata Hilma Sjarif Korwil DKI Jakarta kepada wartawan, Rabu (15/6) saat beraudensi dengan pihak Disorda DKI Jakarta.

Hilma berharap semoga dukungan dan support pemerintah daerah melalui Kadisorda DKI Jakarta. “ Pemerintah daerah sangat mendukung sekali kegiatan ini. Dukungannya berupa fasilitas maupun sarana dan prasarana. Sebab ini semua demi kemajuan sepakbola usia muda tambah Hilma yang menjadi satu satu korwil perempuan di LSP U14,” tegas Hilma.

Dalam Audensi itu dihadiri panitia LSP U14 baik dari pusat maupun Wilayah DKI Jakarta. “Kami sangat mendukung sekali kegiatan ini. Sebab diyakini agenda ini akan menjadi motivasi kita untuk membangun Kompetisi usia muda kedepan. Terung terang sangat membantu program kami. Sebab DKI Jakarta mempunyai agenda Internasional diantaranya Sister City di Tokyo U14 dan Beijing U17. Kadisorda DKI sepenuhnya akan mendukung program pemerintah melalui Liga Sepakbola Pelajar ini,” ungkap Asep rachmat Hidayat Kasie Olahraga Prestasi di Kantor Kadisorda DKI Rabu, (15/6).

Sementara itu Ketua Penyelenggara LSP U-14, Subagja menyatakan bahwa eforia dan gema LSP U14 Tahun ini lebih meriah dari tahun tahun sebelumnya. “Saya memberikan apresiasi pada pemerintah daerah yang mendukung penuh kegiatan sepakbola pelajar U14 ini. semoga ini menjadi cikal bakal kemajuan sepak bola Indonesia, melalui pembinaan usia muda. Mari kita bangun semangat pantang menyerah bagi Korwil yang sudah berusaha keras untuk kegiatan LSP U14 ini. Jangan berhenti membina sepakboal usia muda. Demi masa depan sepakbola Indonesia kita,” jelas Subagja. Jordan


MoU Kemenpora dan UNJ, Tentang PPLM

Sabtu, 11 Juni 2016

SEBUAH terobosan dan langkah maju dibuat Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) untuk turut membina pesepakbola dalam naungan Pusat Pendidikan dan Latihan Mahasiswa (PPLM). Bukan hanya turut membina dalam prestasi sepakbola, namun ikut mempersiapkan masa depan mereka melalui jalur pendidikan.

Hal itu ditandai saat Kemenpora melakukan kerja sama dengan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dalam rangka pemberian beasiswa pendidikan bagi para penggawa tim sepakbola PPLM. MoU, kerjasama itu sebenarnya sudah ditandatangani di Yogyakarta, 19 Mei lalu.

Dalam acara itu, Kemenpora diwakili Asisten Deputi Pengelolaan Pembinaan Sentra dan Sekolah Khusus Olahraga, Teguh Raharjo, sementara UNJ diwakili dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan UNJ, Abdul Syukur. Kelanjutan dari nota kesepahaman itu dibahas kembali dalam rapat yang digelar di gedung Kemenpora, Jakarta, Kamis (9/6) lalu.

Agenda yang dibahas mengenai metode perkuliahan bagi para pemain, termasuk jadwal latihan. Sehingga antara prestasi dan pendidikan para pemain PPLM bisa berjalan seimbang dan saling bersinergi. Tercatat, ada 25 pemain PPLM yang mendapatkan beasiswa di FIK UNJ untuk jenjang Strata 1 (S1).

"Ini langkah sinergis antara Kemenpora dan FIK UNJ, perlu keseriusan dalam membangun program dalam meningkatkan sumber daya manusia (SDM) yang lebih baik, sehingga Atlet bisa mendapatkan jenjang pendidikan setingkat S1," kata Mustara, perwakilan dari FIK UNJ.

Menurut Mustara, para pemain itu akan memulai perkuliahan pada Juli 2016. Tiga hari pertama, para punggawa yang saat ini dilatih Maman Suryaman itu bakal menjalani ospek atau pengenalan kampus lebih dulu.
"Ini bentuk kerja sama yang baik. Kemenpora melalui atlet sepakbola yang berbakat bisa menempa pendidikan dengan program setingkat S1. Sehingga mereka setelah lulus, bisa menjadi guru olahraga dan pelatih yang berlisensi," ujar Teguh. Jordan

Berikut 25 penggawa PPLM yang mendapatkan beasiswa di FIK UNJ:
Rizky Juang, Nanang Setyo, Riyan Ardiansyah, M.R. Hidayatulloh, Rafli Mahreza, Asiz Watemena, Ilham Wibowo, Andreas, Taufiq Febriyanti, Anggun Rismayudi, Eko Febriansyah, Mahdan Kurniawan, Khaerul Azmi, M.Mursal, Nevy Alexander, Aldo Claudio, Adek Edo, Adi Irawan, Abd.Ali Nahumarury, Yogi Kosasih, Rizky Bayu, Abddul Haris, Indra Kelana, Rizki Dimas, Awaludin Nizar.



LSP U-16 Cikal Bakal Tim Pelajar U-17

Jumat, 10 Juni 2016

UNTUK menghadapi perhelatan kejuaraan sepakbola Asia tingkat pelajar (U-17). Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kempora) tengah mempersiapkan skuat timnas U-16 lewat kompetisi Liga Sepakbola Pelajar (LSP) U-16 Piala Menpora 2016.

Menurut Deputi III Bidang Pembudayaan Olahraga, Raden Isnanta Kemenpora akan menyelenggarakan Liga Sepakboal Pelajar U-16 yang akan diikuti 34 provinsi di Indonesia. Para peserta berasal kabupaten di tiap provinsi. Misi diselenggarakannya kompetisi ini adalah mengedukasi para pelajar di seluruh Indonesia.

"Program ini salah satu adalah memperkuat pondasi pembinaan pemain usia muda. Lewat Liga U-16 Pemerintah ingin kompetisi bernilai edukasi tinggi. Jangan hanya kejar kemenangan dengan menghalalkan segala cara. Kami terus memperhatikan pembinaan usia muda di bidang sepakbola sebagai komitmen pemerintah menyiapkan timnas yang berkualitas dimasa mendatang," katanya saat bimbingan teknis Liga Pelajar Piala Menpora di Jakarta, Kamis (9/6) malam.

Sesuai dengan tema yaitu Revolusi Mental Sepakbola Nasional Melalui Pembinaan Usia Muda, Isnanta menginginkan Liga Pelajar U-16 Piala Menpora ini tidak sekadar kompetisi. "Kami payungi dan barengi kegiatan kompetisi ini dengan revolusi mental," tandasnya.

Kick off akan dimulai pada 20 Juli mendatang, dan dijadwalkan akan dibuka langsung oleh Menpora Imam Nahrawi. Diperkirakan diikuti lebih dari 40 ribu peserta di seluruh Indonesia dengan memperebutkan Piala Menpora. Tahapan kompetisi adalah seri region, seri provinsi, hingga seri nasional. Seri region hingga seri nasional diselenggarakan sampai 20 Agustus 2016.

Sementara itu Asdep Olahraga Pendidikan Arifin Majid menyatakan Liga Pelajar ini berdasarkan usia, peserta boleh dari ssb, akademi atau pelajar langsung sendiri, tidak ada ketetapan pasti. “Disini kami tanamkan nilai-nilai sportivitas dan fair play, jangan ada pencurian umur," terang Arifin.

Selain untuk persiapan timnas jangka panjang, nantinya hasil dari kompetisi U-16 yang akan berakhir pada 9 September nanti. Bahwa akan dijaring pemain-pemain berkualitas untuk dipilih dan dibentuk menghadapi perhelatan kejuaraan di India pada 2017 mendatang.

"Dari hasil liga ini, kita akan bentuk tim untuk mengikuti perhelatan Piala Subroto di India 2017 nanti. Dan akan ada tim pemandu bakat yang akan disertakan. Saya ingin agar kompetisi ini berlangsung semarak dan mendekati pengelolaan yang profesional," tutupnya. Jordan


Atasi Permasalahan, Kemenpora Gandeng Mabes Polri

Sabtu, 04 Juni 2016

UNTUK menghindari timbulnya permasalahan, Pemerintah melalui Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) tidak main main terkait keseriusannya dalam membenahi tata kelola sepakbola Indonesia, baik di tingkat usia muda sampai senior. Terutama untuk pembinaan dan kompetisi usia muda.

Namun dalam pelaksanaannya kerap timbul permasalahan. Hingga masalah yang menjurus kearah pidana, sehingga menjadi perhatian public. Beberapa kejadian pun sering terjadi dan tidak ada efek jera, hal ini sering muncul di dalam kompetisi. Kerap terjadi dalam sebuah turnamen atau kejuaraan usia muda, mulai dari pencurian umur, pengaturan skor, rasis (penghinaan) dan ribut antar suporter terus terjadi, tidak ada solusi atau jalan keluar yang serius untuk mengatasi tindakan mengarah pidana.

Bahkan memalsukan identitas negara untuk menghalalkan segala cara, di tambah pengaturan skor untuk menyiasati kemenangan dalam permainan. Ini menjadi presiden buruk sepakbola Indonesia jika sampai ini terjadi, dan harus di perbaiki sejak dini.
Menpora Imam Nahrawi dalam pertemuan di ruang kerja Lantai X Kantor Menpora Senayan Jakarta, baru-baru ini dengan Deputi Pembudayaan Olahraga R.Isnanta, Asdep Sentra Teguh Raharjo, bersama tim kompetisi usia muda yang di gagas Menpora LSP U-14 membahas beberapa masalah.

Pencurian umur para pemain muda menjadi sangat krusial dalam pemvahasan tersebut. Sehingga perlu dilakukn dan pentingnya bekerjasama dengan Mabes Polri. Hal itu langsung ditanggapi pihak Panitia Pelaksana Liga Sepakbola Pelajar U-14. Ketua Bidang Kompetisi Operator LSP U14 M.Jaelani Saputra Dalam pertemuan dengan Bidang Bareskrim Polda Metro Jaya Kompol Ruslan S.Sos.MH Kanit 3 Renata, Ditreskrimum. Dalam pertemuan itu dihasilkan kesempakatan segera akan melakukan kerjasama berupa MoU antara Kemenpora dan Mabes Polri terkait permasalahan sepakbola kompetisi usia muda.

“Ini menjadi perhatian bagi semua pelaku sepakbola yang menghalalkan segala cara, kompetisi usia muda tidak bisa memaksakan kemenangan dengan cara- cara yang tidak benar. Apa lagi sampai memalsukan identitas negara dan pengaturan skore hal itu yang sangat tabu. Oleh karenanya kemenpora sangat serius menangapi masalah ini dan bekerjasama dengan Mabes Polri, agar meraka bisa merasakan efek jeranya,”jelas Subagja Ketua LSP U14 Piala Menpora.

Dengan adanya MoU tersebut nantinya akan menjadi payung hukum di beberapa agenda resmi Menpora seperti Festival U-10 tahun, U-12 tahun, U14 tahun, U16 tahun sampai Liga Mahasiswa. Dan beberapa agenda penting lainnya di Kemenpora, termasuk Hari Olahraga Nasional (Haornas). Jordan

Menang Tiga Kali Beruntun, PPLM Puncaki Klasmen Sementara

Rabu, 01 Juni 2016

TIM Pusat Pendidikan Latihan Mahasiswa Nasional (PPLM) binaan Kemenpora cabang sepakbola kini berada di Puncak sementara Klasemen Kompetisi U-19 tahun di ajang Super Soccer League (SSL) 2016. Setelah PPLM mencatat tiga kemenangan beruntun.

SSL 2016 diikuti 11 tim yang berlangsung di lapangan Progresif Bandung Jawa Barat. Kompetisi ini akan memakan waktu selama 5 bulan ini. Kompetisi ini sudah berlangung sejak 18 Mei lalu dan akan berakhir pada September 2016 mendatang. Ke-11 tim yang tampil itu berasal dari Jawa Tengah dan Jawa Barat.

PPLM yang bermarkas di Purwakarta menyapu bersih tiga pertandingan awalnya dengan skor yang sangat menyakinkan. Pertandingan pertama bermain pada 18 Mei lalu, PPLM menang atas s Parma FC dengan 4-1. Dipertandingan kedua pada 26 Mei PPLM mencukur habis Batu Raden dengan skor telak 7-0. Kini kembali PPLM berhasil mengalahkan Prima Jaya menang 2-0, yang dimainkan pada Rabu sore tadi (1/6). Hasil ini membuat besutan Coach Maman Suryaman bertengger di atas klasemen sementara dengan poin sembilan, di urutan kedua Diklat Persib di bawahnya urutan ketiga PS UNI.

Menurut Coach Maman Suryaman kemenangan tiga kali beruntun itu tak terlepas dari pentingnya kompetisi dan pertandinggan, yang membuat mereka bisa terus memaksimalkan permainan. “Kerjasama tim dan strategi adalah bagian dari evaluasi tim secara keseluruhan, tehknik dan taktik adalah bagian dari tim, karena itu penerapan dan pengembangan pelatih harus bisa di tampilkan,” jelas Coach Maman Suryaman, Rabu sore (1/6/16).

Sementara menurut asisten pelatih Meika Swasdika bahwa PPLM di setiap pertandinggan selalu mendominasi permainan. “Dalam tiga kali pertandingan itu PPLM menguasai jalannya pertandinggan, bermain sangat terbuka. Dengan bola bola pendek pemain lebih percaya diri dan secara mental pemain lebih berani melakukan manufer dan tembakan jarak jauh,”kata Meika Swasdika. Permainan PPLM dikomandoi sang kapten Andreas dan didukung beberapa pemain kunci diantaranya Navy, Ilham Wibowo, Aldo, Rian dan Rafly (PG).

Kegiatan ini didukung oleh Sport Management yang bekerja sama dengan pihak Sigma Sport & Comunity Center (Progresif Football) dan PT Djarum Super berperan serta dalam Kompetisi yang bertajuk “Super Soccer League” 2016. Ke-11 tim itu adalah Diklat Persib,Zayfa Pemuda Jaya asal Demak, Bina Pakuan asal Bogor, PPLM asal Purwakarta, POR UNI Bandung,UPI Bandung, Parma FC, Lembang FC, Prima Jaya, Batu Raden, dan PS. Setia. Jordan

Korda III Jabar Gelar Workshop LSP U-14 Piala Menpora 2016

Minggu, 29 Mei 2016

KORDINATOR Daerah (KORDA) Wilayah III PANTURA meliputi Kabupaten Cirebon, Indramayu, Kuningan dan Majalengka. Gelar Workshop Liga Sepakbola Pelajar (LSP) U-14 Piala Menpora 2016.

Acara Workhshop ini dihadiri Ketua Pusat Nasional Subagja bersama Ketua Bidang Kompetisi Nasional M. Jaelani, Ketua Askab Cirebon H.M.Sobari, Askot Cirebon, Koni Kota Cirebon dan Para Pengurus 34 Sekolah Sepakbola Bola (SSB) di kantor KONI Kota Cirebon.

Rencananya Wilayah III Jawabarat akan kick off pada bulan Juni 2016 di Lapangan Garuda Cirebon. Agenda Workhshop kali ini membahas pagelaran tempat dan waktu untuk pelaksanaan Wilayah Pantura dan sekitarnya, Karena beberapa daerah mengalami kendala biaya dan transportasi untuk menuju ke Bandung Jawa barat.

Kemudian di agenda Workhshop Ketua Panitia, memberikan motivasi pada pemain muda agar pagelaran LSP U14 Tahun ini. “Mereka harus banyak berlatih untuk mempersiapkan dan juga, para pelatih wajib menekan kan untuk para pemainya agar lebih mentaati etika dan peraturan dalam bermain. Sehingga mereka (para pemain) mengerti peraturan dan menjaga agar tidak terjadi perkelahian, saya harap para pelatih bisa menyampaikan hal itu kepada para pemain muda kita, semoga Wilayah III Jawa Barat sukses dalam pagelaran Piala Menpora U14 Tahun ini ucap,” Subagja, Sabtu (28/5).

Kesempatan sama Bidang Kompetisi Nasional M Jaelani menyatakan, Wilayah III nanti akan di ambil juaranya untuk tingkat Provinsi. Setelah itu juaranya naik ketingkat Nasional untuk mewakili JawaBarat di tingkat Nasional, putaran nasional rencana pada bulan awal September.

“Perangkat pertandinggan pun harus berkordinasi dengan panitia pusat, yang mana perangkat pertandinggan atau wasit dari Ikatan Wasit Profesional Indonesia (IWAPI) yang menjadi perangkat Wasit Nasional di pagelaran LSP U14 tahun ini, semoga kita bisa menjalankan amanah dari Menpora dengan baik,” terang M Jaelani kepada wartawan. Jordan

Berharap Lahir Bibit Muda Potensial Lewat FOSSBI

Sabtu, 28 Mei 2016

SEBANYAK 72 klub Sekolah Sepak Bola (SSB) dari berbagai wilayah ambil bagian di ajang festival yang bertajuk FOSSBI Cup I – 2016 usia 12 tahun. Selain Festival ajang Forum Sekolah Sepakbola Indonesia (FOSSBI) juga dilakukan Deklarasi digelar pada 27-29 Mei 2016 di Kota Wisata Batu, Malang, Jawa Timur.

Festival FOSSBI Cup I memperebutkan Piala Bergilir Menpora dan Wali Kota Batu baru pertama kali digelar di Indonesia.”Dukungan pemerintah kota Batu Malang pun sangat antusias termasuk peserta dan penonton yang ramai hadir di acara pembukaan Festival U12 tahun ini.

“Kita berharap dan bermimpi adalah mencetak pemain kualitas dari daerah masuk dalam sekuat timnas muda, selanjutnya di bina untuk di kelola menjadi Training Center (TC) pemain timnas, prestasinya pun harus di peratikan agar kedepan pembinaan usia muda berjalan sesuai harapan,”kata Presiden FOSSBI HM. Zuchli Imran Putra.

Menurut Zuchli bahwa dukungan pemerintah pun tak lepas, bukan hal gampang untuk mencetak pemain berkualitas perlu perjuangan dan pengorbanan, pemerintah melalui olahraga pendikan (Ordik) akan memperhatikan perkembangan usia muda terutama dalam hal pendidikan juga harus di perhatikan.

“Agenda Piala Menpora U14 yang sudah berjalan dan Liga Mahasiswa yang akan di gelar akan menjadi contoh keseriusan pemerintah dalam mengelola sepakbola usia muda.

Semangat mereka adalah cita cita kita semua untuk masa depan sepakbola Indonesia yang lebih baik,” jelas Kepala Bidang Olahraga Pendidikan Dasar (Ordik) Drs.Jainal Aripin pada wartawan di stadion, Brantas Kota Batu, Malang. Jumat (27/5/16).

Selain Festival, penandatanganan deklarasi damai dan sarasehan tentang sepakbola nasional masuk dalam rangkaian kegiatan FOSSBI Cup I 2016, agenda ini berlangsung selama 3 hari. Jordan

K85 Desak KLB Segera Dilaksanakan

Rabu, 25 Mei 2016

KELOMPOK 85 dari “voters” atau pemilik suara PSSI tidak mempermasalahkan adanya penundaan Kongres Tahunan PSSI yang akan diselenggarakan di Balikpapan.
“Sudah saya tegaskan bahwa itu tidak akan terjadi kalau 1 Juni, nanti juga siapa yang mau datang, jadi tidak terlalu masalah,” kata Koordinator Kelompok 85 Umuh Muchtar ketika ditemui di salah satu hotel di Jakarta, Selasa.

Ia juga menjelaskan bahwa terkait dengan KLB, Kelompok 85 berharap semakin cepat dilaksanakan akan semakin baik. Sementara itu, Sekretaris Jenderal Persija Budiman Dalimunthe mengatakan bahwa penundaan tersebut merupakan hak dari Komite Eksekutif PSSI dalam menentukan kebijakan agenda.

“Saya tidak mau berkomentar lebih banyak, karena penundaan Kongres itu merupakan kewenangan dari Exco,” ucap Budiman. Sebelumnya, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menunda agenda kongres tahunan yang sedianya digelar 1 Juni 2016 di Balikpapan menjadi bulan Agustus 2016.

“Kami putuskan kongres diundur bulan Agustus, namun tempat tetap sama di Balikpapan,” kata Pelaksana Tugas Presiden PSSI Hinca Pandjaitan. Ia menjelaskan, alasan pengunduran agenda kongres tahunan karena mepetnya persiapan yang dilakukan pasca pencabutan pembekuan PSSI dari Kemenpora dan FIFA.

“Kami aktif kembali baru terhitung 13 Mei 2016, sedangkan untuk menyelenggarakan kongres pada 1 Juni 2016 banyak hal yang akan dilakukan secara terburu-buru, maka tidak efektif,” kilahnya. Terkait dengan adanya voters yang menginginkan Kongres Luar Biasa (KLB) segera dilaksanakan, Hinca mengatakan, keputusan penundaan Kongres tahunan di Balikpapan tidak ada hubungannya dengan menghindari permintaan voters untuk KLB.

“Tidak, saya pastikan penundaan karena adanya faktor teknis,” tuturnya. Lebih lanjut, ia menjelaskan terkait dengan permintaan KLB, PSSI menanggapi usulan tersebut yang diminta oleh voters. “Permintaan KLB sampai saat ini sedang kami proses, administratif masih terus berjalan, surat-surat terus diperiksa dan kami juga melakukan panggilan-panggilan terhadap anggota,” ucap Acting Presiden PSSI tersebut. Jordan

K85 Usung Pangkostrad Jadi Ketua Kelompok

SEBANYAK 92 anggota voters PSSI, yang menamakan diri Kelompok 85 (K85) secara resmi menunjuk Pangkostrad Letjen Edy Rahmayadi sebagai ketua kelompok.
“Sudah sekian lama kami tidak ada pemimpin, dan sosok Letjen Edy Rahmayadi sebagai tentara kami rasa pantas menyandang sebagai pemimpin kami,” kata salah satu koordinator Kelompok 85 Umuh Muchtar di Jakarta, Selasa.

Umuh juga menyatakan siap ditunjuk sebagai wakil ketua apabila dipercaya mendampingi Edy Rahmayadi yang juga menjabat sebagai Presiden Direktur PS TNI. Sementara itu, Edy sendiri juga tidak berkeberatan untuk dijadikan Ketua Kelompok 85 yang memang mempersiapkan keinginan Kongres Luar Biasa (KLB).

“Hal ini dilakukan atas kepedulian terhadap sepak bola Indonesia, maka kami sepakat untuk menjalankannya satu visi dan misi,” kata Letjen Edy Rahmayadi. Ia mengatakan KLB merupakan demokratis dari hak anggota PSSI maka PSSI harus menghargai keinginan anggota voters.

Edy menjelaskan alasan bahwa kenapa KLB harus digelar, pertama karena adanya ketua PSSI yang berhalangan, kemudian organisasi dinilai sudah tidak berhalangan, dan sebanyak 2/3 anggota dari keseluruhan menginginkan KLB. Ia menjelaskan bahwa setiap anggota voters yang menginginkan KLB tidak ada tekanan dari pihak ketiga. “Tidak ada tekanan dari pihak lain dan semuanya sudah sesuai dengan administratif,” katanya.

Sebelumnya, Hinca Pandjaitan sebagai Pelaksana Tugas Presiden PSSI mengatakan bahwa hingga saat ini usulan KLB masih diproses secara administratif. “KLB tentu saja kami respons, dan ini masih diproses secara administratif terhadap panggilan-panggilan klub,” tuturnya.

Panggilan ini dimaksudkan untuk mewawancarai klub bahwa dipastikan tidak ada klub yang mendapat tekanan karena sesuai aturan, keinginan KLB harus berasal dari keinginan independen tanpa adanya paksaan dari pihak lain. Oleh karena itu, PSSI melakukan administratif legalitas surat pernyataan dan interview terhadap usulan dari tiap-tiap klub. Jordan

Kemenpora Gelar Seleksi Siswa Baru Masuk SKO Ragunan

Senin, 23 Mei 2016

KEMENPORA menggelar seleksi penerimaan siswa baru di Sekolah Olahraga (SKO) Ragunan untuk 11cabang olahraga(cabor). Kusus hari pertama hanya melaksanakan seleksi untuk cabang sepakbola yang dilaksanakan pada Senin (23/5) pukul 07.00 WIB. Para peserta langsung melakukan regristrasi untuk mengambil I'D. lalu peserta melakukan test tehknik dan skill di lapangan Ragunan. Dilanjutkan test tehknik dan taktik dalam permainan di kombinasi dengan para pemain SKO Ragunan. Dibawah guyuran hujan, para peserta cabor sepakbola tetap semangat. Tanpa mengenal lelah, pasalnya mereka antusias untuk masuk dalam Kawah Candra Dimuka sepakbola Ragunan.

Tes cabor sepakbola hari pertama ini selesai hingga Pukul 18.00. Dengan permainan dan mengunakan gawang kecil. Dengan waktu kurang lebih 1x 20 menit. Sementara test hari kedua adalah skill individu. Lalu dilanjutkan dengan game dalam penguasaan permainan. Hari kedua adalah hari yang sangat menentukan.

Tim seleksi sepakbola adalah Coach Bambang Ito dan Yopi Riwoe. Yopie yang di tugaskan PSSI langsung membantu memantau pemain pemain muda kualitas untuk masuk skuat SKO Ragunan tahun ini. Menurutnya ini tugas saya untuk memantau pemain muda berbakat dari seluruh Indonesia, sepakbola lahir dari usia muda, karena itu pemerintah dan federasi harus bersinergi untuk membangun pondasi melalui usia muda.

“Saya ingin kompetisi usia muda terus berjalan di setiap usia baik usia 14, usia 16 dan usia 17 untuk mengisi setiap kompetisi di daerah, prinsipnya saya akan siap memantau pemain muda di daerah, ditambah dukungan pemerintah sangat baik dalam mengelola pembinaan usia muda, yang sudah ada dari SKO maupun PPLP,” pungkas Yopie yang saat ini berlisence A Nasional dan C AFC kepada wartawan di lapangan Ragunan, Senin (23/5).

Hal senada dikatakan BambangIto bahwa posisi dan kebutuhan tim ada di dua center bek, bek kiri murni dan posisi gelandang, empat posisi itu yang saat ini di butuhkan. “Secara kualitas hari pertama dan hari kedua harus menunjukan grafik yang baik agar pemantau bisa melihat pemain dalam performa yang stabil. Pemain juga baik secara individu maupun kerjasama tim itu yang di butuhkan. Oleh karena itu kita kombinasi dari pemain lama dan pemain baru agar di padu dan seimbang,”terang Coach Bambang Ito.

Setelah tes cabor sepakbola, dilanjutkan tes untuk 10 cabor lainnya, yakni Atletik, Bolabasket, Bulutangkis, Panahan, Pencaksilat, Renang, Senam, taekwondo, Tenis Meja dan Tenis Lapangan.

Sementara Upacara pembukaan akan dilakukan pada Hari kedua, Selasa (24/5), Pukul 07.00 yang akan dibuka oleh Asdep Pengelolaan Pembinaan Sentra dan Sekolah khusus olahraga (SKO) Teguh Raharjo di lapangan Ragunan Jakarta. Bagi para peserta diwajibkan untuk hadir.

Jumlah total adalah peserta awalnya adalah 207 pendaftar, setelah diverifikasi yang mana di nyatakan lolos seleksi berkas sekitar 131 peserta. Sehingga ada sekitar 76 peserta yang tidak lolos. Tes dari berbagai aspek diantaranya, kekurangan di persyaratan atau tahun kelahiran yang melibihi batas usia, tinggi badan yang tidak memenuhi syarat. Tidak melengkapi form kesehatan karena dianggap tidak melengkapi kesehatan dan pengalaman atau sertifikat yang menjadi bagian syarat pemain.

“Kita melakukan tes untuk 11 cabor. Hari pertama di cabang sepakbola, kemudian hari kedua dilanjutkan ke-10 cabor lainnya. Tes ini benar-benar murni. Sebab kita menginginkan atlet yang masuk SKO Ragunan benar-benar atlet berbakat dan tak ada unsure rekayasa serta unsure KKN-nya. Hasil tes ini akan diumumkan dan diinformasikan melalu website www.sentrakeolahragaan.info,” kata Kabid SKO Ragunan Menpora Pura Darmawan. Jordan

Berikut rangkaian test calon siswa SKO Ragunan :
A. Pendaftaran:14 Maret s.d. 29 April 2016
B. Pengumuman seleksi berkas:13 Mei 2016
C. Tes keterampilan: 23-24 Mei 2016
D. Tes fisik: 25 Mei 2016
E. Pengumuman tes keterampilan dan fisik 26 Mei 2016
F. Tes kesehatan dan psikologi: 27 Mei 2016
G. Pengumuman akhir: Minggu pertama bulan Juni 2016.


Menang Lawan TSI, Bina Taruna Optimis di Piala Menpora 2016

Minggu, 22 Mei 2016

TIM Bina Taruna U-14 berhasil mencukur habis Top Skor Indonesia (TSI), dengan skor telak 4-0. Hasil ini membuat Bina taruna berpeluang besar menjadi juara di tournament JFA Cup 2016, bermain di lapangan JFA Lubang buaya Jakarta Timur.

Bina taruna melangkah mulus dengan mengalahkan lawan lawanya, di pertandingan pertama Bina Taruna vs Kabo Mania dengan skor 3-2, dalam drama adu pinalti ini. Lalu, dipertandinggan kedua Bina Taruna unggul vs Garuda Putra dengan skor 2-1. Sedangkan dipertandingan ketiga kembali mencatat kemenangan, kali ini atas Top Skor Indonesia dengan skor telak 4-0 tanpa balas.

Bagi Top Skor ini adalah kekalahan telak. Dan akan mengganggu persiapan mereka untuk mengikuti kejuaraan di Ghotia Swedia. Skor kekalahan yang cukup telak itu diawali pada menit kedua, akibat kesalahan penjaga gawang. Selang enam menit kemudian tendangan keras no punggung 8 kembali merobek penjaga gawang Top Skor.

Permainan Top Skor semakin kacau saat tim lawan Bina Taruna mendapat tendangan pinalti. Penyerang Zeko no punggung 10 berhasil menyelesaikan tugasnya hingga merobek jala tim Top Skor. Skor pun berubah menjadi 3-0. Gol keempat lahir dari tendangan plesing Bagas. Skor tak berubah hingga wasit meniup pluit tanda pertandingan selesai. Kemenangan telak Bina Taruna dari lawanya Top Skor Indonesia 4-0.

Kemengan ini membuat pelatih Bina Taruna merasa puas, laga ini membuat skuat Bina Taruna yakin di ajang di Piala Menpora U14 mendatang. “Saya optimis dengan permainan anak-anak tadi. Hasil ini membuat pemain saya lebih percaya diri, target juara di Piala Menpora tahun ini akan kami raih,” jelas Coach Bonni Safrudin Wijaya, kepada wartawan di Lapangan JFA Lubang Buaya, Jakarta Timur, Minggu (22/5/16). Jordan

Menpora Berharap LSP menjadi Cikal-Bakal Pesepakbola Masa Depan

Rabu, 18 Mei 2016

MENPORA Imam Nahrawi secara simbolis bersama Bupati Kepulauan Seribu Budi Utomo, Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Raden Isnanta, Staf Khusus Bidang Olahraga M. Khusen Yusuf, dan Asisten Deputi Pengelolaan Sentra Olahraga dan SKO Teguh Raharjo, Selasa (17/5/2016) siang melakukan tendangan bola kick off di Lapangan Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu.

Tendangan kick off itu, menandakan dimulainya Liga Sepakbola Pelajar U-14 Piala Menpora. Menpora yang hadir bersama rombongan disambut dengan pengalungan bunga, tari-tarian khas Kepulauan Seribu dan sambutan meriah oleh ratusan pelajar dari SMA dan SMP di Kepulauan Seribu.

Imam menyampaikan kesempatan ini adalah momentum yang luar biasa, dalam rangka menggelorakan semangat sepakbola di Kepulauan Seribu ke tingkat nasional. “Dengan semangat dan sportivitas dari pulau ini untuk kembali membangkitkan sepakbola nasional dan diharapkan kompetisi yang dilaksanakan di seluruh kabupaten/kota diseluruh Indonesia dapat berjalan dengan baik, dan banyak dilahirkan pemain-pemain nasional di masa depan,” jelas Menpora.

“Perlu saya sampaikan bahwa pemerintah saat ini secara serius memperhatikan pembinaan olahraga sejak usia dini, kita ingin memastikan ke depan sepakbola tanah air tidak hanya cakap bertanding diantara sesama kita, tetapi dengan pembibitan dan pembinaan usia dini, kita mengharapkan ke depan dapat melahirkan pemain yang dapat berprestasi di tingkat internasional,” tambahnya.

“Dipilihnya Kepulauan Seribu sebagai tempat berlangsungnya kick off adalah, dengan semangat Presiden Jokowi bagaimana kekayaan Indonesia yang dihubungankan oleh kepulauan yang menjadi kekuatan maritim dunia, hal ini harus diwujudkan secara nyata oleh pembantunya (Menteri). Dalam hal ini Kemenpora mempunyai kepentingan dalam menyambungkan semangat itu lewat olahraga, khususnya sepakbola, ” lanjutnya.

Menpora meyakini dan berkomitmen bahwa, kompetisi atau liga harus dimulai sedini mungkin, sehingga pemain, operator, klub dan perangkat pertandingan akan terbiasa menghadapi model kompetisi yang baik sejak usia dini. “Sejak usia dini, harus dilakukan pembelajaran dan pembinaan penyelenggaraan pertandingan, sehingga para pemain, operator dan klub dapat bertanding secara fairplay dan sportif,” ujar Imam.
Menpora juga melakukan dialog dengan masyarakat dan pelajar di Pulau Pramuka. Menpora melontarkan beberapa pertanyaan tentang sejarah olahraga dan olahragawan di Indonesia. Setelah memberikan sambutan, Menpora melakukan menyerahkan Piala Bergilir Menpora LSP U14 kepada Ketua Penyelenggara.

Sementara itu Bupati Kepulaun Seribu Budi Utomo dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kemenpora yang menjadikan Kepulauan Seribu sebagai tempat berlangsungnya kick off LSP U14. “Kegiatan ini memberikan semangat dan motivasi kepada kami dan masayarakat di Kep. Seribu dalam membangun meningkatkan sumberdaya manusia Kep. Seribu. Ini merupakan sebuah kesempatan, peluang dan tantangan terutama kepada generasi muda untuk giat belajar dan berlatih mencapai sukses dimasa depan didalam berbagai bidang,” ujar Budi.

Kesempatan sama, Ketua Panitia Nasional LSP U14 Subagya menyampaikan, dipilihnya Kepulauan Seribu sebagai tempat berlangsungnya kick off LSP U14 dikarenakan, berdasarkan informasi dan fakta dilapangan Kep. Seribu belum tersentuh secara langsung terhadap pembinaan sepak bola, padahal banyak bibit-bibit unggul pemain sepakbola berasal dari Kep. Seribu.

“LSP yang tahun ketiga ini di 2016 melibatkan 34 korwil dan 514 korda diseluruh Indonesia, melibatkan 120.000 pemain sepakbola U14, dan selama pertandingan di Liga U14, panitia menurunkan tim pencari bakat dengan latar belakang mantan pemain nasional dan pengamat sepakbola,” ujar Subagya. Jordan

Berikut 12 Klub Kepulauan Seribu di LSP U-14:
1. Pramuka FC
2. Panggang FC
3. Kelapa FC
4. Harapan FC
5. Tidung FC
6. Todung Jawa FV
7. Pari FC
8. Kelapa Dua FC
9. Sebira FC
10. Lancang FC
11. Payung FC
12. Kelapa FC.

Kemenpora Siap Gelar LSP Piala Menpora U-14

Jumat, 13 Mei 2016

KEMENTERIAN
Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) membuktikan keseriusannya terhadap pembinaan sepak bola usia muda. Setelah sukses di pergelaran tahun 2014 dan tahun 2015, tahun ini 2016 Liga Sepakbola Pelajar (LSP) U-14 Piala Menpora kembali bergulir.

Keseriusan itu ditandai dengan digelarnya Workhshop Selasa (26/4) lalu, bertempat di Hotel Grand tropic Jakarta Barat, Panitia Pusat dan 34 Provinsi di Indonesia hadir, acara di buka secara resmi oleh Deputi pembudayaan olahraga Dr. R. Isnanta MPD dan Asisten Deputi Pengelolaan Sentra Olahraga dan SKO Teguh Raharjo, hadir pula Staf Khusus Mentri, Tim Transisi, BOPI, SIWO PWI dan Ketua Panitia Nasional Subagja.
Dengan tema Road to GBK tahun lalu, di tahun ini pun sama road to GBK. Diperaturan pelaksanaan pertandinggan mengunakan kualifikasi tingkat kabupaten kota, kemudian Provinsi, lalu juaranya mewakili tingkat Nasional.

“Agenda ini akan menjadi event tahunan yang meriah, melibatkan sekitar 514 Kabupaten Kota di seluruh Indonesia, peserta datang dari Pelajar, Sekolah bola (SSB) dan Akademi. tambah meriah dan semakin ramai peserta nya,” ucap R.Isnanta Jumat, siang (13/5).

Fokus perbaikan dan tata kelola pertandinggan pun dilakukan melalui peraturan dan regulasi dari panitia pusat, kinerja Kordinator Wilayah (Korwil) dan screening pemain akan selalu di perhatikan " Sukses pelaksanaan tahun lalu akan membuat animo tim peserta semakin antusias, timpal, " Teguh Raharjo di kantor PPIKON Senayan Jakarta.

LSP U14 setiap tahunnya, akan di pantau oleh tim talentscouting kenamaan seperti, Rudi Wiliam Keltjes, Denni Syamsudin, Doni Lattu perisa, Rully Nerre, Riky yakobi, Zaenal Abidin dan Kurniawan DJ, Maman Suryaman. Diman pemain terbaiknya akan di persiapkan mewakili kejuaraan tingkat Pelajar Asia, di mana tahun ini pada bulan Juli 2016 yang akan mewakili Pelajar Indonesia di Kuala Lumpur, Malaysia. Hasil pantauan dari talentscouting U14 tahun lalu.

Hal senada pun di sampaikan oleh Ketua Panitia Pusat Piala Menpora U14 Subagja, tim talentscouting akan tersebar di beberapa Provinsi nantinya, untuk memonitoring setiap pertandinggan dan memantau pemain berbakat, dari situ akan lahir pemain berbakat dari setiap daerah.

LSP U14 tahun ini peserta 34 tim dibagi dalam delapan grup, masing masing grup ada empat tim dan ada yg lima tim, mengunakan setengah kompetisi. Kick-off akan digelar pada bulan Mei, rencananya pada hari Selasa, Tanggal 17 Mei 2016 di Kepulauan Seribu, secara simbolis akan di buka secara Nasional oleh Menpora Imam Nahrawi. Sedangkan batas waktu Seri Provinsi sampai akhir Agustus 2016, yang mana waktu Final akan disesuaikan pada saat Hari Olahraga Nasional (Haornas) pada bulan September 2016 di Surabaya.

“Selain itu, ajang ini juga akan menerapkan aturan baru. Setelah Korwil melengkapi persyaratan administrasi, setiap daerah Korwil diwajibkan melengkapi formulir dan melampirkan surat pernyataan kesanggupan,” kata Subagja. Jordan

Berikut hasil Drawing dan pembagian grup Piala Menpora U-14 2016:
Grup A: Papua, Sulawesi Utara, Kalimantan Tengah, Aceh
Grup B: Bali, Kalimantan Utara, NTT, Jambi
Grup C: Papua Barat, Bangka Belitung, Nusa Tenggara Barat, Jawa Barat
Grup D: Sumatera Barat, Kalimantan Barat, Sumatera Selatan, Sulawesi Barat
Grup E: Maluku, Sumatera Utara, Lampung, Kalimantan Selatan.
Grup F: Riau, Sulawesi Tenggara, Bengkulu, Kepulauan Riau.
Grup G: DKI Jakarta, Kalimantan Timur, Gorontalo, Maluku Utara, Jawa Timur.
Grup H: DI Yogyakarta, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, Banten, Sulawesi Tengara .

BOLA JERMAN

FIGUR

TINJU

RAKET

BASKET