Sporty Magazine official website | Members area : Register | Sign in

BOLA NASIONAL

BOLA INGGRIS

POPULER

SOROTAN

SEA GAMES

Main Olahragaonline.com

Tim Catur Indonesia Sapu Bersih Kemenangan di Babak Keempat

Minggu, 20 September 2026

Ket foto: Tim Catur Putra-Putri Indonesia Sapu Bersih Kemenangan di Babak Keempat Olimpiade Catur di Uzbekistan pada Sabtu (19-9-2026).


Samarkand- Tim  catur putra dan putri Indonesia di 46th FIDE Chess Olympiad 2026 kembali memetik kemenangan. Di  babak keempat yang berlangsung Sabtu (19/9/2026), tim putra dan tim putri Indonesia sama-sama mencatat kemenangan telak 4--0.

Tim putra mengandaskan Panama, yang datang dengan starting rank 88, sedangkan tim putri menyapu bersih El Salvador, yang memiliki starting rank 71. Hasil tersebut membuat kedua tim Indonesia kembali mengumpulkan poin penting dalam persaingan Olimpiade yang berlangsung di Samarkand, Uzbekistan.

Di kategori putra, Indonesia mengalahkan Panama 4--0 melalui kemenangan Gilbert Elroy Tarigan, Arif Abdul Hafiz, Satria Duta Cahaya dan Nayaka Budhidharma.

Setelah sebelumnya kalah tipis 1,5-2,5 dari India pada babak kedua, kemudian bangkit dengan kemenangan 3,5-0,5 atas Uganda pada babak ketiga, tim putra Indonesia kembali menunjukkan kekuatan pada babak keempat.

Menghadapi Panama,  Indonesia menurunkan:

IM Gilbert Elroy Tarigan (2416)

IM Arif Abdul Hafiz (2428)

IM Satria Duta Cahaya (2412)

IM Nayaka Budhidharma (2383)

Keempatnya berhasil menyumbangkan kemenangan. Di papan pertama, IM Gilbert Elroy Tarigan (2416) berhasil mengalahkan IM Roberto Carlos Sanchez Alvarez (2344).

Gilbert kembali menunjukkan konsistensinya setelah pada babak ketiga juga menjadi salah satu penyumbang kemenangan Indonesia atas Uganda.

Selanjutnya di  papan kedua, IM Arif Abdul Hafiz (2428) berhasil mengalahkan FM Alexei Tapia Ostolaza (2203).

Kemenangan ini menjadi respons positif Arif setelah sebelumnya mengalami kekalahan dari GM Nihal Sarin saat Indonesia menghadapi India.

Lanjut di papan ketiga, IM Satria Duta Cahaya (2412) mengalahkan IM Jorge Luis Baules Rodriguez (2282).

Satria kembali mencatat kemenangan setelah sebelumnya membuat kejutan pada babak kedua dengan menahan imbang juara dunia GM Gukesh Dommaraju.

Sementara di papan keempat, IM Nayaka Budhidharma (2383) menundukkan CM Ruben Abraham Ulloa Castillo (2178).

Dengan empat kemenangan tersebut, Indonesia memastikan kemenangan sempurna 4--0 atas Panama.

Sebaliknya, hasil tersebut menjadi modal untuk menghadapi babak-babak berikutnya yang semakin berat.

Indonesia kini membawa momentum positif ke babak kelima. Tim putra telah mengoleksi tiga kemenangan dari empat pertandingan, sedangkan tim putri juga menunjukkan kemampuan bersaing menghadapi lawan dengan peringkat awal yang lebih tinggi.

Dan ada satu harapan lain yang mungkin sederhana, tetapi cukup berarti bagi publik catur Indonesia: semoga perjuangan para pecatur Merah Putih di babak kelima juga mendapatkan ruang dokumentasi yang lebih luas di situs resmi penyelenggara.

Terlebih lagi, tim putri Indonesia akan menghadapi Georgia, starting rank 2. Pertandingan tersebut menjadi salah satu kesempatan menarik untuk melihat kembali perjuangan para pecatur putri Indonesia di tengah persaingan papan atas Olimpiade Samarkand 2026.

Perjuangan Merah Putih terus berlanjut---empat babak telah dilalui, tujuh babak masih tersisa, kita  menunggu, yang terbaik dari para Duta Bangsa ini. (Jordan)


Drawing dan TM Bergulir Maka Resmilah Kejuaraan Sepakbola KASAU Cup 2026

Sabtu, 19 September 2026


Ket foto:Para peserta Piala KASAU setelah mengikuti sesi drawing dan TM. (AU/TPA)

Satu lagi gelaran event bergengsi bergulir di tanah air, yakni, Kejuaraan Sepak Bola Nasional Piala Kasau Cup Angkasa Open 2026 memasuki babak baru.​Kurang dari sepekan menjelang pelaksanaan, seluruh peserta menjalankan technical meeting (TM) dan pengundian (drawing) grup. Sebanyak 28 tim dipastikan berpartisipasi dalam ajang ini pada dua kategori usia, yaitu U-16 dan U-18. 

Penentuan grup peserta dihadiri secara daring melalui Zoom Meeting dan luring di Makoopsudnas Halim AU, Jakarta Timur, pada Jumat (18/9/2026).

​Kegiatan ini merupakan bentuk perhatian TNI AU sekaligus perayaan HUT ke-81 TNI untuk mendekatkan diri kepada masyarakat melalui olahraga. Sepak bola menjadi alat pemersatu bangsa. Meskipun baru pertama kali diselenggarakan oleh Kasau, tanggapan positif dan antusiasme peserta sangat tinggi, bahkan ada yang datang dari berbagai provinsi di Indonesia.

​"Ke depan, kalau ini berjalan sukses dan lancar, tentu akan menjadi agenda multievent setiap tahun. Diawali peserta yang datang dari Bangka Belitung, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Banten, Lampung, dan Jakarta.

"Ini mengawali hal yang baik," jelas Ketua Pelaksana Kasau Cup Angkasa Open, Kolonel Sus Sukahar Adhi.

​Sesi TM dan drawing menjadi hal yang paling ditunggu oleh seluruh peserta. Pada sesi TM, terdapat perubahan regulasi berupa penambahan menit bermain pada dua kelompok umur (KU-16 dan KU-18).

Terdapat pula ketentuan khusus bagi peserta dalam menjalani rangkaian pertandingan, seperti penyaringan (screening) pemain dan pemenuhan persyaratan dokumen.

​Hal yang menarik dari sesi drawing adalah jadwal pertandingan langsung dikeluarkan berbarengan dengan pembagian grup, meskipun pelaksanaan pertandingan baru dimulai empat hari ke depan.

​"Kegiatan Kasau Cup Angkasa Open ini diinisiasi oleh Kaskoopsudnas selaku Ketua PSAU dan didukung penuh oleh Kepala Staf Angkatan Udara, Marsekal TNI M. Tonny Harjono," tegasnya.

​Sementara itu, melalui Zoom Meeting dari Nagoya, Jepang, Penanggung Jawab Kasau Cup Angkasa Open 2026 sekaligus Kaskoopsudnas, Marsekal Muda TNI Dr. Ir. Purwoko Aji Prabowo, M.M., M.D.S., mengumumkan bonus serta  total hadiah bagi para juara.

​"Turnamen ini menyiapkan bonus juara dengan total hadiah sebesar Rp200 juta," ujarnya. (Jordan)

​Berikut pembagian grup peserta KASAU CUP ANGKASA OPEN 2026:

​KU 16 :

​    Grup A

​1. FFS

​2. Tunas Merah Putih

​3. Babek FA

​4. Simano Lampung

​    Grup B

​1.Asti Semarang

​2. KONI Allstar

​3. Mastabe FA

​4. R Soccer

​    Grup C

​1. Pemuda Jaya

​2. Jatim Rajawali

​3. Asti Kudus

​4. JAS

​    Grup D

​1. Euro Champ

​2. Jatim Garuda

​2 PSAU Angkasa Junior

​4. Gara Soccer School

    KU-18

​    Grup A

​1. KONI Allstar

​2. Gara Soccer School

​3. Farama

​Grup B

​1. PSAU Angkasa Junior

​2. Ocean Stars

​3. Zentury

​Grup C

​1. Batalyon FA

​2. Jalal Jali Academy

​3. Real Baghdad Babel

​Grup D

​1. Diklat ISA

​2. Pemuda Jaya

​3. Mastabe FA. 

Tim Catur Putra Indonesia Kalah Tipis 1,5-2,5 dari Unggulan Kedua India

Jumat, 18 September 2026

Hasil Babak Kedua 46th FIDE Chess Olympiad 2026 Tim Putra Kalah Tipis. Tim putri Menang 

Ket foto: Kegigihan para Arjuna Indonesia Membuat Pecatur India ketar-ketir. Sehingga para pecatur Indonesia tak gampang dikalahkan Raksasa India.


Samarkand - Seperti sudah diperkirakan sejak awal, sebelum pertandingan, bahwa Tim Catur Indonesia akan dipastikan kalah melawan raksasa kuat India.

Namun Tim catur putra kita memberikan perlawanan yang berjuang tanpa mengenal rasa takut. Terbukti hasilnya tak mengecewakan. Tim catur putra Indonesia hanya  dengan skor tipis 1,5-2,5 pada babak kedua 46th FIDE Chess Olympiad 2026 di Samarkand, Uzbekistan, Kamis (17/9/2026).

Meski kalah secara agregat, Indonesia memberikan perlawanan kuat kepada India yang datang sebagai unggulan kedua kategori Open sekaligus juara bertahan Olimpiade. Dari empat papan yang dipertandingkan, tiga pecatur Indonesia berhasil mengamankan hasil imbang menghadapi pemain-pemain papan atas India.

Hasil tersebut sekaligus menunjukkan ketatnya pertandingan Indonesia menghadapi salah satu tim terkuat dalam turnamen yang mempertemukan 208 tim kategori Open dari berbagai negara.

       Diluardugaan Susanto Tahan       Praggnanandhaa

Hasil penting diperoleh GM Susanto Megaranto (rating 2488) di papan pertama. Menghadapi GM R Praggnanandhaa (2761), Susanto mampu mempertahankan posisinya hingga berakhir dengan remis.

Sementara satu-satunya kemenangan India diraih Nihal Sarin atas Arif Abdul Hafiz. Skor akhirnya menjadi Indonesia 1,5-2,5 India.


Dari laporan Chess.com mencatat bahwa India hanya mampu mengamankan kemenangan pertandingan setelah Nihal membalikkan posisi yang sempat sangat menguntungkan Arif. 

Bahkan, Arif yang memiliki rating sekitar 290 poin lebih rendah sempat berada dalam posisi unggul sebelum Nihal menemukan rangkaian taktik yang membalikkan keadaan. Pahlawan si Rambut Jabrik Yang paling menyita perhatian adalah duel si Rambut Jabrik, Satria Duta Cahaya melawan Gukesh.

Pecatur Indonesia berusia 18 tahun itu mampu menahan juara dunia yang saat ini memiliki rating 2703. Pertandingan tersebut menggunakan Sicilian Defense, Kan Variation, dan berakhir remis. FIDE bahkan menyebut Satria sebagai salah satu pahlawan pertandingan Indonesia-India setelah mampu menahan Gukesh, sekaligus mengutip pernyataannya seusai pertandingan.


Berikut hasil lengkapnya, Susanto Megaranto bermain remis melawan Praggnanandhaa, Satria Duta Cahaya remis dengan Gukesh, dan Nayaka Budhidharma remis melawan Vidit,

Sementara satu-satunya kemenangan India diraih Nihal Sarin atas Arif Abdul Hafiz. Skor akhirnya menjadi Indonesia 1,5-2,5 India.

Ket foto: Tim Catur Putri Indonesia Raih Kemenangan kedua saat bersua Aljazair pada Olimpiade Catur di Samarkand, Uzbekistan pada Kamis (17-9-2026)

Sementara itu Tim putri Indonesia kembali mencatat hasil positif pada 46th FIDE Chess Olympiad 2026 di Samarkand, Uzbekistan. Menghadapi Aljazair pada babak kedua, Kamis (17/9/2026), skuad Merah Putih berhasil meraih kemenangan meyakinkan dengan skor 3--1.

Kemenangan tersebut diraih melalui dua kemenangan dan dua hasil imbang. WIM Laysa Latifah dan WIM Shafira Devi Herfesa menjadi penyumbang poin penuh bagi Indonesia, sementara WIM Diajeng Theresa Singgih dan WIM Ummi Fisabilillah masing-masing mengamankan setengah poin.

Komposisi pemain pada papan putri Indonesia persis sama seperti pada babak pertama untuk menghadapi Aljazair:

 Diajeng melawan WIM Hayat Toubal, Laysa menghadapi WFM Chahrazad Djerroud, Shafira bertemu WIM Lina Nassr, dan Ummi menghadapi WFM Rania Nassr.

Di papan kedua, WIM Laysa Latifah (2213) tampil impresif menghadapi WFM Chahrazad Djerroud (1932).

Laysa berhasil mengendalikan jalannya permainan dan akhirnya mencatat kemenangan 1--0. Hasil tersebut menjadi salah satu titik penting bagi Indonesia untuk membangun keunggulan dalam pertandingan beregu tersebut.

Dengan kemenangan ini, Laysa mengoleksi dua kemenangan dari dua pertandingan pada dua babak awal Olimpiade Samarkand 2026.

Kemenangan kedua Indonesia datang dari papan ketiga.

WIM Shafira Devi Herfesa (2130) berhasil mengalahkan WIM Lina Nassr (2071) dengan skor 1--0.

Partai berlangsung hingga memasuki fase akhir permainan sebelum Shafira memastikan kemenangan. Dengan hasil tersebut, Shafira juga mencatat dua kemenangan dari dua pertandingan yang telah dimainkannya di Olimpiade.

Dua kemenangan Laysa dan Shafira membuat Indonesia mengamankan dua poin penuh dari papan kedua dan ketiga.

Sementara itu,  WIM Diajeng Theresa Singgih (2280) yang tampil di papan pertama harus puas dengan hasil remis 0,5-0,5 menghadapi WIM Hayat Toubal (1888). Singgih (2280) yang tampil di papan pertama harus puas dengan hasil remis 0,5-0,5 menghadapi WIM Hayat Toubal (1888).

Kemenangan Tim Putri Indonesia 3-1 atas Aljazair melanjutkan start positif tim putri Indonesia di Samarkand.

Pada babak pertama, Indonesia juga tampil sempurna dengan mengalahkan Timor-Leste 4--0. Diajeng, Laysa, Shafira dan Ummi semuanya meraih kemenangan pada pertandingan tersebut.

Artinya, setelah dua babak, empat pemain utama Indonesia yang diturunkan pada dua pertandingan tersebut belum mengalami kekalahan.

Ujian berat sudah menanti di babak ketiga saat bersua tuan rumah Uzbekistan pada Jumat (18-92026). (Jordan) 

Berikut jadwal pertandingan Tim Catur Indonesia di babak ketiga: 



  •   

Tim Catur Indonesia Menang dari Ghana di Olimpiade Catur

Kamis, 17 September 2026

Ket foto: Tim Catur Putra Indonesia Menang mudah atas Ghana di babak pertama di Kejuaraan Olimpiade Catur di Uzbekistan. 

Tim catur putra Indonesia mengawali perjuangannya pada Olimpiade Catur ke-46 (46th FIDE Chess Olympiad) Samarkand 2026 dengan hasil meyakinkan. 

Pada babak pertama yang dimainkan Rabu, 16 September 2026, Indonesia berhasil mengalahkan Ghana dengan skor telak 4-0. 

Hasil tersebut juga dikonfirmasi oleh PB Percasi melalui laporan pertandingan babak pertama. Baca Juga: Olimpiade Catur 2024 di Budapest: Indonesia Turunkan Kolaborasi Tim Junior dan Senior Pertandingan Indonesia melawan Ghana berlangsung di EXPO Center, Silk Road Complex, Samarkand, Uzbekistan, yang menjadi lokasi utama Olimpiade Catur 2026. 

 Babak pertama dimulai pukul 15.00 waktu setempat atau sekitar 17.00 WIB. FIDE mencatat bahwa pertandingan babak pertama Olimpiade Catur 2026 secara keseluruhan dimulai tepat pukul 15.00 waktu Samarkand. 

Dalam pertandingan tersebut, GM Susanto Megaranto yang tampil di papan pertama berhasil mengalahkan pecatur Ghana FM Hasford John Kojo dengan rating 1.905. Susanto yang memiliki rating 2.488 mencatat kemenangan 1-0. 

Kemenangan di papan pertama ini menjadi pembuka bagi hasil sempurna Indonesia atas Ghana. Pada papan kedua, IM Gilbert Elroy Tarigan juga menyumbangkan satu angka setelah menundukkan CM Bernard Anhwere. Gilbert yang memiliki rating 2.416 menghadapi pemain Ghana dengan rating 1.965 dan berhasil menang 1-0. 

Dengan kemenangan tersebut, Indonesia sudah unggul 2-0 dari empat pertandingan yang dimainkan secara bersamaan. Dua angka berikutnya diperoleh IM Arif Abdul Hafiz di papan ketiga dan IM Satria Duta Cahaya di papan keempat. Arif Abdul Hafiz, dengan rating 2.428, mengalahkan CM Cephas Clinton Fomevor yang memiliki rating 1.926.

Sementara Satria Duta Cahaya, rating 2.412, menang atas Prince Akpa yang memiliki rating 1.855. Kedua partai berakhir 1-0 sehingga Indonesia menyapu bersih seluruh empat papan dengan skor akhir 4-0. Susunan tim putra Indonesia pada pertandingan babak pertama tersebut terdiri atas Susanto Megaranto, Gilbert Elroy Tarigan, Arif Abdul Hafiz, dan Satria Duta Cahaya. Tim Indonesia juga memiliki IM Budhidharma Nayaka sebagai pemain kelima/cadangan dalam susunan tim, sementara Kristianus Liem tercatat sebagai kapten tim. Rata-rata rating lima pemain Indonesia dalam daftar tim tercatat 2.436. Kemenangan 4-0 ini menjadi modal awal bagi Indonesia dalam turnamen yang berlangsung 15–27 September 2026 tersebut.

 Olimpiade Catur Samarkand diikuti 207 tim pada nomor Open dan 191 tim pada nomor Women. Kompetisi menggunakan sistem Swiss dalam 11 ronde, sehingga setiap pertandingan berikutnya akan menjadi tantangan baru bagi tim Indonesia. FIDE sendiri mencatat bahwa banyak tim unggulan juga membuka turnamen dengan kemenangan besar pada babak pertama. 

Ket foto:Tim Catur Putri juga memetik hasil sempurna di babak pertama saat bersua Timor Leste 4-0. 

Sukses tim putra ternyata diikuti tim putri setelah melibas Timor Leste dengan telak 4-0. Adapun susunan pemain yang dimenurunkan empat pecatur pada pertandingan perdana tersebut. Di papan pertama, WIM Diajeng Theresa Singgih yang memiliki rating 2.280 menghadapi Maria Soares de Araujo dari Timor Leste dengan rating 1.724.

Diajeng berhasil mengamankan kemenangan sehingga Indonesia mendapatkan angka pertama. Di papan kedua, WIM Laysa Latifah (2.213) menghadapi Sonizia A. Tilman da Silva (1.675) dan juga berhasil menang.

Dengan demikian, Indonesia unggul 2-0 setelah dua papan pertama selesai.  Kemenangan Indonesia kemudian dilengkapi oleh WIM Shafira Devi Herfesa di papan ketiga. Shafira yang memiliki rating 2.130 berhadapan dengan Elfiana dos Santos dari Timor Leste yang memiliki rating 1.674.

Dua partai lainnya berhasil disumbangkan oleh Laysa dan Ummi Salsabila. Untuk melengkapi kemenangan Indonesia menjadi 4-0 atas Timor Leste. Di babak kedua nanti tim  putri akan berhadapan dengan Ghana. Sementara untuk putra sudah menanti lawan terberat yang masuk dalam unggulan atas yakni Tim Putra India. (Jordan)

Berikut Jadwal babak kedua putra bersua India dan putri bertemu Ghana:



BOLA JERMAN

FIGUR

TINJU

RAKET

BASKET