Sporty Magazine official website | Members area : Register | Sign in

BOLA NASIONAL

BOLA INGGRIS

POPULER

SOROTAN

SEA GAMES

Dewan Pembina PB Percasi Eka Putra Wirya Sambut Baik Event di Bandung

Kamis, 26 Maret 2026


Dewan Pembina PB Percasi Eka Putra Wirya sambut baik event PERCASI Invitation Match 2026 Senior vs Young Stars Chess Tournament.


Dewan Pembina PB Percasi menyambut baik event PERCASI Invitation Match 2026 Senior vs Young Stars ini. Menurut Eka event ini selain menjadi ajang yang tepat untuk mengasah kemampuan. Juga sebagai sarana pengembangan kualitas para pecatur muda yang diharapkan kelak menjadi bintang. 

"Kompetisi bagi pecatur muda anggota The Dream Team Reborn sangat penting untuk menguatkan mental bertandingan mereka," tambah Dewan Pembina PB. Percasi Ir.  Eka Putra Wirya yang juga hadir saat pembukaan turnamen.

Menurut pria yang hobi catur ini, bahkan tak pernah hitung hitungan soal pengeluaran dana bagi pembinaan catur untuk usia muda, baik itu di tanah air maupun di mancanegara, bahwa para pecatur masa depan itu selama ini digembleng dalam program latihan di Sekolah Catur Utut Adianto, SCUA Bekasi dan telah terlihat perkembangannya. "Kualitas mereka dari segi strategi permainan telah mengalami banyak kemajuan, bahkan mampu mengalahkan senior mereka pada berapa turnamen nasional dan ini sangat memberi harapan," tandas Eka Putra Wirya.

Turnamen yang boleh dibilang "intimate" Ini, tetap menyediakan hadiah, yang totalnya Rp. 76.000.000 untuk 24 peserta, yang artinya semua peserta yang bertanding akan mendapatkan hadiah. 

Yang tak kalah menarik, khusus untuk para pemain Senior, mereka yang menduduki peringkat 1 sampai 3 akan dikirim PB Percasi untuk berlaga  di kejuaraan dunia senior di Vrnjacka Banja- Serbia (ex Yugoslavia). 

Di akhir kepemimpinan GM Utut Adianto sebagai Ketua Umum PB Percasi, para pecatur senior maupun junior tetap mendapatkan perhatian khusus. Dan diberi ruang untuk terus membuahkan prestasi. (Jordan)

PERCASI Invitation Match 2026 Senior vs Young Stars Chess Tournament



BANDUNG- Di akhir kepemimpinan GM Utut Adianto sebagai Ketua Umum PB Percasi masa bakti 2022-2026:. PB PERCASI gelar ajang yang sangat prestisius yakni PERCASI  Invitation Match 2026 Senior vs Young Stars Chess Tournament yang diselenggarakan di Hotel Mewangi, Bandung, Jawa Barat selama sepekan.  

Event PERCASI Invitation Match 2026 Senior vs Young Stars Chess Tournament yang berlangsung dari tanggal 25-31 Maret 2026, merupakan turnamen yang fokus untuk pembinaan, khususnya bagi para pemain muda yang saat ini dlberada di Pelatnas The Dream Team Reborn. 

Tercatat 24 pecatur yang ikut berpartisipasi, 12 pecatur senior dan 12 pecatur junior, yang beberapa diantaranya mereka sudah menyadang gelar  Internasional Master (IM), dan Fide Master (FM), dan beberapa juga bergelatr Master Nasional (MN). 

Ketua Umum PB Percasi, GM Utut Adianto saat membuka secara resmi turnamen ini mengatakan  bahwa PB Percasi terus berupaya memberikan yang terbaik untuk pengembangan dan pembinaan catur Indonesia. Salah satunya dengan mengadakan turnamen seperti ini. 

"Turnamen ini sebenarnya diinisiasi oleh GM Susanto Megaranto, untuk sarana latih tanding. Karena kalau hanya terus berlatih tanpa ada bertanding jadi tidak maksimal hasilnya," ujar Utut. 

Selama ini para pecatur junior yang dilatih oleh GM Susanto Megaranto dan IM Tirta Chandra (Pelatnas The Dream Team Reborn) terus disuplai berbagai ilmu (catur), namun kesempatan untuk menguji kemampuan mereka dalam bertanding dengan lawan yang mumpuni masih terhitung kurang. 

"Di turnamen ini, mereka bisa menimba ilmu dari para senior yang hebat pada masanya. Ini jadi kesempatan bagi mereka untuk mempraktikkan semua yang telah dipelajari di Pelatnas, " tambah  GM Utut Adianto. 

PERCASI Invitation Match 2026 Senior vs Young Stars ini selain menjadi ajang yang tepat untuk mengasah kemampuan. Juga sebagai sarana pengembangan kualitas para pecatur muda yang diharapkan kelak menjadi bintang. 

"Kompetisi bagi pecatur muda anggota The Dream Team Reborn sangat penting untuk menguatkan mental bertandingan mereka," tambah Dewan Pembina PB. Percasi Ir.  Eka Putra Wirya yang juga hadir saat pembukaan turnamen.

Pecatur masa depan itu selama ini digembleng dalam program latihan di Sekolah Catur Utut Adianto, SCUA Bekasi dan telah terlihat perkembangannya. "Kualitas mereka dari segi strategi permainan telah mengalami banyak kemajuan, bahkan mampu mengalahkan senior mereka pada berapa turnamen nasional dan ini sangat memberi harapan,"imbuh Eka Putra Wirya.

Turnamen yang boleh dibilang "intimate" Ini, tetap menyediakan hadiah, yang totalnya Rp. 76.000.000 untuk 24 peserta, yang artinya semua peserta yang bertanding akan mendapatkan hadiah. 

Yang tak kalah menarik, khusus untuk para pemain Senior, mereka yang menduduki peringkat 1 sampai 3 akan dikirim PB Percasi untuk berlaga  di kejuaraan dunia senior di Vrnjacka Banja- Serbia (ex Yugoslavia). 

Di akhir kepemimpinan GM Utut Adianto sebagai Ketua Umum PB Percasi, para pecatur senior maupun junior tetap mendapatkan perhatian khusus. Dan diberi ruang untuk terus membuahkan prestasi. (Jordan)

Ketua PABSI NTB Karina De Vega:NTB Siap Gelar Angkat Besi PON 2028

Minggu, 15 Maret 2026

Ketua Pengrov PABSI NTB, Karina De Vega berjabat tangan dengan Ketua KONI Pusat, Marciano Norman

JAKARTA-Ketua Pengurus Provinsi Perkumpulan Angkat Besi Seluruh Indonesia(Pengprov PABSI) Nusa Tenggara Barat, Karina De Vega menyatakan kesiapannya menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.

Seperti diberitakan sebelumnya, pertandingan cabang angkat besi PON 2028 diputuskan berlaga di Nusa Tenggara Barat, setelah sebelumnya direncanakan di Nusa Tenggara Timur.

"Kami berterima.kasih kepada KONI Pusat,PB PABSI, KONI Nusa Tenggara Barat, atas kepercayaan yang diberikan kepada NTB menjadi penyelenggara cabor angkat besi," ungkap Karina De Vega ketika dihubungi via whattsap, beberapa waktu lalu.

Ia juga mengatakan, NTB siap untuk menggelar cabor angkat besi, dan telah mempersiapkan dua fasilitas venues sebagai alternatif.

"Berdasarkan instruksi Pemerintah Pusat, bahwa tidak ada pembangunan venues baru untuk PON 2028, kami telah menyiapkan dua GOR sebagai alternatif sebagai venues. Nantinya, kami akan merenovasinya agar layak untuk menjadi venues berstandar Federasi Angkat Besi Dunia (IWF)," tutur Karina De Vega ya g juga mantan atlet bola basket itu.

Sebelumnya, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat dan Nusa Tenggara Timur (NTT) serta Nusa Tenggara Barat (NTB) sebagai tuan rumah bersama Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII/2028, menyetujui adanya daerah pe­nyangga. Jakarta menjadi opsi utama untuk menggelar sejumlah pertandingan yang membutuhkan venue berstandar internasional.

Hal tersebut dibicarakan dalam Rapat Kerja di Ruang Lukman Niode, akhir pekan lalu. Rapat dihadiri Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma, Ketua KONI NTB Mori Ha­nafi, serta Ketua KONI DKI Jakarta Hidayat Humaid. Per­temuan itu menjadi tindak lanjut komunikasi KONI de­ngan pemerintah pusat, termasuk hasil audiensi dengan Menteri Pemuda dan Olahraga, beberapa waktu lalu.

Dalam forum itu ditegaskan, penyelenggaraan PON 2028 tidak akan diiringi pembangunan arena baru. Peme­rintah meminta tuan rumah mengoptimalkan fasilitas yang sudah tersedia dengan dukungan anggaran pendapatan dan belanja daerah sesuai disyaratkan pemerintah.

"Kebijakan ini menitikberatkan pada pemanfaatan sa­rana yang ada. Tidak ada pembangunan venue baru di NTT maupun NTB. Langkah itu selaras dengan arahan Menpora Erick Thohir yang sebelumnya menegaskan pen­tingnya efisiensi pembiayaan multievent olah raga, agar tidak meninggalkan infrastruktur mangkrak pascakejuaraan," kata Ketua KONI Pusat, Marciano Norman.

KONI Pusat bersama dua tuan rumah menyepakati pelibatan provinsi lain sebagai daerah penyangga untuk bebe­rapa nomor tertentu. Ini karena keterbatasan fasilitas di wilayah NTT dan NTB. Salah satu pilihannya adalah menggelar pertandingan di Jakarta.

Meskipun demikian, nama resmi ajang tetap PON XXII/­­­2028 NTT-NTB. Gubernur DKI Jakarta telah me­nya­ta­kan kesiapan menjadi daerah penyangga. Sejumlah fasilitas seperti akuatik, velodrome, arena berkuda equestrian, hingga lintasan es telah memenuhi standar teknis.

Rencana pembagian venue cabor pada PON 2028 me­netapkan NTT menggelar 21 cabor. Dari jumlah itu, empat cabang akan diselenggarakan bersama NTB. Sementara itu, NTB akan mempertandingkan 26 cabor. Adapun DKI Jakarta sebagai daerah pendukung diproyeksikan menggelar 14 cabor.

Sementara itu, Ketua KONI NTB Mori Hanafi, mengungkapkan PON 2028 mengusung konsep efisiensi dengan melibatkan Jakarta sebagai provinsi penyangga. Menurutnya, hal ini dilakukan agar pelaksanaan PON 2028 tidak terbebani oleh pembangunan venue baru yang memakan biaya besar.

"Langkah ini diambil demi menjaga kualitas pertandingan tanpa harus memaksakan pembangunan infrastruktur baru di daerah," ujar Mori dalam keterangannya, Jumat malam.

Mori mengatakan NTB sebagai salah satu tuan rumah akan menyelenggarakan total 26 cabor. Daftar cabor PON 2028 di wilayah NTB meliputi kategori Olympic seperti panahan, atletik, basket, dayung, golf, triathlon, voli pasir, panjat tebing, judo, dan angkat besi.

Terpisah,  Menpora Erick Thohir sebelumnya juga mendorong agar PON tidak sekadar menjadi ajang kompetisi antarprovinsi, melainkan terintegrasi dalam sistem pembinaan nasional berjenjang. Ia mengusulkan PON dapat difungsikan sebagai ajang seleksi menuju SEA Games sehingga kalender kompetisi lebih selaras dan tidak ber­benturan dengan agenda besar seperti Olimpiade.

Dikatakan, pengalaman PON 2024 yang berdekatan dengan Olimpiade menjadi pelajaran penting. "Kita ingin semua berjalan sejalan karena fokus pemerintah saat ini adalah multievent seperti SEA Games, Asian Games, dan Olimpiade. Jadi PON juga harus mendukung arah itu," tandasnya(Jordan)

Novendra Menang dari Yoseph, Namun Gagal Juara

Minggu, 08 Maret 2026


Ket foto: Para Juara di Kelompok Open Putra Diabadikan bersama Ketua Umum PB Percasi GM Utut Adianto.


Untuk kesekian kalinya Pecatur IM Yoseph Taher (2495) kembali berjaya di Turnamen Catur Cepat Ramadan Cup 2026. Ini bukan kali pertama Yoseph yang berasal dari Jawa Barat  menjadi yang terbaik. Di ajang-ajang serupa sebelumnya, ia juga menjuarai turnamen Ramadan, namun di kategori kilat.

Pada Ramadan kali ini, Yoseph tampil di kelompok Open. Selama 9 babak yang dijalani, pecatur berkacamata ini sukses menjadi yang terdepan usai mengumpulkan 8 poin. Ia hanya kalah sekali dari Grand Master (GM) Novendra Priasmoro pada ronde 9.

Adapun Novendra menjadi runner up di kelompok ini dengan koleksi 8 poin. Di urutan ketiga ada IM Gilbert Elroy Tarigan yang juga mengoleksi 8 poin. Di kategori ini, Yosepk dinyatakan sebagai juara karena unggul solkof.

Bagi Yoseph, hasil juara yang diraihnya bukan hal yang mudah. Ia mengaku harus berjuang keras, apalagi banyak pesaing kuat, baik pecatur senior maupun junior. “Pastinya banyak pemain muda berbakat. Banyak orang tua, senior-senior yang bermain di sini. Saya merasa tertantang untuk bisa menahan mereka. Kira-kira jadinya saya berjuang, babak demi babak, dan akhirnya saya meraih juara,” kata Yoseph usai penutupan turnamen di Wisma Kemenpora Jakarta, Minggu 8 Maret 2026.

Mengenai pertemuan krusial, Yoseph menyebut lawan Gabian Glen di ronde ke-8 yang paling menguras pikiran. “Nah, babak ke-8 sih sebenarnya, lawan Fabian Glen dari Bali. Karena sih poinnya cuma beda setengah, dan pasti deg-degan untuk bermain. Jadinya saya bermain aman, tapi lawan saya memaksa, dan akhirnya saya bisa menang. Jadi akhirnya, karena selisih ada satu poin, jadi saya merasa aman menjadi juara,” ungkapnya.

Sementara itu di Kategori Wanita, juaranya adalah WIM Shafira Devi Herfesa. Ia sukses menjadi yang terbaik setelah mengoleksi 7,5 poin. Sedangkan di urutan kedua dan ketiga, masing-masing ditempati WCM Clementia Adeline (7 poin), dan WFM Yemi Jelsen (6,5 poin).

Berikut Daftar Pemenang Turnamen Catur Cepat Ramadan Cup 2026: 

Kategori Open
1. IM Yoseph Taher (8 poin)
2. GM Novendra Priasmoro (8 poin)
3. IM Gilbert Elroy Tarigan (8 poin)

Kategori Wanita:
1. WIM Shafira Devi Herfesa (7,5 poin)
2. WCM Clementia Adeline (7 poin)
3. WFM Yemi Jelsen (6,5 poin)

Kategori U-16 (Junior Putra):
1. NM Kenny Horasino Bach (8 poin)
2. Almagro Hasian Gultom (7,5 poin)
3. Dhanvant (7 poin)

Kategori G-16 (Junior Putri): 
1. Alysha Putri Abdullah (8 poin)
2. Baby Benita Sabana (8 poin)
3. Arini Angelina Lovly (6,5 poin)

BOLA JERMAN

FIGUR

TINJU

RAKET

BASKET