Sporty Magazine official website | Members area : Register | Sign in

BOLA NASIONAL

BOLA INGGRIS

POPULER

SOROTAN

SEA GAMES

Main Olahragaonline.com

Kunjungan Ketua Percasi Sumut Simbol Awal Kebangkitan Catur Simut

Sabtu, 23 Mei 2026

Ketua Percasi Sumut Eddy Keleng Berutu memberikan semangat kepada para pecatur Sumut yang tampil di JAPFA FIDE RATED 2026 

Dengan Hadirnya Ketua Percasi Sumut Dr. Eddy Keleng Berutu, saat menyaksikan para pecatur Sumut yang tampil di ajang JAPFA FIDE RATED 2026 di Jakarta, merupakan suatu dorongan moril dan semangat untuk bertanding dengan semangat kesatria. Ini adalah suatu simbol awal kebangkitan prestasi pecatur Sumut. 

Menurutnya tindakan ini adalah dimulai babak baru untuk awal kebangkitan dan gairah bagi para pecatur Sumut. Yang kini sudah redup, padahal saat dekade tahun 1980-1990 an. Sumut terkenal dengan macannya catur di tanah air. Dengan materi yang mentereng gudangnya sebut misalnya GM Cerdas Barus, (Alm) Salor Sitanggang, (alm) Nasib Ginting, (alm) Charles Simbolon, dll.  

Kini yang tersisa tinggal MI Hamdani Rudin, MI Pitra Andika,  MN MN Roy Charles Marpaung dan MP Christian Nainggolan. Itupun diantara mereka kerap berpindah daerah. Dari satu provinsi ke provinsi lainnya saat gelaran pelaksanaan PON, dengan aneka berbagai macam alasan. Sehingga pelaksanaan  saat PON Sumut jadi Macan Ompong. Tak sekali pun meraih medali emas. Bahkan sudah terjadi di edisi empat kali PON terakhir.

Menurut Eddy jujur diakui, banyak yang harus kita benahi dengan kondisi prestasi catur Sumut saat ini. "Salah satunya adalah sebagai sebagai ketua Percasi Sumut, ya saya harus jemput bola. Salah satunya adalah engan kehadirannya saya di turnamen ini, akan membakar semangat bertanding mereka. Saya tak henti hentinya memberikan support kepada mereka demi kebangkitan prestasi catur Sumut," kata Eddy kepada olahragaonline.com di sela-sela pertandingan babak ketiga turnamen JAPFA FIDE RATED 2026 itu. 

Langkah lainnya menurut Eddy menggelar banyak kompetisi yang kita yakini akan melahirkan bibit-bibit pecatur andal. Selain itu kita kerap akan mengikut sertakan mereka untuk bisa tampil di ajang berskala nasional seperti event JAPFA FIDE RATED ini. 

"Diyakini dari ajang tingkat nasional seperti inilah para pecatur kita akan punya prestasi plus elorating yang tinggi,"ujat Eddy yang juga mantan Bupati Kabupaten Dairi ini 

Karena bibit pecatur yang terpendam dan kurangnya pantau dari para pelatih. Kami berencana Langkah adalah mendatangkan para pelatih tingkat nasional yang akan menempah pecatur muda kita. "Saya berharap pihak PB Percasi bisa memberikan rekomendasi terkait pelatih yang kita butuhkan," kata pria yang kini berprofesi sebagai pengusaha itu. 

"Kami berharap kedepannya,  jika langkah sesuai rencana dan harapan Tim Catur Sumut tak bakal jadi Macan ompong lagi. Mampuh sejajar dengan DKI Jakarta, Jateng, Jabar, Jatim dan daerah lainnya. Harapan Tim Catur Sumut akan menjadi barometer kekuatan catur di tanah air," tutup Eddy. Semoga Ketua. Kami rindu akan kejayaan prestasi catur Sumut. (Jordan)


Aditya Pimpinan Klasemen Sementara Kategori Open JAPFA FIDE RATED

IM Aditya Bagus Arfan sementara pimpinan klasmen kategori open di JAPFA FIDE RATED 2026 

Baru memasuki babak ketiga dari sembilan babak, namun persaingan sudah kelihatan ketat. Saya ini pimpinan klasemen sementara IM Aditya Bagus Arfan bermain remis lawan  FM Muhamad Agus Kurniawan di babak ketiga turnamen Japfa FIDE Rated 2026, Sabtu (23/5/2026), di Jakarta. Partai remis Adit v Agus menjadi bukti ketat dan ramai serta kopetitifnya persaingan kategori Open turnamen Japfa FIDE Rated 2026. Pecatur unggulan harus memeras otak untuk bisa meraih kemenangan.

Sebelumnya di babak kedua GM Susanto bahkan harus menderita kekalahan dan  GM Novendra Priasmoro bermain remis. GM Susanto Megaranto (2.476) dipaksa menyerah oleh FM Rudin Hamdani, sedang GM Novendra Priasmoro (2.408) ditahan remis CM Dziththauly Ramadhan.

” Saya memanfaatkan blunder Susanto,” kata Rudin. “Dan juga karena pegang budak putih hingga berusaha bermain menekan sejak awal,” sambungnya.

Meski menang dari Susanto, Rudin tak mau sesumbar. ” Masih panjang turnamen, tapi saya pribadi punya 

target masuk tiga besar.,” ucap Rudin. “Dua GM tetap menjadi favorit untuk keluar jadi juara,” imbuhnya.

Sementara itu pihak JAPFA yang selalu rutin mensupport agenda Percasi melalui R. Artsanti Alif Vice President/Head of Social Investment PT JAPFA Comfeed Indonesia Tbk saat menyaksikan jalannya turnamen mengakui, turnamen JAPFA FIDE Rated edisi tahun ini dilihat semakin kompetitif dengan hadirnya pecatur terbaik nasional termasuk peserta dari 7 negara.

'Hadirnya pecatur papan atas nasional seperti GM Susanto Megaranto dan GM Novendra setidaknya event ini semakin berkualitas dan sangat menjanjikan, " ungkap Artsant VP Head of Social Investment JAPFA.

Turnamen FIDE Rated menjadi pembuktian maksimalnya dukungan JAPFA untuk membantu PB Percasi dalam membina olahraga catur nasional. Selain Turnamen bergengsi ini sebelumnya pihak JAPFA juga menggelar 
 Seleksi Kejurnas Catur dan JAPFA for Kids Awards Chess Competition 2026.

Seleksi Kejurnas Catur JAPFA Group dan JAPFA for Kids Awards 2026 pada 21–24 April 2026 di JAPFA The Learning Centre. 

JAPFA for Kids Awards Chess Competition 2026 juga diikuti oleh 10 siswa terbaik dari total 1.049 peserta program pelatihan JAPFA Chess for Kids 2025 di 9 wilayah binaan JAPFA, yaitu Bogor, Bintan, Enrekang, Tanah Datar, Kotawaringin Barat, Kutai Kartanegara, Banyuwangi, Tegal, dan Gorontalo Utara. 

"Para siswa terpilih tersebut telah menjalani pelatihan dan pembinaan selama satu tahun terakhir sebagai bagian dari komitmen JAPFA dalam mendukung prestasi olahraga generasi muda Indonesia, "tutup Artsanti Alif. (Jordan)


350 Pecatur Tampil di JAPFA FIDE RATED 2026

Jumat, 22 Mei 2026

Jakarta – Sebanyak 350 pecatur dalam dan luar negeri ikut meramaikan Turnamen Catur bertajuk Japfa Fide Rated 2026 resmi bergulir di The Tavia Heritage Hotel, Jakarta, Jumat, 22 Mei 2026. 

Tuan rumah Indonesia menyertakan sekitar 342 pecatur sedangkan 8 pecatur lainnya berasal  dari  7 negara seperti dari Australia, Italia, Jepang, Uzbekistan dan Singapura.

Menurut Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PB Percasi) Pandapotan 

Sinaga, dalam sambutan menyambut gembira event Japfa Fide Rated kembali digelar. Menurutnya ajang ini sangat penting dalam peningkatan kualitas pecatur nasional.

“Terima kasih kepada PT Japfa Comfeed Indonesia yang terus berkomitmen dalam memajukan catur Indonesia. Ajang ini menjadi kesempatan bagi para pecatur untuk meningkatkan fide ratednya,” ucapnya.

Sementara itu menurut pihak JAPFA melalui Direktur Corporate Affairs PT Japfa Comffeed Indonesia Tbk, Rahmat Indrajaya menyatakan  kerjasama dengan PB Percasi untuk memajukan catur di tanah air sudah terjalin lama. Para pecatur diharapkan bisa memanfaatkan turnamen ini dengan baik.

“Kita sudah bekerja sama dengan PB Percasi lebih dari 26 tahun, yang sampai saat ini sangat baik sekali. Sudah banyak menghasilkan bibit-bibit baru," ucapnya.

Dalam kesempatan sama Ketua Panitia turnamen Japfa Fide Rated 2026 Henry Hendratno sangat mengapresiasi kerjasama dengan PT Japfa selama ini. Kerjasama ini menurut Henry sangat mendukung percepatan pembinaan catur di Indonesia.

“Kami sangat menghargai hubungan yang erat dengan PT Japfa. Tanpa Japfa pembinaan pasti tidak secepat ini untuk catur Indonesia,” ucapnya.

Turnamen Catur Japfa Fide Rated 2026 berlangsung dari tanggal 22 Mei hingga 26 Mei 2026. Turnamen ini memainkan catur standar dengan 9 babak dengan total Rp. 180 juta. (Jordan)

Agustiar Sabran Ketua PB Percasi Terpilih Periode 2026-2030

Sabtu, 11 April 2026


Ket foto:Agustiar Sabran menerima Pataka (tongkat estafet) dari Ketua PB Percasi sebelumnya Drs. GM Utut Adianto. Dengan demikian resmi sudah Agustiar Sabran menjadi Ketua PB Percasi periode 2026-2030.

Babak baru dunia catur Indonesia  dimulai. Dimana saat ini memiliki nakhoda baru melalui Munas Percasi XXX/2026 yang digelar di Jakarta, Sabtu (11/4). GM Utut Adianto pamit setelah memimpin Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PB Percasi) dua periode dan kini terpilih Agustiar Sabran.

Agustiar Sabran juga merupakan Gubernur Kalimantan Tengah. Dia dipilih melalui Munas untuk menjadi Ketua Umum Percasi periode 2026-2030. Sebelum ini, Agustrian juga menjabat Ketua Harian di Percasi.

"Kita mendoakan Pak Agustiar yang punya kecintaan luar biasa terhadap catur. Beliau juga ekonominya baik. Beliau juga pasti akan mencurahkan waktu dan tim terbaiknya untuk kemajuan catur ke depan," kata Utut Adianto. 

Munas Percasi XXX/2026 dibuka oleh Menpora Erick Thohir. Menpora mengapresiasi kerja keras dan kepemimpinan GM Utut dalam membina olahraga catur.

Dia berharap ke depan catur bisa terus berkembang dan melakukan terobosan secara industri khususnya terkait digitalisasi. Pemerintah, kata Erick, siap untuk memberikan dukungan pengembangan catur ke depan.

"Saya percaya olahraga itu tidak hanya prestasi, tapi ada yang namanya industri olahraga. Kalau kita hanya bicara prestasi tapi industrinya tidak berkembang itu sulit," ucap Erick.

"Hari ini banyak anak-anak muda kita di bawah 16 tahun saat ini tidak boleh hanya bermain gim online. Bukan berarti catur tidak bisa melakukan terobosan seperti catur online catur yang mendorong pertandingan-pertandingan versi online," imbuhnya.

Sementara itu Ketum KONI Pusat Marciano Norman juga memberikan apresiasi kepada kepengurusan Percasi masa bakti 2022-2026 atas kerja keras membina catur di Tanah Air.

Marciano mengucapkan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh atlet, pelatih, dan ofisial Percasi yang telah berbagai meraih prestasi seperti di SEA Games Thailand 2025 dengan 1 medali emas, 2 medali perak dan 4 medali perunggu. Marciano berharap Indonesia memiliki banyak grand master catur yang baru.

“Potensi catur ini luar biasa karena di daerah mulai tingkat kelurahan, tidak ada orang Indonesia yang tidak main catur,” ujar Marciano.

Usai terpilih, Agustiar Sabran menegaskan fokusnya membangun ekosistem pembinaan yang berkelanjutan dari yang dibangun kepengurusan sebelumnya. Dia juga mengungkapkan rencana pembentukan liga catur, digitalisasi, hingga penguatan basis akar rumput melalui sekolah.

Menurut Agustiar, pengembangan catur tidak cukup hanya di level elite melainkan juga dimulai dari bawah dengan memperluas akses. Dia berencana mendorong agar catur masuk ke dalam kegiatan ekstrakurikuler sekolah.

“Untuk jangka pendek ini tentunya kami membuat struktur pengurus dulu. Ke depan programnya akan membuat liga, digitalisasi, lalu catur masuk ke ekstrakurikuler di sekolah,” tegas Agustiar.

Sementara untuk jangka panjang.  "Tentunya tetap membina atlet atlet muda catur yang diproyeksikan masuk pecatur top Asean dan Asia yang punya daya saing untuk membawa nama harum Bangsa ini," tandas Agustiar lagi. (Jordan)

BOLA JERMAN

FIGUR

TINJU

RAKET

BASKET