Sporty Magazine official website | Members area : Register | Sign in

BOLA NASIONAL

BOLA INGGRIS

POPULER

SOROTAN

SEA GAMES

Main Olahragaonline.com

Tim KONI Allstars Tunjuk Trio Pelatih Berkualitas Guna Menghadapi Batam Cup 2026

Minggu, 16 Agustus 2026

Ket Foto:Kepala Pelatih Maman Suryaman, Asisten. Pelatih Aris Yuliantoro dan Pelatih Goal Keeper, Jarot Supriadi di bantu beberapa Official lainnya.(Foto TPA) JAKARTA-Persiapan tim sepak bola KONI Allstars guna menghadapi Kejuaraan sepakbola U-16 Batam Cup 2026, sangat serius. Hal itu terbukti dengan rekrutmen para pemain sangat ketat. Dimana materi nya diambil dari hasil Sepakbola Nasional Piala bergilir KONI Cup 2026. Mereka dipanggil sebanyak 95 pemain terpilih untuk mengikuti seleksi nasional Tahap 1. Skuat Tim KONI Allstar Indonesia pemain terpilih untuk mengikuti laga Internasional. dalam pembentukan tim ini dilakukan setiap selesai menggelar Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Sepakbola KONI Cup. "Setiap tahun tim ini dibentuk dan dikumpulkan dari pemain terpilih yang akan mewakili Indonesia di ajang Internasional yang bernama KONI All Star Indonesia. Tahun lalu kita mengirimkan tim untuk ajang internasional di Penang Malaysia, menjadi posisi di Perempat Final setelah kalah dari tuan rumah Malaysia 1- 0," kata Penangung Jawab Tim Taufik Panji Alam pada wartawan, baru-baru di Jakarta. Menurutnya, tahun ini pemain terpilih kembali di ambil melalui Sistem Futscore Indonesia dengan melihat dalam produktifitas permainan, menit bermain dan keunggulan di lapangan dengan kemampuan kaki kiri dan kaki kanan. "Sehingga pemain menjadi salah satu penilaian dalam pemilihan nya, kapten di tim bisa menjadi pertimbangan untuk bisa berpeluang masuk dalam radar pemanggilan pemain, kita akan berikan kesempatan seluruh pemain untuk menunjukan bakat performa nya selama dua hari nanti, ada tahapan dalam memulai seleksi pemain, tentu itu ranah pelatih kepala yang akan memimpin. ”Ada beberapa tahapan kedepan untuk menjalankan seleksi sehingga dapat menghasilkan pemain Indonesia yang akan mewakili di ajang Internasional, tahun lalu ada nama M. Faiz Fahturohman yang kini mengisi skuat Timnas U17 sekarang, dimana tahun lalu menjadi Kapten di skuat KONI Allstar U15 Indonesia,”terangnya lagi.
Ket foto:Head coach Maman Suryaman tengah memberikan arahan kepada anak didiknya Tim KONI Allstars. (TPA). "Selain yang itu yang tak kalah hebatnya KONI Allstar Indonesia kini menunjuk Pelatih Kepala Maman Suryaman, Asist. Pelatih Aris Yuliantoro dan Pelatih Goal Keeper, Jarot Supriadi di bantu beberapa Official lain nya, Maman Suryaman yang sudah malang melintang dalam pengalaman nya menangani pemain muda sejak Kejuaraan Pelajar Asia sampai Timnas Indonesia sehingga tangan dingin Pelatih yang berlicensi A. "AFC sekaligus Mentor/Licensi Grassroots dan Mantan Pemain Timnas (1986 – 1982) dan Juara 1 Sea Games 1991 di Manila sudah tidak di ragukan kembali dengan karakter dan budaya menangani pemain muda lebih memahami,”tambahnya. Dalam agenda nya Sekuat KONI Allstar U16 akan melakoni Kejuaraan Internasional di Batam, kemudian uji coba atau try out nya dalam waktu dekat ini akan menghadapi Kejurnas Piala Kasau U16 di Jakarta, sekaligus menunggu undangan dari Keidah Malaysia pada Oktober nanti. “Ini menjadi ujian skuat Tim KONI Allstar menghadapi Internasional event tahun ini di bawah pelatih Maman Suryaman dan Asisten nya Aris Yuliantoro yang juga mengantongi Predikat atau Licensi B AFC tahun 2025 begitupun Pelatih Goal Keeper Jarot Supriadi yang sudah malang melintang bersama Timnas U17 era Evan Dimas Cs, saat juara Piala Asia lalu,”tutup Pria yang sudah mumpuni menggelar kejuaraan sepak usia dini tingkat Nasional itu. (TPA-Jordan)

Kejuaraan Tenis Lapangan Piala Panglima TNI dengan Total Hadiah Rp.500Juta

Rabu, 12 Agustus 2026

Ket foto:Panglima Komando Daerah TNI Angkatan Udara (Pangkodau) I Marsekal Muda TNI Erwin Sugiandi (tengah) berbicara dalam konferensi pers Open Tournament Tenis Lapangan Piala Panglima TNI 2026 di Makodau I, Jakarta, Rabu (12/8/2026). Jakarta-Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) dipercaya untuk menggelar Open Tournament Tenis Lapangan Piala Panglima TNI 2026 sebagai bagian dari upaya menjaring bibit atlet tenis potensial untuk mendukung pembinaan olahraga nasional. Menurut Panglima Komando Daerah TNI Angkatan Udara (Pangkodau) I Marsekal Muda TNI Erwin Sugiandi, saat jumpa pers dengan awak media di Jakarta, Rabu, mengatakan turnamen tersebut terbuka bagi seluruh masyarakat, mulai dari petenis pemula hingga atlet yang telah memiliki prestasi. "Kami berharap, para petenis, baik itu yang pemula, yang baru belajar, yang sudah atlet, maupun yang sudah berprestasi, sama-sama ikut serta dalam pertandingan ini," kata Erwin. Menurutnya, penyelenggaraan turnamen menjadi salah satu cara menyediakan wadah kompetisi bagi petenis yang memiliki kemampuan, tetapi belum memiliki kesempatan untuk mengikuti pertandingan berskala nasional. "Kadang ada juga yang pintar main tenis, tetapi tidak ada event-nya, tidak ada pertandingannya. Untuk itu, ini dalam rangka peringatan HUT TNI kita selenggarakan pertandingan tenis yang berskala nasional," ujar Erwin. Dia mengatakan peserta yang dinilai memiliki potensi dan prestasi akan dilaporkan kepada Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (Pelti) sebagai salah satu masukan dalam proses penjaringan atlet nasional. Erwin berharap turnamen tersebut dapat menjadi ruang bagi para petenis untuk mengembangkan kemampuan sekaligus memperlihatkan potensi mereka dalam kompetisi yang lebih terukur. Turnamen juga terbuka bagi petenis yang memiliki Peringkat Nasional Pelti (PNP) maupun nonperingkat. Erwin menegaskan keterbukaan turnamen tersebut merupakan bentuk upaya TNI memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada masyarakat untuk berpartisipasi dalam kegiatan olahraga. "Pertandingan ini dengan sistem open, kita buka kepada seluruh masyarakat. Harapannya mari kita sama-sama meramaikan, mengambil bagian, sekaligus menjadi event menyaring atlet-atlet tenis bagi atlet tanah air kita," katanya. Selain menjaring bibit atlet, Erwin menyebut kegiatan tersebut menjadi sarana memperkuat interaksi antara TNI dan masyarakat melalui olahraga. Ia pun mengajak masyarakat untuk ikut berpartisipasi karena tenis dapat dimainkan oleh berbagai kalangan. "Tenis ini bukan sesuatu olahraga yang mahal, siapapun bisa bermain, everybody can play," tegas Erwin. Menurut dia, penyelenggaraan turnamen tersebut diharapkan turut menunjukkan kehadiran TNI di tengah masyarakat sekaligus memberikan kontribusi terhadap pengembangan prestasi tenis nasional. Open Tournament Tenis Lapangan Piala Panglima TNI 2026 akan berlangsung di Jakarta pada 6-14 September 2026 dengan memperebutkan total hadiah senilai Rp500 juta. Kejuaraan tersebut mempertandingkan enam kategori, yakni tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, ganda campuran, serta pertandingan antara perwira tinggi TNI dan Polri. Tawaran menarik dinyatakan Erwin bahwa untuk kali kusus untuk wartawan akan diperlombakan. Bahkan hadiah kusus secara pribadi beliau yang akan memberikan langsung. Mulai dari juara pertama sampai finish diperingkat kesepuluh. (Jordan)

Kejuaraan Tenis Lapangan Piala Panglima TNI dengan Total Hadiah Rp.500Juta

Ket foto:Panglima Komando Daerah TNI Angkatan Udara (Pangkodau) I Marsekal Muda TNI Erwin Sugiandi (tengah) berbicara dalam konferensi pers Open Tournament Tenis Lapangan Piala Panglima TNI 2026 di Makodau I, Jakarta, Rabu (12/8/2026). Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Udara (TNI AU) dipercaya untuk menggelar Open Tournament Tenis Lapangan Piala Panglima TNI 2026 sebagai bagian dari upaya menjaring bibit atlet tenis potensial untuk mendukung pembinaan olahraga nasional. Menurut Panglima Komando Daerah TNI Angkatan Udara (Pangkodau) I Marsekal Muda TNI Erwin Sugiandi, saat jumpa pers dengan awak media di Jakarta, Rabu, mengatakan turnamen tersebut terbuka bagi seluruh masyarakat, mulai dari petenis pemula hingga atlet yang telah memiliki prestasi. "Kami berharap, para petenis, baik itu yang pemula, yang baru belajar, yang sudah atlet, maupun yang sudah berprestasi, sama-sama ikut serta dalam pertandingan ini," kata Erwin. Menurutnya, penyelenggaraan turnamen menjadi salah satu cara menyediakan wadah kompetisi bagi petenis yang memiliki kemampuan, tetapi belum memiliki kesempatan untuk mengikuti pertandingan berskala nasional. "Kadang ada juga yang pintar main tenis, tetapi tidak ada event-nya, tidak ada pertandingannya. Untuk itu, ini dalam rangka peringatan HUT TNI kita selenggarakan pertandingan tenis yang berskala nasional," ujanya. Dia mengatakan peserta yang dinilai memiliki potensi dan prestasi akan dilaporkan kepada Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (Pelti) sebagai salah satu masukan dalam proses penjaringan atlet nasional. Erwin berharap turnamen tersebut dapat menjadi ruang bagi para petenis untuk mengembangkan kemampuan sekaligus memperlihatkan potensi mereka dalam kompetisi yang lebih terukur. Turnamen juga terbuka bagi petenis yang memiliki Peringkat Nasional Pelti (PNP) maupun nonperingkat. Erwin menegaskan keterbukaan turnamen tersebut merupakan bentuk upaya TNI memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada masyarakat untuk berpartisipasi dalam kegiatan olahraga. "Pertandingan ini dengan sistem open, kita buka kepada seluruh masyarakat. Harapannya mari kita sama-sama meramaikan, mengambil bagian, sekaligus menjadi event menyaring atlet-atlet tenis bagi atlet tanah air kita," katanya. Selain menjaring bibit atlet, Erwin menyebut kegiatan tersebut menjadi sarana memperkuat interaksi antara TNI dan masyarakat melalui olahraga. Ia pun mengajak masyarakat untuk ikut berpartisipasi karena tenis dapat dimainkan oleh berbagai kalangan. "Tenis ini bukan sesuatu olahraga yang mahal, siapapun bisa bermain, everybody can play," tegas Erwin. Menurut dia, penyelenggaraan turnamen tersebut diharapkan turut menunjukkan kehadiran TNI di tengah masyarakat sekaligus memberikan kontribusi terhadap pengembangan prestasi tenis nasional. Open Tournament Tenis Lapangan Piala Panglima TNI 2026 akan berlangsung di Jakarta pada 6-14 September 2026 dengan memperebutkan total hadiah senilai Rp500 juta. Kejuaraan tersebut mempertandingkan enam kategori, yakni tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, ganda campuran, serta pertandingan antara perwira tinggi TNI dan Polri. Tawaran menarik dinyatakan Erwin bahwa untuk kali kusus untuk wartawan akan diperlombakan. Bahkan hadiah kusus secara pribadi beliau yang akan memberikan langsung. Mulai dari juara pertama sampai finish diperingkat kesepuluh. (Jordan)

Ketum KONI Pusat Lantik PB Percasi Masa Bakti 2026-2030

Senin, 27 Juli 2026

Ket Foto: Ketum KONI Pusat Bersama Ketum PB Percasi. (Foto ist)
Jakarta-Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran resmi dikukuhkan sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PB Percasi) masa bakti 2026–2030. Pelantikan berlangsung khidmat di Ballroom Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Senin (27/7/2026), dan dipimpin langsung oleh Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Letjen TNI (Purn.) Marciano Norman.

Pelantikan tersebut menandai dimulainya kepemimpinan baru PB Percasi setelah Agustiar Sabran terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Nasional (Munas) XXX PB Percasi yang berlangsung pada 10–12 April 2026 di Jakarta. Ia menggantikan Grandmaster (GM) Utut Adianto yang telah memimpin organisasi catur nasional selama dua periode.

Dalam pidato perdananya sebagai Ketua Umum PB Percasi, Agustiar menyampaikan penghargaan kepada kepengurusan sebelumnya yang dinilai berhasil membawa kemajuan signifikan bagi perkembangan catur Indonesia.

“Terima kasih kepada Grandmaster Utut Adianto. Di bawah kepemimpinan Bapak, Percasi tidak hanya semakin kuat sebagai organisasi, tetapi juga berhasil melahirkan generasi baru pecatur yang menjadi harapan bangsa di masa depan,” ujarnya.

Mengemban amanah sebagai nakhoda baru PB Percasi, Agustiar menegaskan komitmennya untuk membawa organisasi menuju era yang lebih modern, profesional, dan berprestasi melalui empat pilar strategis.

Keempat pilar tersebut meliputi penguatan tata kelola organisasi yang transparan dan sinergis dengan pengurus daerah, peningkatan pembinaan atlet usia dini sebagai fondasi regenerasi, digitalisasi dan modernisasi sistem pelatihan serta kompetisi, serta peningkatan kesejahteraan atlet dan keberlanjutan penyelenggaraan kejuaraan di berbagai tingkatan.

Menurut Agustiar, keberhasilan membangun prestasi catur nasional tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pengurus pusat, daerah, pelatih, atlet, hingga pemerintah.

Pelantikan pengurus PB Percasi periode 2026–2030 juga dihadiri sejumlah tokoh nasional dan jajaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Tampak hadir Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Tengah Aisyah Thisia Agustiar Sabran, Sekretaris Daerah Linae Victoria Aden, Plt Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Lisda Arriyana, serta Kepala Biro Administrasi Pimpinan Johni Sonder.

Dengan kepengurusan baru ini, PB Percasi diharapkan mampu memperkuat posisi Indonesia di kancah catur internasional sekaligus mencetak lebih banyak atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama bangsa melalui pembinaan yang berkelanjutan dan tata kelola organisasi yang semakin profesional. (Jordan)

BOLA JERMAN

FIGUR

TINJU

RAKET

BASKET