Samarkand- Tim catur putra dan putri Indonesia di 46th FIDE Chess Olympiad 2026 kembali memetik kemenangan. Di babak keempat yang berlangsung Sabtu (19/9/2026), tim putra dan tim putri Indonesia sama-sama mencatat kemenangan telak 4--0.
Tim putra mengandaskan Panama, yang datang dengan starting rank 88, sedangkan tim putri menyapu bersih El Salvador, yang memiliki starting rank 71. Hasil tersebut membuat kedua tim Indonesia kembali mengumpulkan poin penting dalam persaingan Olimpiade yang berlangsung di Samarkand, Uzbekistan.
Di kategori putra, Indonesia mengalahkan Panama 4--0 melalui kemenangan Gilbert Elroy Tarigan, Arif Abdul Hafiz, Satria Duta Cahaya dan Nayaka Budhidharma.
Setelah sebelumnya kalah tipis 1,5-2,5 dari India pada babak kedua, kemudian bangkit dengan kemenangan 3,5-0,5 atas Uganda pada babak ketiga, tim putra Indonesia kembali menunjukkan kekuatan pada babak keempat.
Menghadapi Panama, Indonesia menurunkan:
IM Gilbert Elroy Tarigan (2416)
IM Arif Abdul Hafiz (2428)
IM Satria Duta Cahaya (2412)
IM Nayaka Budhidharma (2383)
Keempatnya berhasil menyumbangkan kemenangan. Di papan pertama, IM Gilbert Elroy Tarigan (2416) berhasil mengalahkan IM Roberto Carlos Sanchez Alvarez (2344).
Gilbert kembali menunjukkan konsistensinya setelah pada babak ketiga juga menjadi salah satu penyumbang kemenangan Indonesia atas Uganda.
Selanjutnya di papan kedua, IM Arif Abdul Hafiz (2428) berhasil mengalahkan FM Alexei Tapia Ostolaza (2203).
Kemenangan ini menjadi respons positif Arif setelah sebelumnya mengalami kekalahan dari GM Nihal Sarin saat Indonesia menghadapi India.
Lanjut di papan ketiga, IM Satria Duta Cahaya (2412) mengalahkan IM Jorge Luis Baules Rodriguez (2282).
Satria kembali mencatat kemenangan setelah sebelumnya membuat kejutan pada babak kedua dengan menahan imbang juara dunia GM Gukesh Dommaraju.
Sementara di papan keempat, IM Nayaka Budhidharma (2383) menundukkan CM Ruben Abraham Ulloa Castillo (2178).
Dengan empat kemenangan tersebut, Indonesia memastikan kemenangan sempurna 4--0 atas Panama.
Sebaliknya, hasil tersebut menjadi modal untuk menghadapi babak-babak berikutnya yang semakin berat.
Indonesia kini membawa momentum positif ke babak kelima. Tim putra telah mengoleksi tiga kemenangan dari empat pertandingan, sedangkan tim putri juga menunjukkan kemampuan bersaing menghadapi lawan dengan peringkat awal yang lebih tinggi.
Dan ada satu harapan lain yang mungkin sederhana, tetapi cukup berarti bagi publik catur Indonesia: semoga perjuangan para pecatur Merah Putih di babak kelima juga mendapatkan ruang dokumentasi yang lebih luas di situs resmi penyelenggara.
Terlebih lagi, tim putri Indonesia akan menghadapi Georgia, starting rank 2. Pertandingan tersebut menjadi salah satu kesempatan menarik untuk melihat kembali perjuangan para pecatur putri Indonesia di tengah persaingan papan atas Olimpiade Samarkand 2026.
Perjuangan Merah Putih terus berlanjut---empat babak telah dilalui, tujuh babak masih tersisa, kita menunggu, yang terbaik dari para Duta Bangsa ini. (Jordan)









