Hasil dua babak tersebut membuat posisi Shafira merosot ke peringkat ke-13 klasemen sementara dengan tetap mengantongi 5 VP.
Pada babak keempat catur standar Satria Duta mampu bermain remis dengan Khuong Dau. Satria memegang bidak hitam mampu mengimbangi permainan pecatur Vietnam untuk mencegah raih kemenangan.
Di babak kelima yang memainkan catur cepat, Satria harus mengakui keunggulan Khuang Dau. Namun di babak keenam, Satria mampu mencuri kemenangan dengan bidak hitam, sehingga mengumpulkan 2,5 poin, sedangkan Khuong Dau dengan 3,5 poin.
Nasib kurang mujur diraih Women International Master (WIM) Laysa Latifah yang melawan Women Grand Master (WGM) Xeniya Balabayeva harus mengakui keunggulan pecatur Kazakhstan. Xeniya unggul di tiga babak yang dimainkan dengan skor 1,5 poin vs 4,5 poin.
Dengan hasil ini, hampir dipastikan Laysa kalah dan tidak punya peluang melawan pecatur asal Kazakhstan itu. Sementara bagi Satria masih terbuka kesempatan untuk memenangkan duel tersebut dengan catatan menyapu bersih disisa partai.
Menanggapi hasil kemenangan ini, Satria menyatakan bahwa dalam partai catur kilat saya memang berpeluang menang.
"Mudah mudahan dalam catur kilat yang bakal digelar besok (Sabtu, 5-9-26) menyapu bersih kemenangan. Walau Dau sangat bagus bermain di catur kilat. Guna mempersiapkan pertarungan besok, malam ini mempelajari partai-partai yang telah dimainkan Dau.
Salah satunya dia pernah mengalahkan Grand Master Super Hikaru Nakumura, kendati pertarungannya lewat online. Namun bagaimamanapun saya perlu mewaspadainya," kata Satria kepada olahragainline.com, usai mengalahkan Dau.
Satria menambahkan pertarungan yang tersisa tidak membuat terbebani. "Saya main saja, nothing to lose. Ada kesempatan menang langsung saya gas," tegas Satria optimis. (Jordan)