Sporty Magazine official website | Members area : Register | Sign in

BOLA NASIONAL

BOLA INGGRIS

POPULER

SOROTAN

SEA GAMES

Novendra Menang dari Yoseph, Namun Gagal Juara

Minggu, 08 Maret 2026


Ket foto: Para Juara di Kelompok Open Putra Diabadikan bersama Ketua Umum PB Percasi GM Utut Adianto.


Untuk kesekian kalinya Pecatur IM Yoseph Taher (2495) kembali berjaya di Turnamen Catur Cepat Ramadan Cup 2026. Ini bukan kali pertama Yoseph yang berasal dari Jawa Barat  menjadi yang terbaik. Di ajang-ajang serupa sebelumnya, ia juga menjuarai turnamen Ramadan, namun di kategori kilat.

Pada Ramadan kali ini, Yoseph tampil di kelompok Open. Selama 9 babak yang dijalani, pecatur berkacamata ini sukses menjadi yang terdepan usai mengumpulkan 8 poin. Ia hanya kalah sekali dari Grand Master (GM) Novendra Priasmoro pada ronde 9.

Adapun Novendra menjadi runner up di kelompok ini dengan koleksi 8 poin. Di urutan ketiga ada IM Gilbert Elroy Tarigan yang juga mengoleksi 8 poin. Di kategori ini, Yosepk dinyatakan sebagai juara karena unggul solkof.

Bagi Yoseph, hasil juara yang diraihnya bukan hal yang mudah. Ia mengaku harus berjuang keras, apalagi banyak pesaing kuat, baik pecatur senior maupun junior. “Pastinya banyak pemain muda berbakat. Banyak orang tua, senior-senior yang bermain di sini. Saya merasa tertantang untuk bisa menahan mereka. Kira-kira jadinya saya berjuang, babak demi babak, dan akhirnya saya meraih juara,” kata Yoseph usai penutupan turnamen di Wisma Kemenpora Jakarta, Minggu 8 Maret 2026.

Mengenai pertemuan krusial, Yoseph menyebut lawan Gabian Glen di ronde ke-8 yang paling menguras pikiran. “Nah, babak ke-8 sih sebenarnya, lawan Fabian Glen dari Bali. Karena sih poinnya cuma beda setengah, dan pasti deg-degan untuk bermain. Jadinya saya bermain aman, tapi lawan saya memaksa, dan akhirnya saya bisa menang. Jadi akhirnya, karena selisih ada satu poin, jadi saya merasa aman menjadi juara,” ungkapnya.

Sementara itu di Kategori Wanita, juaranya adalah WIM Shafira Devi Herfesa. Ia sukses menjadi yang terbaik setelah mengoleksi 7,5 poin. Sedangkan di urutan kedua dan ketiga, masing-masing ditempati WCM Clementia Adeline (7 poin), dan WFM Yemi Jelsen (6,5 poin).

Berikut Daftar Pemenang Turnamen Catur Cepat Ramadan Cup 2026: 

Kategori Open
1. IM Yoseph Taher (8 poin)
2. GM Novendra Priasmoro (8 poin)
3. IM Gilbert Elroy Tarigan (8 poin)

Kategori Wanita:
1. WIM Shafira Devi Herfesa (7,5 poin)
2. WCM Clementia Adeline (7 poin)
3. WFM Yemi Jelsen (6,5 poin)

Kategori U-16 (Junior Putra):
1. NM Kenny Horasino Bach (8 poin)
2. Almagro Hasian Gultom (7,5 poin)
3. Dhanvant (7 poin)

Kategori G-16 (Junior Putri): 
1. Alysha Putri Abdullah (8 poin)
2. Baby Benita Sabana (8 poin)
3. Arini Angelina Lovly (6,5 poin)

Catur Cepat Ramadhan Cup Diikuti Sebanyak 453 Pecatur

Sabtu, 07 Maret 2026


Hadirnya Turnamen Ramadhan Cup 2026 resmi yang secara resmi dibuka pada Sabtu (7/3/2026) di Wisma Karsa Pemuda Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Senayan, Jakarta. Membuat kompetensi catur semakin semarak.

 
Pasalnya event yang sudah menjadi agenda tetap PB Percasi diikuti ebanyak 453 pecatur dari 15 Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) ambil bagian dalam ajang tahunan tersebut.

Tingginya minat peserta membuat kapasitas ruangan pertandingan terisi penuh. Ketua Panitia Pelaksana, Nana Pujalaksana, mengatakan jumlah peserta tahun ini bahkan sudah mencapai batas maksimal yang dapat ditampung panitia.

“Total peserta ada 453 orang dan ini sudah menyentuh kapasitas maksimal ruangan. Kategori Open menjadi yang paling banyak diminati dengan 340 peserta,” kata Ketua Panpel  Nanang Pujalaksana saat ditemui di lokasi pertandingan, Sabtu (7/3).

Selain kategori Open, turnamen juga mempertandingkan kategori usia dan khusus wanita. Tercatat 67 peserta berlaga di kategori U-16, sebanyak 36 pecatur tampil di kategori wanita, serta 26 peserta di kategori U-17.

Menurutnya, Ramadhan Cup 2026 menggunakan format catur cepat dengan waktu 10 menit ditambah increment tiga detik per langkah. Pertandingan digelar selama dua hari dengan total sembilan babak. Hari pertama memainkan empat babak, sementara hari terakhir pada Minggu (8/3/2026). Mempertandingkan lima babak. 

“Kami menggunakan sistem catur cepat 10 menit plus increment tiga detik. Pertandingan dibagi menjadi empat babak pada hari Sabtu dan lima babak penentuan pada hari Minggu,” ujarnya.
Menariknya, turnamen ini diikuti pecatur lintas generasi. Peserta termuda bahkan tercatat baru berusia enam tahun dan berasal dari Jawa Barat.

Acara pembukaan turnamen turut dihadiri Wakil Ketua Umum V Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Tursandi Alwi serta anggota DPRD Jawa Tengah Sugeng Prasojo.

Dalam sambutannya, Tursandi menyampaikan apresiasi kepada Pengurus Besar Percasi yang konsisten menggelar kompetisi untuk menjaga ekosistem prestasi catur nasional.

“KONI mengapresiasi setinggi-tingginya dedikasi Percasi yang terus menggulirkan turnamen untuk melahirkan pecatur hebat. Catur memiliki potensi besar karena bisa dimainkan oleh semua kalangan usia tanpa batasan fisik yang ketat,” kata Tursandi.

Dalam kesempatan yang sama Ketua Umum PB Percasi, Grand Master (GM) Utut Adianto, yang membuka langsung turnamen tersebut, menyebut Ramadhan Cup memiliki nilai historis bagi perkembangan catur Indonesia. Ia mengungkapkan ajang ini pertama kali digelar pada 2002.

Menurut Utut, Ramadhan Cup juga kemungkinan menjadi turnamen terakhir yang berlangsung pada masa kepengurusannya yang akan berakhir pada April mendatang.

“Ramadhan Cup digagas sejak 2002. Catur menjadi salah satu olahraga yang tetap bisa dimainkan intens selama Ramadhan tanpa mengganggu ibadah puasa atlet,” ujar Utut.

Ia menegaskan turnamen tersebut bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga wadah silaturahmi bagi komunitas pecatur dari berbagai daerah.

“Selain prestasi, ini juga menjadi ruang silaturahmi bagi para pecatur dan penghobi catur dari seluruh Indonesia,” kata dia. Utut pun berharap kepengurusan Percasi berikutnya tetap mempertahankan Ramadhan Cup sebagai agenda tahunan.

“Saya berharap pengurus baru Percasi nanti bisa terus melanjutkan Ramadhan Cup sebagai agenda tetap,” ucapnya.

Turnamen tahun ini juga diramaikan kehadiran sejumlah pecatur papan atas nasional. Di antaranya Grand Master Novendra Priasmoro, International Master Elroy Tarigan, hingga pecatur veteran legendaris Cerdas Barus dan Ramdani.

Untuk mendukung kenyamanan peserta yang menjalankan ibadah puasa, panitia menyiapkan sekitar 500 paket buka puasa yang akan dibagikan di lokasi pertandingan.(Jordan)

Perolehan Medali Emas semenara SEA Games 2025

Sabtu, 20 Desember 2025


Kontingen Indonesia kembali menunjukkan performa impresif dengan menambah 11 medali emas pada ajang SEA Games 2025, Sabtu pagi WIB. Tambahan tersebut membuat Indonesia semakin mantap bertengger di posisi kedua klasemen sementara perolehan medali.

Rangkaian emas hari Jumat dibuka dari cabang triathlon. Martina Ayu Pratiwi tampil gemilang dengan merebut podium tertinggi di nomor individual putri. Hasil itu menambah koleksi pribadinya menjadi lima emas dan dua perak sepanjang SEA Games 2025.

Masih dari triathlon, Rashif Amila Yaqin memastikan lagu Indonesia Raya berkumandang setelah keluar sebagai juara di nomor individual putra.

Prestasi berlanjut di cabang perahu naga. Tim Indonesia tampil dominan dengan menyabet emas pada nomor perahu kecil 500 meter, lalu kembali berjaya di nomor perahu standar campuran 500 meter.

Sementara itu, dari lapangan tenis, pasangan Aldila Sutjiadi dan Janice Tjen mengamankan medali emas ganda putri usai menjadi yang terbaik di partai final.

Koleksi emas Indonesia kian lengkap setelah tim voli putra, yang diperkuat Bintang Akbar dan rekan-rekan, sukses menuntaskan laga pamungkas dan naik ke podium tertinggi.

Dengan capaian ini, Indonesia kian percaya diri menatap sisa pertandingan dan terus menekan persaingan di papan atas klasemen SEA Games 2025.

Tim Putri Catur Indonesia Berjaya di SG Bangkok 2025

Kamis, 18 Desember 2025


Tim Catur Indonesia akhirnya sukses merebut medali emas di ajang SEA Games 2025, Thailand. 

Medali emas pertama tersebut diraih Tim Putri Indonesia dari nomor Catur Cepat ASEAN Quadruples (ASEAN Chess Women Team Rapid Quadruples) setelah menaklukkan Vietnam dengan skor 2,5-1,5 di babak final yang berlangsung di The Bazaar Hotel, Selasa (16/12/2025).

Kabar gembira ini disampaikan oleh Pelatih Kepala Tim Catur SEA Games 2025 Indonesia Kristianus Liem. Ia menyebut (WIM) Laysa Latifah menjadi goal getter yang memastikan kemenangan Indonesia atas Vietnam.

Di nomor ini Tim Putri Indonesia diperkuat lima pecatur terbaik yakni Women Grand Master-Internasional Master (WGM-IM) Irene Kharisma Sukandar, WGM-IM Medina Warda Aulia, WGM Dewi Ardhani Anastacia Citra, Women Internasional Master (WIM) Laysa Latifah dan WIM Chelsie Monica Sihite.

Pertandingan nomor Catur Cepat Asean Quadruples menggunakan format empat lawan empat dengan satu pemain cadangan. 

Selain merebut medali emas, Tim Catur Indonesia juga mendapat tambahan satu medali perunggu dari nomor Catur Cepat Asean Quadruples Putra. Perjuangan Tim Putra Indonesia yang diperkuat IM Aditya Bagus Arfan, IM Nayaka Budhidharma, IM Satria Duta Cahaya, IM Azarya Jodi Setyaki dan IM Gilbert Elroy Tarigan untuk menembus babak final kandas usai dikalahkan Thailand di semi final.

Dengan tambahan medali yang diraih hari ini, maka total medali yang dikemas Tim Catur Indonesia menjadi 1 emas, 1 perak dan 2 perunggu. 

GM Susanto Megaranto Cs masih berpeluang menambah pundi-pundi medali emas karena cabor catur SEA Games 2025 masih menyisakan empat nomor pertandingan dari total delapan nomor yang dipertandingkan. (Jordan)

BOLA JERMAN

FIGUR

TINJU

RAKET

BASKET