Sporty Magazine official website | Members area : Register | Sign in

BOLA NASIONAL

BOLA INGGRIS

POPULER

SOROTAN

SEA GAMES

Main Olahragaonline.com

Drawing dan TM Bergulir Maka Resmilah Kejuaraan Sepakbola KASAU Cup 2026

Sabtu, 19 September 2026


Ket foto:Para peserta Piala KASAU setelah mengikuti sesi drawing dan TM. (AU/TPA)

Satu lagi gelaran event bergengsi bergulir di tanah air, yakni, Kejuaraan Sepak Bola Nasional Piala Kasau Cup Angkasa Open 2026 memasuki babak baru.​Kurang dari sepekan menjelang pelaksanaan, seluruh peserta menjalankan technical meeting (TM) dan pengundian (drawing) grup. Sebanyak 28 tim dipastikan berpartisipasi dalam ajang ini pada dua kategori usia, yaitu U-16 dan U-18. 

Penentuan grup peserta dihadiri secara daring melalui Zoom Meeting dan luring di Makoopsudnas Halim AU, Jakarta Timur, pada Jumat (18/9/2026).

​Kegiatan ini merupakan bentuk perhatian TNI AU sekaligus perayaan HUT ke-81 TNI untuk mendekatkan diri kepada masyarakat melalui olahraga. Sepak bola menjadi alat pemersatu bangsa. Meskipun baru pertama kali diselenggarakan oleh Kasau, tanggapan positif dan antusiasme peserta sangat tinggi, bahkan ada yang datang dari berbagai provinsi di Indonesia.

​"Ke depan, kalau ini berjalan sukses dan lancar, tentu akan menjadi agenda multievent setiap tahun. Diawali peserta yang datang dari Bangka Belitung, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Banten, Lampung, dan Jakarta.

"Ini mengawali hal yang baik," jelas Ketua Pelaksana Kasau Cup Angkasa Open, Kolonel Sus Sukahar Adhi.

​Sesi TM dan drawing menjadi hal yang paling ditunggu oleh seluruh peserta. Pada sesi TM, terdapat perubahan regulasi berupa penambahan menit bermain pada dua kelompok umur (KU-16 dan KU-18).

Terdapat pula ketentuan khusus bagi peserta dalam menjalani rangkaian pertandingan, seperti penyaringan (screening) pemain dan pemenuhan persyaratan dokumen.

​Hal yang menarik dari sesi drawing adalah jadwal pertandingan langsung dikeluarkan berbarengan dengan pembagian grup, meskipun pelaksanaan pertandingan baru dimulai empat hari ke depan.

​"Kegiatan Kasau Cup Angkasa Open ini diinisiasi oleh Kaskoopsudnas selaku Ketua PSAU dan didukung penuh oleh Kepala Staf Angkatan Udara, Marsekal TNI M. Tonny Harjono," tegasnya.

​Sementara itu, melalui Zoom Meeting dari Nagoya, Jepang, Penanggung Jawab Kasau Cup Angkasa Open 2026 sekaligus Kaskoopsudnas, Marsekal Muda TNI Dr. Ir. Purwoko Aji Prabowo, M.M., M.D.S., mengumumkan bonus serta  total hadiah bagi para juara.

​"Turnamen ini menyiapkan bonus juara dengan total hadiah sebesar Rp200 juta," ujarnya. (Jordan)

​Berikut pembagian grup peserta KASAU CUP ANGKASA OPEN 2026:

​KU 16 :

​    Grup A

​1. FFS

​2. Tunas Merah Putih

​3. Babek FA

​4. Simano Lampung

​    Grup B

​1.Asti Semarang

​2. KONI Allstar

​3. Mastabe FA

​4. R Soccer

​    Grup C

​1. Pemuda Jaya

​2. Jatim Rajawali

​3. Asti Kudus

​4. JAS

​    Grup D

​1. Euro Champ

​2. Jatim Garuda

​2 PSAU Angkasa Junior

​4. Gara Soccer School

    KU-18

​    Grup A

​1. KONI Allstar

​2. Gara Soccer School

​3. Farama

​Grup B

​1. PSAU Angkasa Junior

​2. Ocean Stars

​3. Zentury

​Grup C

​1. Batalyon FA

​2. Jalal Jali Academy

​3. Real Baghdad Babel

​Grup D

​1. Diklat ISA

​2. Pemuda Jaya

​3. Mastabe FA. 

Tim Catur Putra Indonesia Kalah Tipis 1,5-2,5 dari Unggulan Kedua India

Jumat, 18 September 2026

Hasil Babak Kedua 46th FIDE Chess Olympiad 2026 Tim Putra Kalah Tipis. Tim putri Menang 

Ket foto: Kegigihan para Arjuna Indonesia Membuat Pecatur India ketar-ketir. Sehingga para pecatur Indonesia tak gampang dikalahkan Raksasa India.


Samarkand - Seperti sudah diperkirakan sejak awal, sebelum pertandingan, bahwa Tim Catur Indonesia akan dipastikan kalah melawan raksasa kuat India.

Namun Tim catur putra kita memberikan perlawanan yang berjuang tanpa mengenal rasa takut. Terbukti hasilnya tak mengecewakan. Tim catur putra Indonesia hanya  dengan skor tipis 1,5-2,5 pada babak kedua 46th FIDE Chess Olympiad 2026 di Samarkand, Uzbekistan, Kamis (17/9/2026).

Meski kalah secara agregat, Indonesia memberikan perlawanan kuat kepada India yang datang sebagai unggulan kedua kategori Open sekaligus juara bertahan Olimpiade. Dari empat papan yang dipertandingkan, tiga pecatur Indonesia berhasil mengamankan hasil imbang menghadapi pemain-pemain papan atas India.

Hasil tersebut sekaligus menunjukkan ketatnya pertandingan Indonesia menghadapi salah satu tim terkuat dalam turnamen yang mempertemukan 208 tim kategori Open dari berbagai negara.

       Diluardugaan Susanto Tahan       Praggnanandhaa

Hasil penting diperoleh GM Susanto Megaranto (rating 2488) di papan pertama. Menghadapi GM R Praggnanandhaa (2761), Susanto mampu mempertahankan posisinya hingga berakhir dengan remis.

Sementara satu-satunya kemenangan India diraih Nihal Sarin atas Arif Abdul Hafiz. Skor akhirnya menjadi Indonesia 1,5-2,5 India.


Dari laporan Chess.com mencatat bahwa India hanya mampu mengamankan kemenangan pertandingan setelah Nihal membalikkan posisi yang sempat sangat menguntungkan Arif. 

Bahkan, Arif yang memiliki rating sekitar 290 poin lebih rendah sempat berada dalam posisi unggul sebelum Nihal menemukan rangkaian taktik yang membalikkan keadaan. Pahlawan si Rambut Jabrik Yang paling menyita perhatian adalah duel si Rambut Jabrik, Satria Duta Cahaya melawan Gukesh.

Pecatur Indonesia berusia 18 tahun itu mampu menahan juara dunia yang saat ini memiliki rating 2703. Pertandingan tersebut menggunakan Sicilian Defense, Kan Variation, dan berakhir remis. FIDE bahkan menyebut Satria sebagai salah satu pahlawan pertandingan Indonesia-India setelah mampu menahan Gukesh, sekaligus mengutip pernyataannya seusai pertandingan.


Berikut hasil lengkapnya, Susanto Megaranto bermain remis melawan Praggnanandhaa, Satria Duta Cahaya remis dengan Gukesh, dan Nayaka Budhidharma remis melawan Vidit,

Sementara satu-satunya kemenangan India diraih Nihal Sarin atas Arif Abdul Hafiz. Skor akhirnya menjadi Indonesia 1,5-2,5 India.

Ket foto: Tim Catur Putri Indonesia Raih Kemenangan kedua saat bersua Aljazair pada Olimpiade Catur di Samarkand, Uzbekistan pada Kamis (17-9-2026)

Sementara itu Tim putri Indonesia kembali mencatat hasil positif pada 46th FIDE Chess Olympiad 2026 di Samarkand, Uzbekistan. Menghadapi Aljazair pada babak kedua, Kamis (17/9/2026), skuad Merah Putih berhasil meraih kemenangan meyakinkan dengan skor 3--1.

Kemenangan tersebut diraih melalui dua kemenangan dan dua hasil imbang. WIM Laysa Latifah dan WIM Shafira Devi Herfesa menjadi penyumbang poin penuh bagi Indonesia, sementara WIM Diajeng Theresa Singgih dan WIM Ummi Fisabilillah masing-masing mengamankan setengah poin.

Komposisi pemain pada papan putri Indonesia persis sama seperti pada babak pertama untuk menghadapi Aljazair:

 Diajeng melawan WIM Hayat Toubal, Laysa menghadapi WFM Chahrazad Djerroud, Shafira bertemu WIM Lina Nassr, dan Ummi menghadapi WFM Rania Nassr.

Di papan kedua, WIM Laysa Latifah (2213) tampil impresif menghadapi WFM Chahrazad Djerroud (1932).

Laysa berhasil mengendalikan jalannya permainan dan akhirnya mencatat kemenangan 1--0. Hasil tersebut menjadi salah satu titik penting bagi Indonesia untuk membangun keunggulan dalam pertandingan beregu tersebut.

Dengan kemenangan ini, Laysa mengoleksi dua kemenangan dari dua pertandingan pada dua babak awal Olimpiade Samarkand 2026.

Kemenangan kedua Indonesia datang dari papan ketiga.

WIM Shafira Devi Herfesa (2130) berhasil mengalahkan WIM Lina Nassr (2071) dengan skor 1--0.

Partai berlangsung hingga memasuki fase akhir permainan sebelum Shafira memastikan kemenangan. Dengan hasil tersebut, Shafira juga mencatat dua kemenangan dari dua pertandingan yang telah dimainkannya di Olimpiade.

Dua kemenangan Laysa dan Shafira membuat Indonesia mengamankan dua poin penuh dari papan kedua dan ketiga.

Sementara itu,  WIM Diajeng Theresa Singgih (2280) yang tampil di papan pertama harus puas dengan hasil remis 0,5-0,5 menghadapi WIM Hayat Toubal (1888). Singgih (2280) yang tampil di papan pertama harus puas dengan hasil remis 0,5-0,5 menghadapi WIM Hayat Toubal (1888).

Kemenangan Tim Putri Indonesia 3-1 atas Aljazair melanjutkan start positif tim putri Indonesia di Samarkand.

Pada babak pertama, Indonesia juga tampil sempurna dengan mengalahkan Timor-Leste 4--0. Diajeng, Laysa, Shafira dan Ummi semuanya meraih kemenangan pada pertandingan tersebut.

Artinya, setelah dua babak, empat pemain utama Indonesia yang diturunkan pada dua pertandingan tersebut belum mengalami kekalahan.

Ujian berat sudah menanti di babak ketiga saat bersua tuan rumah Uzbekistan pada Jumat (18-92026). (Jordan) 

Berikut jadwal pertandingan Tim Catur Indonesia di babak ketiga: 



  •   

Tim Catur Indonesia Menang dari Ghana di Olimpiade Catur

Kamis, 17 September 2026

Ket foto: Tim Catur Putra Indonesia Menang mudah atas Ghana di babak pertama di Kejuaraan Olimpiade Catur di Uzbekistan. 

Tim catur putra Indonesia mengawali perjuangannya pada Olimpiade Catur ke-46 (46th FIDE Chess Olympiad) Samarkand 2026 dengan hasil meyakinkan. 

Pada babak pertama yang dimainkan Rabu, 16 September 2026, Indonesia berhasil mengalahkan Ghana dengan skor telak 4-0. 

Hasil tersebut juga dikonfirmasi oleh PB Percasi melalui laporan pertandingan babak pertama. Baca Juga: Olimpiade Catur 2024 di Budapest: Indonesia Turunkan Kolaborasi Tim Junior dan Senior Pertandingan Indonesia melawan Ghana berlangsung di EXPO Center, Silk Road Complex, Samarkand, Uzbekistan, yang menjadi lokasi utama Olimpiade Catur 2026. 

 Babak pertama dimulai pukul 15.00 waktu setempat atau sekitar 17.00 WIB. FIDE mencatat bahwa pertandingan babak pertama Olimpiade Catur 2026 secara keseluruhan dimulai tepat pukul 15.00 waktu Samarkand. 

Dalam pertandingan tersebut, GM Susanto Megaranto yang tampil di papan pertama berhasil mengalahkan pecatur Ghana FM Hasford John Kojo dengan rating 1.905. Susanto yang memiliki rating 2.488 mencatat kemenangan 1-0. 

Kemenangan di papan pertama ini menjadi pembuka bagi hasil sempurna Indonesia atas Ghana. Pada papan kedua, IM Gilbert Elroy Tarigan juga menyumbangkan satu angka setelah menundukkan CM Bernard Anhwere. Gilbert yang memiliki rating 2.416 menghadapi pemain Ghana dengan rating 1.965 dan berhasil menang 1-0. 

Dengan kemenangan tersebut, Indonesia sudah unggul 2-0 dari empat pertandingan yang dimainkan secara bersamaan. Dua angka berikutnya diperoleh IM Arif Abdul Hafiz di papan ketiga dan IM Satria Duta Cahaya di papan keempat. Arif Abdul Hafiz, dengan rating 2.428, mengalahkan CM Cephas Clinton Fomevor yang memiliki rating 1.926.

Sementara Satria Duta Cahaya, rating 2.412, menang atas Prince Akpa yang memiliki rating 1.855. Kedua partai berakhir 1-0 sehingga Indonesia menyapu bersih seluruh empat papan dengan skor akhir 4-0. Susunan tim putra Indonesia pada pertandingan babak pertama tersebut terdiri atas Susanto Megaranto, Gilbert Elroy Tarigan, Arif Abdul Hafiz, dan Satria Duta Cahaya. Tim Indonesia juga memiliki IM Budhidharma Nayaka sebagai pemain kelima/cadangan dalam susunan tim, sementara Kristianus Liem tercatat sebagai kapten tim. Rata-rata rating lima pemain Indonesia dalam daftar tim tercatat 2.436. Kemenangan 4-0 ini menjadi modal awal bagi Indonesia dalam turnamen yang berlangsung 15–27 September 2026 tersebut.

 Olimpiade Catur Samarkand diikuti 207 tim pada nomor Open dan 191 tim pada nomor Women. Kompetisi menggunakan sistem Swiss dalam 11 ronde, sehingga setiap pertandingan berikutnya akan menjadi tantangan baru bagi tim Indonesia. FIDE sendiri mencatat bahwa banyak tim unggulan juga membuka turnamen dengan kemenangan besar pada babak pertama. 

Ket foto:Tim Catur Putri juga memetik hasil sempurna di babak pertama saat bersua Timor Leste 4-0. 

Sukses tim putra ternyata diikuti tim putri setelah melibas Timor Leste dengan telak 4-0. Adapun susunan pemain yang dimenurunkan empat pecatur pada pertandingan perdana tersebut. Di papan pertama, WIM Diajeng Theresa Singgih yang memiliki rating 2.280 menghadapi Maria Soares de Araujo dari Timor Leste dengan rating 1.724.

Diajeng berhasil mengamankan kemenangan sehingga Indonesia mendapatkan angka pertama. Di papan kedua, WIM Laysa Latifah (2.213) menghadapi Sonizia A. Tilman da Silva (1.675) dan juga berhasil menang.

Dengan demikian, Indonesia unggul 2-0 setelah dua papan pertama selesai.  Kemenangan Indonesia kemudian dilengkapi oleh WIM Shafira Devi Herfesa di papan ketiga. Shafira yang memiliki rating 2.130 berhadapan dengan Elfiana dos Santos dari Timor Leste yang memiliki rating 1.674.

Dua partai lainnya berhasil disumbangkan oleh Laysa dan Ummi Salsabila. Untuk melengkapi kemenangan Indonesia menjadi 4-0 atas Timor Leste. Di babak kedua nanti tim  putri akan berhadapan dengan Ghana. Sementara untuk putra sudah menanti lawan terberat yang masuk dalam unggulan atas yakni Tim Putra India. (Jordan)

Berikut Jadwal babak kedua putra bersua India dan putri bertemu Ghana:



Modern Pentathlon Siap Digelar di Yogyakarta

Selasa, 08 September 2026

Ket foto: Ketua Umum PP MPI Marsda TNI Purwoko Aji Prabowo menyampaikan kesiapan PP MPI menyambut Kejuaraan Modern Pentathlon Piala Panglima TNI 2026 di AAU Yogyakarta sekaligus persiapan lima atlet Indonesia menuju Asian Games 2026 Aichi-Nagoya. 

JAKARTA – Pengurus Pusat Modern Pentathlon Indonesia (PP MPI) menyambut positif pelaksanaan Kejuaraan Modern Pentathlon Piala Panglima TNI 2026 yang akan berlangsung pada 23-25 September 2026 di Akademi Angkatan Udara (AAU), Yogyakarta.

Kejuaraan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 TNI Tahun 2026. Ajang ini sekaligus menjadi momentum bagi PP MPI untuk memperkuat pembinaan atlet modern pentathlon sekaligus memperkenalkan olahraga tersebut kepada generasi muda.

Ketua Umum PP MPI, Marsekal Muda (Marsda) TNI Purwoko Aji Prabowo, menyampaikan apresiasinya atas kepercayaan yang diberikan kepada modern pentathlon untuk menjadi salah satu cabang olahraga dalam rangkaian perayaan HUT TNI ke-81.

Purwoko menyampaikan hal tersebut saat mendampingi Panglima Komando Operasi Udara Nasional (Pangkoopsudnas) Marsekal Madya TNI Minggit Tribowo memberikan keterangan kepada awak media.


Menurutnya, keterlibatan modern pentathlon dalam kejuaraan Piala Panglima TNI 2026 menjadi kehormatan sekaligus kesempatan untuk memperluas pembinaan olahraga yang masuk dalam cabang olahraga Olimpiade tersebut.

“Merupakan suatu kehormatan Modern Pentathlon menjadi satu dari lima cabang olahraga yang dipertandingkan dalam rangkaian peringatan HUT TNI 2026,” ujar Purwoko.

Ia menegaskan, PP MPI akan terus mendorong pembinaan atlet agar modern pentathlon tidak hanya menghasilkan prestasi olahraga, tetapi juga membentuk karakter generasi muda.

“Sebagai Olympic sport, kami di PP MPI terus menggemakan pembinaan agar Modern Pentathlon dapat membangun karakter generasi muda yang berdisiplin tinggi, memiliki daya juang tinggi, serta stamina tangguh untuk menjadi juara,” katanya.

Kejuaraan Modern Pentathlon Piala Panglima TNI 2026 akan mempertandingkan kategori senior serta U-19 putra dan putri. Peserta akan berkompetisi dalam sejumlah nomor yang menguji kemampuan fisik, teknik, daya tahan, hingga konsentrasi.

Nomor pentathlon mengintegrasikan lima disiplin olahraga, yakni lari, renang, anggar, obstacle, dan menembak. Sementara itu, nomor triathle memadukan tiga disiplin, yaitu lari, menembak, dan renang.

Adapun nomor biathle mengombinasikan dua disiplin olahraga, yakni lari dan renang. Kombinasi berbagai disiplin tersebut membuat modern pentathlon dikenal sebagai olahraga yang menuntut kemampuan atlet secara menyeluruh.



Ketua Umum PP MPI Marsda TNI Purwoko Aji Prabowo menyampaikan kesiapan PP MPI menyambut Kejuaraan Modern Pentathlon Piala Panglima TNI 2026 di AAU Yogyakarta sekaligus persiapan lima atlet Indonesia menuju Asian Games 2026 Aichi-Nagoya. 

Selain menjadi arena kompetisi, Kejuaraan Modern Pentathlon Piala Panglima TNI 2026 juga membuka peluang bagi atlet muda berprestasi untuk melanjutkan karier di lingkungan TNI.

PP MPI menyatakan siap memfasilitasi para juara kategori U-19 yang memiliki minat untuk meniti karier sebagai anggota TNI melalui jalur prestasi.

“Kami membuka kesempatan bagi para juara di kategori U-19, jika tertarik bergabung menjadi anggota TNI, akan coba kami fasilitasi. Kesempatan dari Panglima TNI ini terbuka lebar bagi bibit-bibit muda berprestasi,” tegas Purwoko.

Menurutnya, perhatian TNI terhadap atlet berprestasi bukan sekadar wacana. Ia mencontohkan atlet yang sukses menyumbangkan medali bagi Indonesia pada SEA Games dan berstatus sebagai anggota Bintara TNI sebelumnya memperoleh apresiasi berupa kesempatan mengikuti sekolah pembentukan perwira.

Di sisi prestasi, Modern Pentathlon Indonesia juga tengah mempersiapkan diri menghadapi persaingan internasional. Setelah menyumbangkan satu medali emas, tiga perak, dan satu perunggu pada SEA Games, PP MPI kini mengarahkan fokus ke Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, Jepang.

Sebanyak lima atlet Indonesia dipastikan lolos untuk tampil pada Asian Games 2026. Mereka terdiri dari tiga atlet putri dan dua atlet putra.

Kelima atlet tersebut adalah Samuel dan M Ifsan dari sektor putra. Sementara dari sektor putri terdapat Sri Wahyuni, Inayah Qualby, dan Caroline Bangun.

Kelima atlet tersebut telah menjalani Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) secara intensif di Yogyakarta sejak Maret 2026. Persiapan panjang itu diharapkan dapat meningkatkan kesiapan fisik, teknik, mental, dan strategi sebelum menghadapi persaingan di Asian Games.

Purwoko menyadari persaingan di Aichi-Nagoya tidak akan mudah. Indonesia akan menghadapi sejumlah negara yang memiliki kekuatan besar dalam modern pentathlon, seperti Jepang, Korea Selatan, China, Kazakhstan, dan Uzbekistan.

“Persaingan di Asian Games nanti jelas sangat berat, terutama dari negara-negara kuat seperti Jepang, Korea Selatan, China, Kazakhstan, dan Uzbekistan,” ujarnya.

Meski demikian, ia optimistis persiapan yang telah dilakukan sejak Maret dapat menjadi modal penting bagi para atlet Indonesia.

“Dengan persiapan matang sejak Maret lalu, kami berharap para atlet dapat tampil optimal dan membawa pulang medali untuk mengharumkan nama bangsa. Kami mohon doa restu dari seluruh masyarakat Indonesia,” tandasnya. (Jordan)

BOLA JERMAN

FIGUR

TINJU

RAKET

BASKET