Pecatur DKI Jakarta Master Internasional (MI) Satriya Duta Cahaya (2345) tinggal selangkah lagi meraih gelar bergengsi katagori open Kejuaraan Nasional Catur ke-51 tahun 2026 memimpin sendirian dengan 8 point hingga babak 8.
Satriya Duta yang juga skuad tim Olimpiade Catur Indonesia tampil mengesankan meraih full point setelah dibabak 8 menundukkan sesama pecatur Jakarta MI Azarya Jodi Setyaki, dan tinggal membutuhkan hasil remis menghadapi MN Hudallah dari Lampung pada babak 9 di Aula UIN Serang, Banten Rabu (28/10/2026).
Posisi pecatur muda Satriya Duta dipastikan tidak terkejar oleh pecatur DKI Jakarta lainnya GM Novendra Priasmoro membayangi diurutan kedua mengumpulkan 7 point. Novendra babak 8 kemarin memainkan buah putih raih 1 point usai menang atas MN Stevanky dari Jawa Barat.
Melihat hasil sementara Kejurnas ini, Sekjen PB Percasi, Nanang Pujalaksana menyatakan hasil yang dicapai Satriya Duta pada Kejurnas Catur kali ini sangat mengesankan karena mampu meraih full point pada katagori open dengan persaingan ketat.
"Yang pasti penampilan Satriya Duta tetap terjaga setelah sebelumnya tampil impresif saat memperkuat tim Olimpiade Catur Indonesia. Jika tahun ini dia mampu meraih gelar juara meningkatkan posisinya sebagai pecatur nasional, apalagi di tahun 2025 lalu sukses sebagai juara katagori U-19," ungkap Nanang.
Sementara pada katagori putri, skuad Olimpiade Catur asal Daerah Istimewa Yogyakarta MiW Shafira Devi Herfesa memimpin sendirian dipuncak klasemen dengan 7,5 point hingga babak 8. Membayangi Shafira diposisi kedua pecatur DKI Jakarta WCM Thedora Paulina Walukow dengan 7 point.
Pecatur Jakarta lainnya yang baru saja meraih gelar Grand Master Wanita, Lasya Latifah dan MIW Ummi Fisabililah babak 8 sama-sama mengumpulkan point 6 berada urutan 3 hingga 4.
963 pecatur dari 32 Provinsi berlaga pada Kejuaraan Nasional Catur ke-51 tahun 2026 yang berlangsung sejak 23 sampai 29 Oktober juga memainkan 14 katagori lainnya. (Jordan)
.jpeg)