Sporty Magazine official website | Members area : Register | Sign in

BOLA NASIONAL

BOLA INGGRIS

POPULER

SOROTAN

SEA GAMES

Main Olahragaonline.com

Tampilkan postingan dengan label Pacuan Kuda. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pacuan Kuda. Tampilkan semua postingan

PP Pordasi Ancam Boikot Asian Games, Jika Pulomas Diganti Fungsi

Senin, 02 Mei 2016

PENGURUS Pusat Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (PP Pordasi) tampaknya sudah kehilangan kesabaran menghadapi sikap PT Pulomas Jaya yang ngotot ingin menghilangkan arena pacuan kuda Pulomas Jakarta. PT Pulomas Jaya adalah perusahaan milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang mendapat tugas untuk mengembangkan venue equestrian dalam rangka perhelatan Asian Games 2018.

Jika PT Pulomas Jaya tetap mengabaikan keberatan Pengprov Pordasi DKI yang menolak penghilangan pacuan kuda, maka PP Pordasi mengancam akan memboikot Asian Games 2018.

"Kalau PT Pulomas Jaya tetap pada keputusannya menghilangkan arena pacuan kuda maka atlet berkuda binaan PP Pordasi tidak akan bertanding di Asian Games 2018," tegas Ketua Umum Pengprov DKI Jakarta, Alex Asmasoebrata kepada wartawan usai melakukan seremoni pengalungan medali bagi para pemenang kejuaraan pacuan kuda memperebutkan Piala Menpora di Pulomas Jakarta, Minggu (1/5).

Menurut Alex terkait keinginan untuk mempertahankan arena pacuan kuda Pulomas dan pentingnya koordinasi antara PT Pulomas Jaya dengan PP Pordasi dalam hal pengembangan venue equestrian, pihaknya sudah mencoba pendekatan ke semua pihak. Mulai dari Komisi X DPR RI hingga Kementerian Pemuda dan Olahraga.

"Kuda harus dikelola oleh orang kuda. Membongkar tempat ini tidak semudah itu. PT Pulomas tidak bisa merubah dengan seorang konsultan yang tidak jelas. Harusnya bertanya bertanya kepada PP Pordasi. Bagaimana aturan mainnya dan teknisnya?" tutur Alex.

Tetapi pada praktiknya, PT Pulomas Jaya mengabaikan kami dan langsung membuat maket yang sudah baku dan sifatnya harus dilaksanakan.

Menurut Alex, anggaran sebesar Rp 120 miliar dari APBD DKI Jakarta yang dialokasikan untuk pengembangan venue eqeustrian terlalu banyak. Dalam kalkulasinya, dengan anggaran sebesar Rp 60 miliar saja sudah cukup. "Emang yang bertanding orang PT Pulomas Jaya. Ini yang jadi konyol. Kalau Pordasi bilang tidak kan mubazir," tandasnya.

Apalagi federasi eqeustrian dunia (EFI), Asia (AEF) dan Dewan Olimpiade Asia (OCA) telah menginstruksikan melalui Komite Olimpiade Indonesia agar berkoordinasi dengan Pordasi dalam hal pengembangan venue equestrian untuk AG 2018.

"Kami sudah memberikan layout setelah itu kita lapor ke EFI dan AEF. Mereka akan mengapprove apakah diterima atau tidak," papar Alex. Alex mengaku sudah melaporkan situasi terkini dari proses pengembangan yang dilakukan PT Pulomas Jaya kepada EFI dan AEF.

Menurutnya informasi yang kami peroleh dari EFI dan AEF, layout yang diajukan PT Pulomas Jaya tidak disetujui. "Jikau sudah dikasih tahu masih jalan ya terserah mereka," tandas Alex. Jordan

Kuda King Runny Star Selangkah Lagi Raih Triple Crown

Selasa, 05 Mei 2015

SELANGKAH lagi Kuda King Runny Star menuju pencapaian supremasi tertinggi pacuan kuda berupa Piala Tiga Mahkota atau Triple Crown. Penghargaan Triple Crown akan disematkan jika King Runny Star bila berhasil merebut gelar di Kelas Derby 3 Tahun jarak 2000 meter pada final Kejurnas 2015 atau Indonesia Derby, 16 Agustus mendatang.

Piala Tiga Mahkota diberikan kepada kuda yang berhasil merebut gelar di tiga Derby dengan jarak tempuh berbeda, yakni Derby 3 Tahun dengan jarak 1200 meter, 1600 meter, dan 2000 meter. Hingga saat ini baru dua kuda yang mampu meraih gelar Triple Crown yakni Manik Trisula pada tahun 2002 dan Djohar Manik pada tahun 2014.
King Runny Star sudah merebut dua gelar, yakn pada Madura Derby yang digelar di Pulomas 8 Maret lalu, dan Derby pada Minang Derby, Minggu (3/5) juga di Pulomas. Sebagian besar lawan yang dikalahkan King Runny Star pada dua seri Piala Tiga Mahkota ini sama.

Hanya beberapa saja lawan baru di seri kedua, diantaramnya Tingker Bell, kuda milik Alex Asmasoebrata dari DKI Jaya yang juara Kelas 3 Tahun Remaja di Madura Derby. Sebagai pendatang baru Tingker Bell tampil cukup baik dengan menjejak di urutan ke-4. Namun, dua kuda yang membayangi King Runny Star juga melakukan lompatan yang baik.
Elingprigel Eclipse dari Eclipse Stud & Stable, Solo, kini berada di urutan kedua setelah di seri pertama menempati posisi ke-7 dari 12 peserta. Demikian juga dengan Sky Runner, dari Ra3Ya Stable, Pasuruan, menembus finis di urutan tiga dari posisi ke-10 di seri pertama.

Akankah King Runny Star menggapai Triple Crown, yang tahun lalu direbut Djohar Manik dari Tombo Ati Stable? “Itu target kami. Kami ingin ingin menebus kegagalan pada tahun 2006. Waktu itu, kuda kami, Super Maestro, luput mengambil Triple Crown setelah gagal merebut gelar di seri ketiga. Situasinya serupa dengan sekarang ini. King Runny Star sudah merebut dua gelar, tinggal satu gelar lagi. Semoga di seri berikutnya berhasil," ujar Halim, pemilik King Halim Stable kepada wartawan. (Jordan)


HASIL PACUAN MINANG DERBY/SERI 2 PIALA TIGA MAHKOTA, MINGGU (3/5/2015):

I. KELAS 2 TAHUN EKSTRA PERDANA-600 METER: 1. Ancer Ra3Ya (Jatim/Rio Alviano-Sinyo Pantow/H.Ismail M.Hasan, SE-Ra3Ya Stable Pasuruan), 2. Bless Esa (Sulut/T.Pantow-Michael Umboh/Ivana Stable), 3. Nezia KPI (Jabar/R.Nugraha-H.F.Saddak/Karissa & Karina Saddak)
II. KELAS 2 TAHUN PERDANA-600 METER: 1. Sagar Matha (Jabar/Stevi T-H.E.Kosasih/Asep Kurnia-AK71 Stable). 2. Power Eclipse (Jateng/M.Soleran-Rulliie Soleran/Ir.Iman Hartono-Eclipse Stable), 3. Sautama Queen KPI (Jateng/H.Suothi-Berty Sondakh/Ir.Kristianti Setiabudhi-Bagelen Stable);
III. KELAS 2 TAHUN PERDANA A/B-800 METER: 1. Faras Mega Star KP7 (Jatim/Mewengkang/Budianto Pangestu-Mega Star Stable), 2. Queen Reward (Jatim/N.Suryana-H.E.Kosasih/Ny.Silvana Sicilia-King Halim Stable), 3. Mina Sari (Jateng/J.Turangan-Berty Sondakh/Anira & Aniva-Sukun Stable);
IV. KELAS 2 TAHUN PEMULA C/D-800 METER: 1. Dragon Runner KP.5 (Jatim/Jemmy R-Edi Wowiling/Ny.Silvana Sicilia-King Halim Stable), 2. Princess Of Kandhi (Sumbar/T.Firmansyah-Iwan Kurniawan/H.Asrijal SE/Sawahlunto Stable), 3. Los Blancos G4 (Jateng/J.Turangan-Karsono/M.Ervan Ersan Rizal -Tombo Ati Stable);
V.KELAS 2 TAHUN PEMULA C/D-1000 METER: 1. Nay Nay (Jateng/N.Suryana-H.E.Kosasih/Ny.Jenny Erya-Janendra Stable), 2. Liberti Eclipse (Jateng/M.Soleran-Rullie Soleran/Ir.Iman Hartono-Eclipse Stable), 3. Lady Reston (Jatim/Elvis Singal-Johnny Rattu/Saiful & Lukman M.Rui-Bintang Madura Stable):
VI.KELAS 2 TAHUN PEMULA C/D KPI-1000 METER: 1. Sang Juara KPI (Jatim/M.Haris-M.Udis/H.Syakur--Cahaya Bulan Stable), 2. Pesona Muharam KPI (Jatim/S.Dedi-M.Udis/H.Safi'un-Menembus Batas Stable). 3. Abira (Jabar/S.Hidayat-H.E.Rosadi Ma'soem, SH-Manglayang Stable);
VII.KELAS 2 TAHUN PEMULA A/B KEL-2, 1200 METER: 1. Putra Pertiwi KP.5 (DIY/Riyanto-Dewo AT/Teguh Wahyudi-Argo Mulyo Stable). 2. Sanjungan Jiwa G4 (Jatim/Elvis Singal-J.Rattu/Saiful & Lukman M.Ru'I-Bintang Madura Stable), 3. Metalic Star G4 (Sumbar/Romi Soleran-Atrizal/H.Aidil Azwar-Nikita Stable);
VIII.KELAS 2 TAHUN PEMULA. A/B-1200 METER: 1. Jamilah Eclipse (Jateng/F.Lepah-Hens Rori/Ir.Iman Hartono-Eclipse Stable), 2. Nara Asmara (Sumbar/T.Firmansyah-Iwan Kurniawan/Ir.Faisal R-Rajawali Stable), 3. Raijin G3 (Jatim/Azis-Edi Wowiling/Cheng Kwok Kwai-Brother Silver Stable);
IX. KELAS 2 TAHUN PEMULA A/B KPI-1200 METER: 1. Waka Waka KPI (Sumbar/Romi Soleran-Yose Rizal Idris/H.Aidil Azwar-Nikita Stable). 2. Klening Kuning (Jatim/S.Dedi-M.Udis/H.Safi'un-Menembus Batas Stable), 3. Putri Madu Ireng KPI (Sumbar/T.Buyung-Yose Rizal Idris/H.Aidil Azwar-Nikita Stable);
X.KELAS 3 TAHUN EKSTRA REMAJA-1200 METER: 1.Singosari Ayu KPI (Jateng/.J.Turangan-Karsono/M.Ervan Ersan Rizal-Tombo Ati Stable), 2. Red Diamond Hill G3 (DKI Jaya-J.Septian-Iwan Kurniawan/Alfiyya Azzahra-Red Blues Stable). 3. Charlotta G4 (Jateng/A.Saepudin-H.E.Kosasih/Jeel);
XI.KELAS E-1200 METER (PRA PON): 1. Putra Sadewo (Jabar/E.Sonitan-H.F.Saddak/Karissa & Karina Saddak-Aragpn Stable), 2. Lasso Eclipse (Jateng/M.Soleran-Rullie Soleran/Ir.Iman Hartono-Eclipse Stable), 3. Bintang Mataram (DIY/Bidi Sondakh-Kusno/Bambang Seniaji, SH, MH-Bhayangkarta Stable);
XII. KELAS THB-HCP-1200 METER: 1. Songline Eclipse (Jateng/M.Soleran-Rullie Soleran/Ir.Iman Hartono-Eclipse Stable), 2. Alfa Romeo THB INA (Jatim/T.Pantow-Slamet Riyadi/H.Syakur-Cahaya Bulan Stable), 3. Power King (Jatim/H.Suoth-Johnny Rattu/Hj.Lailatus Sa'adah M'Rui-Bintang Madura Stable);
XIII.KELAS A SPRINT-1300 METER (PRA PON): 1. Tuan Nagari G4 (DKI Jaya/F.Nayoan-H.E.Bahar/Mario R.Saleh Bahar-Bendang Stable), 2. Arjabumi G4 (Jabar/D.Suhendar-Iwan Kurniawan/Karissa & Karina Saddak-Aragon Stable), 3. P.Police (Jabar/F.Lepah-Hens Rori/Hj.Haryati-BHM Stable);
XIV. KELAS D-1400 METER (PRA PON); 1. Putra Timur (Jatim/H.Suoth-Johnny Rattu/Lukman & Saiful M.Ru'I-Bintang Madura Stable), 2. Suko Nagari KPI (DKI Jaya/F.Nayoan-H.E.Bahar/Mario R.Saleh Bahar-Bendang Stable), 3. Motivator G3 (Jabar/D.Suhendar-Karina Saddak/Karissa & Karina Saddak-Aragon Stable);
XV. KELAS 3 TAHUN REMAJA-1400 METER: 1. Arjun G4 (Jatim/H.Suoth-Johnny Rattu/Saiful & Lukman M.Ru'I-Bintang Madura Stable), 2. Aura Kurnia (DKI Jaya/Okky S-Atrizal/H.Fatchul Anas-Kurnia Stable), 3. Sanubari Sumbar (Sumbar/T.Buyung-Yose Rizal Idris/H.Aidil Azwar-Nikita Stable);
XVI. KELAS 3 TAHUN EKSTRA DERBY.2-1600 METER:1. Fajar Indah KPI (Jateng/H.Suouth-Steven/MH Stable), 2. Diamond Hearts KP (Jatim/M.Singal-Edi Wowiling/Ny.Silviana Sicilia-King Halim Stable), 3. Queen Victoria (Jatim/N.Suryana-H.E.Kosasih/Hendi Han Han-King Halim Stable);
XVII.KELAS 3 TAHUN EKSTRA DERBY.1-1600 METER: 1.Voter (Jabar/D.Suhendar-Hens Rori/Aragon-Manglayang Stable), 2. Bless Kurnia (DKI Jaya/Okky S-Atrizal/H.Fatchul Anas-Kurnia Stable), 3. Blick Star (Sumbar/T.Firmansyah-Iwan Kurniawan/Hj.Heriyenti-Budhi Jaya Stable);
XVIII.KELAS C-1600 METER (PRA PON):1.Obama Asmara (Jabar/R.Nugraha-H.F.Saddak/BHM & Aragon Stable), 2. Pitulikur (Jateng/J.Turanga-Karsono/M.Ervan Ersan Rizal-Tombo Ati Stable), 3. Chevron (Jabar/H.Sumardi-H.F.Saddak/Osmar Devara-Dago Stable);
XIX.KELAS 3 TAHUN DERBY-1600 METER:1. King Runny Star. KP5 (Jatim/Jemmy R-Edi Wowiling/Ny.Silvana Cicilia (King Halim Stable), 2. Elingprigel Eclipse (Jateng/M.Soleran-Rullie Soeran/Ir.Iman Hartono-Eclipse Stable), 3. Sky Runner (Jatim/Cun Pantow-Sinyo Pantow/H.Ismail Hasan Marzuki-Ra3Ya Stable);
XX.KELAS THB INT'L-1850 METER: 1. King of Aragon (Jabar/R.Nugraha-H.F.Saddak/Karissa & Karina Saddak-Aragon Stable), 2. Calluela THB INA. (Jabar/E.Sonitan-H.F.Saddak/Karissa & Karina Saddak-Aragon Stable);
XXI. TERBUKA-2000 METER (PRA PON): 1.Djohar Manik KP5 (Jateng/J.Turangan-Edwin Basuki/Aragon & Tombo Ati Stable), 2. Century Manglayang (Jabar/T.Pantow-H.E.Rosadi Ma'soem SH/Mangayang Stable).


Kuda Queen Emirate Juara di Pertiwi Cup

Selasa, 07 April 2015

DILUAR dugaan Kuda Queen Emirate dengan joki Jemmy R, tampil sebagai jawara di kelas bergengsi yakni kelas 3 tahun Betina Derby yang memperebutkan Piala Pertiwi. Di Kejuaraan Pacuan Kuda Piala Pertiwi-Kartini 2015 berlangsung di arena pacuan kuda Pulomas, Jakarta Timur, Minggu (5/4/2015). Kelas ini mennyediakan hadiah uang tunai sebesar Rp 50 juta.

Even ini diselenggarakan oleh Pengprov Pordasi DKI Jaya ini mementaskan 18 kelas, termasuk dua nomor puncak, di kelas betina G3, G4, KPI Terbuka HCP dengan memperebutkan Piala Kartini, dan kelas 3 tahun Betina Derby dengan label Pertiwi Cup, yang sama-sama berjarak 1600 meter. Event yang cuma digelar sehari ini cukup menghibur ratusan penonton, terutama para petaruh, yang rela berpanas-panas ria menyaksikan 18 nomor yang dipentaskan.

Kuda Queen Emirate, kuda asal Jatim, dengan pemilik Ny.Silvana Sicilia-King Halim berhasil mengangkangi dua kuda lainnya, yakni Beauty Eagling, kuda asal Jatim dinging joki Cun Pantow-Sinyo Pantow dan sang pemilik H.Ismail Marzuki Hasan-Ra3Ya Stable. Posisi ketiga diduduki Tingker Bell, kuda asal DKI dinging joki M.Tewuh.

“Sebenarnya kuda saya tidak diunggulkan sebagai juara pertama. Paling hebat kuda Queen Emirate hanya peringkat ketiga. Tapi, setelah beberapa ratus meter selepas star, kuda saya berlari kencang. Begitu juga 400 meter menjelang garis fini Queen Emirate semakin kencang dan meninggalkan dua lawan-lawannya, Beauty Eagling dan Tingker Bell,” ucap sang joki Jemmy R yang mengaku tidak punya persiapan khusus kepada Majalah Berkuda Indonesia.

Pada awalnya kuda Beauty Eagling yang menjadi unggulan. Namun Beauty hanya mampu finis diurutan kedua. Pemilik kuda Beauty H. Ismail M. Hasan, sedkit kecewa dengan raihan yang disambar joki Cun Pantaow. “Sedikit kecewa. Tapi, namanya permainan. Padahal, banyak yang menjagokan kuda saya. Tapi, posisi kedua sudah cukuplah, meski tidak juara pertama,” ujar H. Ismail yang juga ketua DPRD Kota Pasuruan ini.

Dalam ajang Pertiwi Cup tersebut sedikit terjadi keunikan dimana di sela-sela lomba terjadi upacara ceremonial saat Pengurus Pengprov Pordasi DKI Jakarta pimpinan Alex Asmaasoebrata dilantuk oleh Ketua Umum PP Pordasi H.Mohammad Chaidir Saddak, MBA. (Jordan)

Madura Derby Ganti Label Menjadi Jatim Derby

Rabu, 11 Maret 2015

EVENT bergengsi Madura Derby agar lebih bergema dan membumi serta makin ngejreng, maka tahun depan atau 2016, Madura Derby berganti nama menjadi Jatim Derby. Hal tersebut dimungkinkan karena semakin banyaknya keterlibatan stakeholders berkuda asal Jatim untuk ikut ambil bagian demikian ditegaskan Ketua Pengprrov Pordasi Jatim H.Muhammad Ru'i,

H.Muhammad Ru'i, TMS, pemilik Bintang Madura Stable sekaligus ketua panitia penyelenggara Kejuaraan Madura Derby 2015, yang dihelat Minggu (8/3/2015) di arena pacuan kuda Pulo Mas, Jakarta Timur, kepada wartawan. Lebih lanjut mengatakan Madura Derby ini akan melibatkan semua kuda-kuda terbaik dari Jatim kususnya dan seluruh Indonesia umunya.

Haji Ru'i yang didampingi Ketua I H.Ismail M.Hasan, pemilik Ra3ya Stable yang juga Ketua DPRD Kota Pasuruan mengatakan bahwa tokoh-tokoh senior berkuda Jatim akan segera 'come back', termasuk H.Ali Badri, pemillik Sakerah Stable.

"Yang mengajak saya dulu ke pacuan ini pak Haji Ali Badri. Saya masuk, pak Badri istirahat. Sekarang saya terus meminta pak Ali Badri untuk terjun lagi, ya, sudah 30 persenlah," ungkap H. Ru'i, yang juga terkenal sebagai salah satu tokoh Madura di Jakarta.

"Tekad kami adalah Jatim jadi jawara Pacuan kuda. Kalau pada tahun 2013 dikuasai Jabar dan pada tahun 2014 dipegang Jateng. Maka wajar kalau pada tahun ini 2015, Jatim yang bakal menguasai kuda pacuan di Indonesia," tegas H. Ru'i.

Sementara Ismail M.Hasan menjelakan, bahwa akan ada lagi orang berkuda yang akan segera mengguncang kekuatan pacuan nasional. "Pokoknya akan kita bikin ramai dan meriah. Kita ingin mengembalikan kejayaan berkuda ke Bumi Jatim," harap politikus asal PKB ini. (Jordan)

Kuda Maharani Terbaik di Madura Derby 2013

Senin, 08 April 2013

TAMPIL bukan sebagai unggulan, namun mampu membuat yang terbaik. Adalah Kuda Maharani G3 yang ditunggangi joki M. Solerman yang berasal dari Jawa Tengah dengan pemilik kuda Ir. Iman Hartono, tampil sebagai kampiun di ajang Pertiwi Cup Madura Derby 2013 di nomor bergengsi yakni Pertiwi Cup, yang digelar di Gelanggang Pacuan Kuda Pulomas, Jakarta, Minggu (7/4/2013). Posisi kedua ditempati kuda Mawar Trojan G4 yang di bawah kendali joki M. Tewuh dengan pemilik kuda Sukun & Tombo Ati Stable asal Jawa Barat. Sementara posisi ketiga diduduki kuda asal DKI Jakarta dengan pemilik Robby Rismena yakni kuda Super Angel G4 dengan joki F. Lepah.

Di nomor bergengsi lainnya yang memperebutkan Piala Cahaya Bulan Stable dengan total hadiah Rp 30 juta, kuda P. Meteor G4 dengan joki T. Buyung asal Kalimantan Selatan dengan pemilik kuda Hj. Haryati bertengger di posisi pertama. Posisi kedua ditempati kuda Massimo Dutti asal DKI Jakarta dengan joki J. Septian.Posisi ketiga diisi kuda Mester Barbor dengan pengatur lakon di lapangan yang juga merangkap sebagai joki yakni Hesky P. Kuda jantan yang pernah juara dua kali di pentas Bintang Madura Stable ini tak mampu mengimbangi kecepatan dua kuda pacu lainnya yakni P. Meteor dan kuda Massimo Dutti dengan pemilik Inda Dewadji.

Event Madura Derby 2013 kali ini memperebutkan dua piala bergengsi yakni Piala Pertiwi dan Piala Cahaya Bulan Stable, tampak hadir Ketua Umum PP Pordasi H. Mohammad Chaidir Saddak, MBA dan Wakil Sekretaris Bidang Komisi Pacuan PP Pordasi Noviardi Sikumbang, A.Md. Madura Derby memang salah satu agenda rutin PP Pordasi. “Event ini sudah resmi menjadi agenda tetap Pordasi,” kata Noviardi kepada wartawan di Pacuan Kuda Pulo Mas, Jakarta, Minggu (7/4/13). (Jordan)

EFI Gelar Latihan Bersama Atlet Pelatnas SEA Games

Minggu, 17 Februari 2013

DEMI menggejar target untuk kembali mempertahankan prestasi sebagai juara umum di cabang berkuda khususnya nomor ketangkasan (Equestrian). Equestrian Federation of Indonesia (EFI) memulai Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) SEA Games 2013 di Adria Pratama Mulya (APM) Boarding School Stables, Tigaraksa, Tangerang, Sabtu-Minggu (16-17/2/). Yang disaksikan secara langsung oleh Ketum KOI Rita Subowo. Menurut Wakil Ketua Umum EFI Triwaty Marciano bahwa untuk mempertahankan gelar juara sangat berat. Sebab salah satu faktornya adalah kuda tunggangan tuan rumah yang menyediakan.

“Kami harus bekerja keras, kami melakukan latihan perdana dan lebih awal karena para atlet menjadi terbiasa berlatih dalam satu tim. Apalagi kita akan melakukan persiapan lebih tinggi dari sasaran di SEA Games mendatang. Yang pasti, kita akan prioritaskan atlet yang sudah mempunyai rangking, tetapi tidak menutup kemungkinan atlet lain,” kata Triwaty. Ia berharap, para atlet bisa benar-benar memanfaatkan Pelatnas ini untuk meningkatkan kemampuan mereka. “Tugas atlet adalah berlatih dan berlatih, sementara untuk masalah biaya saya pastikan tidak ada masalah. Meski dana dari pemerintah belum turun, tetapi kami telah menggalang dana bantuan dari para pemilik kuda dan beberapa sponsor lainnya,” kata istri dari Kepala BIN Letjen TNI Marciano Norman ini, pada saat bersamaan merayakan HUTnya .

Triwanty optimis target mempertahankan mahkota juara umum bisa tercapai. Apalagi para atlet yang terpilih dalam Pelatnas ini adalah para atlet terbaik di Indonesia saat ini. “Mereka diseleksi secara ketat dan bertahap. Mudah-mudahan semua berjalan lancar dan di SEA Games nanti, kita mampu kembali berjaya. Kendati demikian, saya juga tidak memandang remeh kekuatan lawan. Apalagi adanya kendala kuda yang dipakai. Namun kita tetap harus yakin dan optimis,” tandasnya.

Hal senada diungkapkan Manajer Pelatnas Prasetiono Sumiskum bahwa sesuai dengan rekomendasi yang kami terima dari KONI pada November 2012 kami terus melakukan pembinaan, termasuk mempersiapkan atlet kita ke SEA Games 2013. Saat ini kita sudah memanggil sebanyak 22 atlet, selanjutnya mereka akan mengikuti seleksi pertama pada Maret mendatang di Parompong, Lembang, Jawa Barat. Kita rencanakan pada November mendatang yang merupakan seleksi akhir, kita sudah mendapatkan 70 persen atau sekitar 5 rider (penunggang),” jelas Prasetyono.

“Di SEA Games 2013 Myanmar ada tiga nomor disiplin yang akan dipertandingkan yaitu endurance, jumping dan dressage. Kita berharap bisa mempertahankan prestasi yang kita raih pada SEA Games 2012, dimana kita berhasil menjadi juara umum equestrian dengan meraih 3 emas, 1 perak dan 2 perunggu,” imbuhnya. Selain persiapan ke SEA Games, lanjut Prasetyono, EFI juga tengah fokus mempersiapkan tiga penunggang yakni Marco Momuat, Adam Firdaus dan Rico yang akan berlomba di FEI International Show Jumping Borrow Horses, 20-22 Februari di Thailand dan April di Malaysia. Kedua kejuaraan ini merupakan ajang kualifikasi menuju Youth Olimpyc Games 2014 di Nanjing, China. (Jordan)





Jateng Juara Umum Kejurnas Pacuan Kuda 2012

Selasa, 02 Oktober 2012

TIM Jawa-Tengah berhasil keluar sebagai juara umum di Kejurnas Pacuan Kuda Seri II 2012 yang berlangsung di Sirkuit Pacuan Kuda Pulo Mas, Jakarta Timur pada Minggu (30/9). Dengan mengumpulkan poin 64,5 (Seri II) dan ditambah 38,5 poin dari seri I yang berlangsung pada 15 Juli lalu ditempat yang sama. Sehingga total Jateng mengumpulkan nilai 102,5. Dan dinobatkan menjadi juara umum Kejurnas Pacuan Kuda 2012.

Keperkasaan Kontingen Jateng di Seri I, rupanya terulang saat di Seri II. Dari 11 kategori nomor yang dipertandingan Jateng berhasil menyabet lima nomor. Sedangkan Jatim yang menjadi sangain terberat hanya mampu membawa dua medali emas. Empat nomor lain dibagi rata masing-masing DKI Jakarta, Maluku Utara, Sumatera Barat, dan Kalimantan Selatan dengan satu keping emas.

Tim Jateng memang patut diacungin jempol. Lengkap sudah gelar sebagai Juara Umum. Sebab nomor bergengsi di Race terakhir (11) Kelas A Terbuka jarak 2.200M. Dengan memperebutkan Hadiah Uang Rp 50 Juta dan Piala BHM Stable Kuda pacu Saud G4 (Jateng) menjadi yang tercepat. Disusul kuda Spirit Nagari (Sumbar), dan Kuda Excel Jatim KP-5 (Jatim).

Sedangkan satu nomor lainnya yang memperebutkan Hadiah Rp 50 Juta dan Piala Dago Stable (R Joesoef Memorial) Kelas A Super Sprint 1.300M. Akhirnya Kuda Queen Diamond (Jatim) berhasil menyisihkan 11 pesaingnya. Menyusul peringkat kedua adalah Messa G4 (Kalsel) dan Sutan Agogo G3 (Kalsel).

Wakapolri Komjen Nanan Sukarna yang menyaksikan langsung Kejurnas Seri II ini menyatakan Kejurnas kali ini lebih meriah dibandingkan seri sebelumnya. Ia berharap untuk tahun-tahun mendatang para peserta semakin banyak yang ikut. Namun jangan asal ikut. Diusahakan yang tampil kuda unggulan, sehingga akan menjadi persaingan yang sangat ketat. “Saya berharap kedepannya kejurnas akan diikuti kuda pacu yang berbobot dan kualitas. Sehingga para penonton akan terhibur menyaksikan perlombaan itu,” kata Nanan kepada wartawan di sela-sela pemberian hadiah. (Jordan)

PORDASI Gelar Kejurnas Pacuan Kuda Seri II

Sabtu, 29 September 2012

SEBANYAK 104 kuda pacu akan ikut ambil bagian di Kejurnas Pacuan Kuda Ke-46 Seri II 2012 yang akan berlangsung di Sirkuit Pacuan Kuda Pulomas, Jakarta-Timur pada Minggu (30/9) mendatang. Dalam Kejurnas kali ini akan memperebutkan total hadiah Rp 312,5 Juta. Dan akan mempertandingkan 11 kategori (nomor).

Menurut Wakil Sekjen PB PORDASI Noviardi Sikumbang bahwa seri kedua kejurnas kali ini tingkat persaingan sangat tinggi. Pasalnya kuda pacu yang tampil adalah kuda terbaik yang ada di tanah air. Baik itu yang berasal dari Sumatera Barat, Sumatera Utara, Kalimantan Selatan, Yogyakarta, Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah, Maluku Utara, Nusatenggara Timur, Sulawesi Utara, Riau, dan DKI Jakarta.

“Di seri II kali ini lebih bergenggsi selain diikuti kuda pacu terbaik di tanah air. Panitia juga memperlombakan nomor yang dianggap sangat bergenggsi, yakni Piala Dago Stable dan Piala BHM Stable. Keduanya masing-masing menyediakan hadiah utama Rp 50 Juta, dan masing-masing diikuti 12 kuda pacu,” kata Noviardi kepada olahragaonline.com, lewat surat emailnya.

Selain dua nomor itu, menurut Noviardi mempertandingkan dua nomor lain yang tak kalah genggsinya. Yakni Piala Aragon Stable dan Piala Eclipse Stable. Keduanya itu masing-masing diikuti 12 kuda pacu dan bakal memperebutkan hadiah uang sebesar Rp 40 Juta. “Kami bersyukur adanya pihak sponsor yang mau mendukung kegiatan ini, sehingga kejurnas dapat berlangsung sesuai dengan jadwal yang ditetapkan,” tambah pria asal Sumbar ini.

Dalam Race ke-X Kelas A Super Print dengan jarak tempuh 1300M, memperebutkan Piala Dago Stable (R Joesoef). Nomor ini sengaja dipertandingakn untuk mengenang jasa-jasa Alm R Joesoef dalam dunia kuda pacu di tanah air. “Kita sangat apresiatif dengan beliau, sehingga untuk mengenang jasanya. PORDASI mengabadikan namanya sebagai Piala, untuk diperebutkan,” tandas Noviardi. (Jordan)

Kuda Morotai & Saweri Gading Tercepat di Ramadhan Cup

Senin, 13 Agustus 2012


DUA nomor bengengsi dalam ajang Kejuaraan Pacuan Kuda Ramadhan Cup 2012, yakni Piala Gubernur DKI Jakarta dan Piala Ketua Umum PP Pordasi. Yang berlangsung di Gelanggang Pacuan Kuda Pulomas, Jakarta-Timur pada Minggu (12/8). Berlangsung sengit, kendati pelaksanaannya berlangsung di Bulan Suci Ramadhan, namun animo penonton cukup antusias untuk menyaksikan perlombaan yang diikuti 64 kuda pacu itu.

Untuk Piala Gubernur DKI Jakarta, berhasil direbut oleh Kuda Pacu Morotai dan Saweri Gading. Dengan joki M Haris Morotai berhasil menyisihkan delapan saingannya. Menyusul diperingkat kedua kuda pacu Pesona Juang dengan joki Stevi T dan peringkat ketiga Mester Barbor (Wawan). Sementara untuk Piala Ketum PP Pordasi pemenangnya adalah kuda pacu Saweri Gading (Pantow), menyusul diurutan kedua kuda pacu Putra Sadewo (J Runtu), dan ketiga kuda Bayu Amarta (E Sonitan). Kedua nomor ini masing-masing memperebutkan hadiah Rp10 Juta dan Piala.

Selain dua nomor bergengsi itu PP Pordasi juga menggelar tujuh nomor lainnya yakni Piala Arogan Stable dengan memperebutkan hadiah Rp6 Juta. Juaranya adalah kuda Limimulut joki (J Nayoan). Untuk Piala Tombo Ati Stable kuda Raja Intan Mulia menjadi yang tercepat, dan berhasil merebut hadiah Rp6 Juta. Sedangkan untuk kategori Piala BHM Stable dengan hadiah Rp6 Juta, kuda pacu Ndoli Gela (A Rahmat) berhasil menjadi yang tercepat.

Sementara untuk Piala Ketua Komisi Pacuan PP Pordasi dengan hadiah Rp8 Juta adalah kuda Berbatov dengan joki Wawan yang menjadi terbaik. Untuk Piala Ketum Pengprov Pordasi DKI Jakarta yang diikuti empat kuda pacu untuk memperebutkan hadiah Rp6 Juta pemenangnya adalah kuda Raju (Wawan). Di Kategori Piala Ketua Dekopin DKI Jakarta dengan hadiah Rp6 Juta disabet kuda Inspilleta (D Suhendar). Dan Piala Nikita Stable dengan hadiah Rp8 Juta adalah kuda Malektin Fabio (F Turangan).

Menurut Wakil Sekretaris Umum PP Pordasi Noviardi Sikumbang bahwa pelaksanaan kali ini terbilang sukses, kendati berlangsung di Bulan Puasa. Namun tak mengurangi minat para penggemar lomba pacuan kuda untuk menyaksikan Piala Ramadhan Cup ini. “Saya cukup puas dengan pelaksanaan kali ini. Kendati berlangsung di bulan puasa. Namun penonton tetap antusias untuk menyaksikannya,” kata Noviardi di sela-sela perlombaan kepada Olahragaonline.com. Ia berharap hegemoni seperti ini tetap berlangsung di event selanjutnya di ajang Babak Penyisihan Kejurnas Seri I pada 23 September mendatang di tempat yang sama. Ia sangat berterima- kasih kepada semua pihak yang ikut mendukung kegiatan ini, termasuk para sponsor. (Jordan)

64 Kuda Pacu Tampil di Ramadhan Cup 2012

Sabtu, 11 Agustus 2012



SEBANYAK 64 Kuda Pacu akan tampil di Kejuaraan Ramadhan Cup yang akan berlangsung di Sirkuit Pacuan Kuda, Pulo Mas, Jakarta-Timur pada Minggu (12/8) mandatang. Dalam Kejuaraan itu akan mempertandingakan sembilan kategori nomor pertandingan, dengan memperebutkan total hadiah sebesar Rp66 Juta.

Menurut Wakil Sekretaris Umum Pengurus Pusat Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (PP Pordas)i Noviardi Sikumbang bahwa Pelaksanaan Kejuraan Ramadhan Cup rutin dilaksanakan tiap tahun. “Event ini sudah menjadi agenda rutin Pordasi. Namun kali ini yang berbeda adalah perebutan nama pialanya. Sementara untuk klasifikasi kategori tetap tak jauh berbeda di tahun sebelumnya,” kata Noviardi kepada Olahragaonline.com di Jakarta, kemarin.

Noviardi menambahkan bahwa dari Sembilan kategori tersebut terdapat dua nomor bergengsi yakni Piala Gubernur Provinsi DKI Jakarta dan Piala Ketua Umum PP Pordasi. Dua kategori ini masing-masing akan memperebutkan hadiah uang sebesar Rp10 juta. “Tingkat persaingan kali ini sangat kompetitif di dua nomor itu. Bukan hanya jumlah hadiah terbesar dari Sembilan kategori, namun gengsinya yang membuat persaingan akan semakin seru,” tambah Noviardi.

Dalam kategori Piala Gubernur DKI Jakarta itu, Sembilan kuda pacu siap bersaing. Kesembilan peserta itu adalah Mester Jos G4 asal Jatim dengan Joki Angry Pantow, Super Angel G4 (Jakarta, F Lepah ), Pesona Joang G4 (Malut, Stevi T), Mester Barbor G4 (Jatim, Wawan), Morotai KPI (Jatim, M Haris), Hercules G4 (Kalsel, Okky S), P Mars G4 (Kalsel, R Nugraha), Pratama Tanjungsari KP7 (DKI, A Rahmat), dan Gelora Taliabo (Malut, M Harris). Yang akan memperebutkan hadiah Rp10 Juta.

Sementara untuk Kategori Piala Ketum PP Pordasi akan diikuti tujuh peserta dengan memperebutkan hadiah sebesar Rp10 uta. Ketujuh peserta itu adalah Saweri Gading KPI (Jateng, T Pantow), Satria Wulung Jaya G3 (Kalsel, J Nayoan), Black One Tanjungsari KP6 (DKI, A Rahmat), Spirit Nagari G4 (Sumbar, Stevi T), Ratu Manglayang KP5 (Jabar, D Suhendar), Putra Sadewo G4 (Kalsel, J Runtu), dan Bayu Amarta KPI (Klasel, E Sonitan). (Jordan)

BOLA JERMAN

FIGUR

TINJU

RAKET

BASKET