Sporty Magazine official website | Members area : Register | Sign in

BOLA NASIONAL

BOLA INGGRIS

POPULER

SOROTAN

SEA GAMES

Main Olahragaonline.com

Memimpin Sendirian Satria Duta Diambang Juara

Rabu, 28 Oktober 2026


Pecatur DKI Jakarta Master Internasional (MI) Satriya Duta Cahaya (2345)  tinggal selangkah lagi meraih gelar bergengsi katagori open Kejuaraan Nasional Catur ke-51 tahun 2026 memimpin sendirian dengan 8 point hingga babak 8.


Satriya Duta yang juga skuad tim Olimpiade Catur Indonesia tampil mengesankan meraih full point setelah dibabak 8 menundukkan sesama pecatur Jakarta MI Azarya Jodi Setyaki, dan tinggal membutuhkan hasil remis menghadapi MN Hudallah dari Lampung  pada babak 9 di Aula UIN Serang, Banten Rabu (28/10/2026).

Posisi pecatur muda Satriya Duta dipastikan tidak terkejar oleh pecatur DKI Jakarta lainnya GM Novendra Priasmoro membayangi diurutan kedua mengumpulkan 7 point. Novendra babak 8 kemarin memainkan buah putih raih 1 point usai menang atas MN Stevanky dari Jawa Barat.

Melihat hasil sementara Kejurnas ini, Sekjen PB Percasi, Nanang Pujalaksana menyatakan hasil yang dicapai Satriya Duta pada Kejurnas Catur kali ini sangat mengesankan karena mampu meraih full point pada katagori open dengan persaingan ketat.

"Yang pasti penampilan Satriya Duta tetap terjaga setelah sebelumnya tampil impresif saat memperkuat tim Olimpiade Catur Indonesia. Jika tahun ini dia mampu meraih gelar juara meningkatkan posisinya sebagai pecatur nasional, apalagi di tahun 2025 lalu sukses sebagai juara katagori U-19," ungkap Nanang.

Sementara pada katagori putri, skuad Olimpiade Catur asal Daerah Istimewa Yogyakarta MiW Shafira Devi Herfesa memimpin sendirian dipuncak klasemen dengan 7,5 point hingga babak 8. Membayangi Shafira diposisi kedua pecatur DKI Jakarta WCM Thedora Paulina Walukow dengan 7 point.

Pecatur Jakarta lainnya yang baru saja meraih gelar Grand Master Wanita, Lasya Latifah dan MIW Ummi Fisabililah babak 8 sama-sama mengumpulkan point 6 berada urutan 3 hingga 4.

963 pecatur dari 32 Provinsi   berlaga pada Kejuaraan Nasional  Catur ke-51 tahun  2026 yang berlangsung sejak 23 sampai 29 Oktober juga memainkan 14 katagori lainnya. (Jordan)

Fakta Menarik dari Seorang GM yang Loyal dan Murah Senyum

Kamis, 08 Oktober 2026

Fakta Menarik dari Seorang GM yang Loyal dan Murah Senyum 

Dibalik Senyumnya yang Ramah dan Loyal. Sean Seorang Pecatur Yang Terkenal Gigih dan Tak Pernah Kenal Menyerah untuk Meraih Cita-citanya di Catur dan Hubungan Asmaranya yang Berhasil Mempersunting Pecatur Cantik WGM Dewi Citra. Menjadikan mereka Pasangan Grand Master Pertama' di Indonesia. 
Sean Winshand Cuhendi. Ia resmi menjadi Grandmaster (GM) kesembilan asal Indonesia pada Agustus 2025, lalu. ia sekaligus mengakhiri puasa gelar Grandmaster nasional selama lima tahun. 
Perjalanan karirnya untuk meraih GM cukup panjang dan perjuangan yang sangat gigih dari seorang pria yang murah senyum dan terkenal loyal itu, akhirnya tercapai juga. 
Seand bukan hanya mengajari kita arti dari sebuah perjuangan yang tak pernah kata lelah dan menyerah. Ini akan menjadi contoh bagi generasi catur Indonesia terutama para pecatur muda, yang kerap putus asa jika cita-cita mereka belum tercapai.
Seand yang menikah dengan WGM Dewi Citra, ternyata tercatat menjadi:
  • Pasangan Grandmaster Pertama di Indonesia: Sean menikah dengan Dewi Ardhiani Anastasia Citra yang memegang gelar Woman Grandmaster (WGM). Pasangan ini mencetak sejarah sebagai pasangan suami-istri bergelar Grandmaster pertama di dunia catur Indonesia.
Berikut adalah profil lengkap GM Sean Winshand Cuhendi:
Biodata Singkat
    • Nama Lengkap: Sean Winshand Cuhendi
    • Tanggal Lahir: 5 November 1997 (Usia 28 tahun)
    • Gelar Internasional: Grandmaster (GM) – Diraih tahun 2025
    • Rating FIDE Tertinggi: 2509 (diraih pada Agustus 2025)
    • Afiliasi Klub/Sekolah: Sekolah Catur Utut Adianto (SCUA) Gading Serpong. 

Perjalanan Karier & Pencapaian Penting
    • Kisah Masa Kecil: Saat bayi, Sean sempat divonis menderita hidrosefalus. Dokter menyarankan aktivitas yang melatih fokus, yang kemudian menuntunnya mengenal catur sejak usia 7 tahun. 
    • Kejuaraan Nasional 2015: Ia memenangkan Indonesian Chess Championship pada tahun 2015 saat masih berusia remaja. 
    • Gelar Grandmaster (2025): Sean memastikan gelar tertinggi catur ini setelah menjuarai Nusantara Grandmaster Tournament di Bandung pada Juli 2025. Melalui turnamen tersebut, ia mengumpulkan 8 poin dari 9 babak, mendongkrak Elo rating-nya melewati batas minimal 2500 menjadi 2509, dan melengkapi 3 norma GM yang disyaratkan oleh FIDE. 
    • Gaya Bermain (Pembukaan Favorit): Berdasarkan statistik pertandingannya di ChessBase, saat memegang bidak putih ia sering memainkan Queen's Pawn Game dan Giuoco Piano. Sementara saat memegang hitam, ia kerap menggunakan variasi Sicilian Defense. 

Fakta Menarik
    • Pasangan Grandmaster Pertama di Indonesia: Sean menikah dengan Dewi Ardhiani Anastasia Citra yang memegang gelar Woman Grandmaster (WGM). Pasangan ini mencetak sejarah sebagai pasangan suami-istri bergelar Grandmaster pertama di dunia catur Indonesia.
    • Kreator Aplikasi: Selain aktif bertanding, Sean juga dikenal sebagai pendiri atau founder dari platform/aplikasi belajar catur bernama Kata Catur. 
    • Saat ini selain dikenal sebagai seorang pebisnis yang sukses ia juga menjadi seorang pembimbing dan pengajar tetap kusus untuk pecatur pemula dan junior di Sekolah Catur Utut Adianto (SCUA) Gading Serpong. (Jordan)

Babak Terakhir Catur Olimpiade 2026 Tim Putra Indonesia Kalahkan Meksiko Putri Tahan Draw Tim Unggulan Spanyol

Senin, 28 September 2026

Ket Foto: Tim Putri Berhasil Menahan Draw Tim Kuat Spanyol 2-2.


Hasil Babak Terakhir yakni Babak Kesembilan. Tim Putra Tumbangkan Meksiko dan Putri Tahan Spanyol 

Samarkand - Hasil akhir Tim catur Indonesia menutup perjuangannya pada Babak ke-11 atau babak terakhir Olimpiade Catur ke-46 Samarkand 2026 dengan hasil berbeda di sektor putra dan putri. Tim putra tampil impresif dengan mengalahkan Meksiko 3,5--0,5, sedangkan tim putri bermain imbang 2--2 melawan Spanyol.

Ket foto: Babak Terakhir Tim Putra Indonesia Kalahkan Meksiko 3,5-05. 


Hasil tersebut memastikan tim putra Indonesia mengakhiri turnamen dengan 14 match points dan 27,5 poin papan, menempati peringkat ke-35 secara keseluruhan. Tim putri mengoleksi 15 match points dan 28 poin papan, yang menempatkan Indonesia di peringkat ke-19.

Babak terakhir dimainkan pada 27 September 2026 di Samarkand. Olimpiade ini berlangsung dengan format Swiss-System sebanyak 11 babak.

Babak ke-11 menjadi penutup perjalanan Indonesia di Olimpiade Catur Samarkand 2026. Tim putra Indonesia menutup turnamen dengan kemenangan 3,5--0,5 atas Meksiko dan finis di peringkat ke-35 dengan 14 match points serta 27,5 board points.

Sementara tim putri Indonesia bermain imbang 2--2 dengan Spanyol dan mengakhiri kompetisi di peringkat ke-19 dengan 15 match points serta 28 board points.

Berikut Rekap Hasil Tim Catur Indonesia di Olimpiade Catur di Samarkand, Uzbekistan. Catatan pentingnya adalah GM Terbaik Indonesia Susanto Megaranto berhasil meraih Point penting sehingga kini ia kembali mendapatkan elo rating menjadi 2500. Sedangkan di Putri WIM Laysa Latifah berhasil mendapatkan Norm GMW yang pertama. 

Disamping itu masih terdapat beberapa pecatur kita mendapatkan kenaikan elo rating yang cukup signifikan kendati masih terdapat beberapa pecatur yang mengalami kehilangan elo. Namun secara keseluruhan Tim Catur Indonesia terbilang sukses. Bravo Indonesia. Gens Una Sumus.


Bagi tim putra, kemenangan atas Meksiko menjadi penutup yang kuat setelah kekalahan dari Georgia pada babak sebelumnya. Bagi tim putri, hasil imbang melawan Spanyol memastikan Indonesia tetap berada di kelompok atas klasemen akhir dan menyelesaikan Olimpiade dengan 15 match points.

Samarkand 2026 pun resmi menjadi bagian dari perjalanan baru catur Indonesia di panggung dunia---dengan 11 babak pertandingan, persaingan menghadapi sejumlah negara kuat, serta catatan individu sejumlah pemain Indonesia yang menonjol sepanjang turnamen. (Jordan dari berbagai sumber)

Garuda Jatim Championship KU-16 Kejurnas Piala Kasau Cup Angkasa Open 2026

Minggu, 27 September 2026

Tim Garuda Jatim Raih Juara Kejurnas Piala Kasau Angkasa Open 2026 



Tim Garuda Jawa Timur Raih Juara Kejurnas Piala Kasau Cup Angkasa Open 2026 U-16
Tim Garuda Jatim Ukir Sejarah Juara Kasau Cup 2026 Kategori U-16.

Jakarta- Event bergengsi Kejurnas Sepak Bola Piala Kasau Cup Angkasa Open 2026 untuk kategori usia di bawah 16 tahun (U-16) resmi berakhir pada Minggu 27 September 2026. 

Adapun Tim Garuda asal Jawa Timur keluar sebagai juara pertama sekaligus memboyong Piala Tetap Kasau Cup usai menang tipis 1-0 atas Tunas Merah Putih (TMP) di Lapangan Koopsudnas Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Laga final berlangsung sengit dengan aksi jual-beli serangan sejak awal babak pertama. Tim TMP sempat mengancam lini pertahanan Garuda Jawa Timur melalui tembakan keras Marco (nomor punggung 7). Namun, peluang tersebut berhasil diantisipasi dengan baik oleh kiper Garuda, Nanda Surya (nomor punggung 20).

Garuda Jawa Timur merespons melalui skema serangan balik cepat. Pada paruh pertama, Asril Faizal (nomor punggung 13) memecah kebuntuan dengan menjebol gawang TMP yang dikawal Husein. Gol tunggal tersebut mengubah skor menjadi 1-0 hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, anak-asuh pelatih Yunus meningkatkan intensitas serangan demi mengejar ketertinggalan. Kendati terus menekan, penurunan stamina di menit-menit akhir membuat sejumlah peluang emas gagal dimaksimalkan oleh para pemain TMP. 

Hingga wasit dari PSSI Jakarta Timur meniup peluit panjang, skor 1-0 untuk keunggulan Garuda Jawa Timur tetap bertahan.

Dengan hasil ini, Garuda Jawa Timur berhak atas gelar juara pertama, disusul Tunas Merah Putih (TMP) sebagai runner-up. Posisi ketiga diraih oleh Eurochamp, sedangkan peringkat keempat ditempati oleh ASTI Kudus dari Jawa Tengah. 

Para pemenang masing-masing menerima hadiah uang pembinaan sebesar Rp35 juta (Juara 1), Rp25 juta (Juara 2), Rp15 juta (Juara 3), dan Rp10 juta (Juara 4).

Ketua Pelaksana Kasau Cup, Kolonel Sus Sukahar, mengapresiasi perjuangan seluruh tim yang bertanding sejak 23 hingga 27 September 2026.

"Perjuangan para atlet muda di ajang ini sangat luar biasa. Kami memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh tim peserta dari Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Lampung, dan daerah lainnya. 

Kejuaraan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI. Selamat kepada para pemenang dan terima kasih kepada seluruh kontestan U-16 yang telah menyukseskan acara ini," ujar Kolonel Sus Sukahar kepada awak media, Minggu 27 September 2026.

Rangkaian kejuaraan sepak bola ini akan dilanjutkan untuk kategori usia di bawah 18 tahun (U-18) pada 30 September hingga 4 Oktober 2026, menanti puncak peringatan HUT TNI pada 5 Oktober 2026.

Pihak penyelenggara menyampaikan terima kasih atas dukungan para sponsor utama, di antaranya MIND ID, Bank Rakyat Indonesia (BRI), INALUM, dan Bank Mandiri. (Jordan)

Tim Catur Putri Indonesia Raih Tiga Kali Kemenangan Beruntun

Sabtu, 26 September 2026

Ket foto: Tim Catur Putri Indonesia Raih Tiga Kemenangan Beruntun. Trend Positif di Babak Ketujuh, kedelapan dan Babak Kesembilan. 


Samarkand-Tim putri Indonesia kembali mencatat hasil positif pada Babak 9 Chess Olympiad Samarkand 2026. Menghadapi salah satu tim unggulan, Jerman, Indonesia berhasil mengamankan kemenangan dengan skor 2,5-1,5.

Hasil tersebut menjadi kemenangan ketiga secara beruntun bagi tim putri Indonesia setelah sebelumnya menundukkan Singapura 3-1 pada Babak 7 dan Swiss 2,5-1,5 pada Babak 8.

Pada Babak 9 yang berlangsung Jumat (25/9/2026), Indonesia menurunkan WIM Diajeng Theresa Singgih, WIM Laysa Latifah, WIM Shafira Devi Herfesa, dan WIM Chelsie Monica Ignesias Sihite. Keempatnya menghadapi pemain-pemain Jerman yang memiliki rating tinggi, yakni IM Dinara Wagner, GM Elisabeth Paehtz, WGM Jana Schneider, dan FM Lara Schulze. Data pada Chess-Results mencatat Indonesia sebagai unggulan awal ke-35, sedangkan Jerman berada di posisi ke-10.

Laysa dan Shafira Jadi Penentu Kemenangan

Pertandingan berlangsung ketat pada semua papan, fokus dalam setiap langkah dimainkan oleh Tim Putri Indonesia. Tidak ingin menderita kekalahan, Tim Putri fokus pada satu kata Menang. Hal ini mampu dibuktikan oleh tim Putri dengan dua kemenangan, satu remis, dan satu kekalahan. 

Artinya, dalam tiga pertandingan tersebut Indonesia mengumpulkan 8 poin papan dari maksimal 12, sekaligus meraih tiga kemenangan beregu secara beruntun.

Sebelum Babak 9, Indonesia telah mengoleksi 12 match point dan berada di posisi ke-14 klasemen sementara setelah delapan babak.

Dengan demikian, kemenangan 2,5-1,5 atas Jerman merupakan hasil penting mengingat perbedaan rating rata-rata kedua tim.

     Berikut Catatan Individu Indonesia

Setelah hasil Babak 9, kontribusi pemain Indonesia semakin terlihat:

Laysa Latifah menjadi salah satu pemain dengan catatan paling konsisten. Sebelum Babak 9 ia sudah mengoleksi 6/8, sementara Shafira Devi Herfesa mengumpulkan 5/7. Chelsie Monica Sihite juga mencatat 4/5 sebelum pertandingan Babak 9.

Pada Babak 9, Laysa dan Shafira masing-masing menambahkan satu poin, sedangkan Chelsie menambah setengah poin. Sementara itu, Diajeng yang turun di papan pertama kehilangan satu poin dari Wagner.

Dua Babak Terakhir Yang Krusial Bagi Indonesia

Dengan berakhirnya Babak 9, Indonesia masih memiliki dua pertandingan, yakni Babak 10 dan Babak 11, sebelum turnamen ditutup pada 27 September.

  Taklukkan Unggulan  Tim Jerman

Dengan hasil ini untuk sementara Tim Putri bercokol diperingkat 10 besar. Masih ada kesempatan untuk memperpanjang momentum Indonesia di sektor putri. Setelah melalui tiga pertandingan dengan hasil kemenangan beruntun, perhatian kini beralih kepada dua babak terakhir yang akan menentukan posisi akhir tim Merah Putih di klasemen Chess Olympiad Samarkand 2026. 

Di babak kesepuluh yang akan dimainkan pada Sabtu (26 -9-2026), Tim Putra Bersua Georgia. Sementara Tim Putri berhadapan dengan peringkat kesembilan klasmen sementara yang notabene adalah peringkat terbaik dari ASEAN yakni Vietnam. Kita berharap kedua tim kita tidak kalah telak. Ya mudah mudahan bisa menahan draw. Kedua negara kuat ini. (Jordan/dari berbagai sumber)

Hasil Babak Ketujuh Olimpiade Catur di Samarkand Tim Catur Putri Menang Putra Kalah

Kamis, 24 September 2026

Babak Ketujuh Tim Catur Putri Indonesia Sukses Tundukkan Singapore Namun Tim Putra Kalah Dari Tim Kuat Ukraina 

Ket foto: Tim Putri Sukses Kalahkan Singapura 3-1. (Ist)
Tim Catur Putri Indonesia sukses menekuk perlawanan Singapura 3-1, namun Tim Putra menyerah kepada tim kuat Ukraina 0,5-3,5 di babak ketujuh dari 11 babak yang akan dilakoni di Olimpiade Catur 2026 Samarkand, Uzbekistan, Rabu (23/9/2026).

Tim Catur Indonesia Putri sesuai dugaan berhasil menghempaskan Tim Putri Singapura dengan skor 3-1. Namun sayangnya di papan satu WIM Diajeng Theresa Singgih (2280) terpaksa menyerah dari lawannya WGM Qianyun Gong (2182). Kekalahan ini berakibat akan menggerus tabungan rating Diajeng yang sudah bertambah banyak dan kini sepertinya berkurang lagi, kemungkinan cukup banyak. 


IM Gilbert Elroy Tahan Remis Pecatur Kuat GM Ivanchuk.

Sementara Tim Catur Indonesia Putra kendati  menyerah dengan skor 0,5-3,5 menghadapi Tim Ukraina (starting rank 12) . Namun Indonesia berhasil mencuri poin 0,5 berhasil perjuangan pecatur muda IM Gilbert Elroy Tarigan. 

Adapun Tim Ukraina diperkuat pecatur legendaris GM Vasyl Ivanchuk (2630) di papan dua yang tidak terduga berhasil ditahan remis oleh IM Gilbert Elro Tarigan (2416) . Dengan hasil remis tersebut akan menambah rating Gilbert lumayan banyak nantinya. (Jordan)

Berikut Bagan Babak Kedelapan Tim Putra Bersua Angola Sementara Tim Putri Indonesia Berjumpa Tim Kuat asal Eropa Swis. 






Tim Putri Sukses Putra Kalah

Selasa, 22 September 2026


Ket foto:Tim Catur Putri Sukses Gilas Malaysia 3-1 di Babak ke-6 Olimpiade Catur FIDE Samarkand 2026, Senin (21/9/2026).

Samarkand -  Tim Catur Putra Indonesia  kalah dari Tim Kuat Yunani. Sementara Tim Putri sukses menundukkan Negara Jiran, Malaysia. pada Babak ke-6 Olimpiade Catur FIDE Samarkand 2026, Senin (21/9/2026). Berdasarkan data hasil pertandingan hari ini, Tim Putra Indonesia kalah 0,5-3,5 dari Yunani, sedangkan Tim Putri Indonesia berhasil mengalahkan Malaysia 3-1.

Babak keenam adalah babak krusial, pasal merupakan babak terakhir sebelum hari istirahat pada 22 September, sebelum kompetisi kembali dilanjutkan dengan Babak 7 pada 23 September.

   Putra Indonesia kalah dari Yunani. Indonesia Putra yang datang dengan modal kemenangan impresif 3--1 atas Italia pada Babak 5 harus menghadapi lawan tangguh, Yunani.

Yunani sebagai unggulan ke-19, sedangkan Indonesia berada di posisi awal ke-52. Sebelum pertandingan, kedua tim sama-sama memiliki 8 match point.

       Diajeng Pecatur Paling Konsisten 

Menariknya, Diajeng Singgih menjadi salah satu pemain Indonesia yang paling konsisten sejauh enam babak pertandingan.

Data Chess-Results mencatat sebelum hasil Babak 6 masuk, Diajeng telah mengumpulkan 4 poin dari lima partai, dengan rating performance sekitar 2343. Ia kemudian menambah satu poin penuh melawan Li Ting Tan pada Babak 6.

Sementara di sektor putra, Satria Duta Cahaya juga tampil sangat kuat sepanjang lima babak pertama, termasuk kemenangan atas Italia dan hasil remis melawan juara dunia Gukesh pada Babak 2.

Dengan selesainya Babak 6, Olimpiade Catur Samarkand memasuki hari istirahat pada Selasa (22/9). Kompetisi akan kembali berlanjut pada Babak 7 mulai Rabu (23/9), memasuki fase kedua dari total 11 babak. (Jordan dari berbagai sumber)



Putra Sukses Tumbangkan Tim Kuat Italia. Putri Beri Perlawanan Berarti Terhadap Georgia

Senin, 21 September 2026

Kembali Tim Catur Putra Indonesia Buat Kejutan di Babak Kelima 

Ket foto: Pertandingan Babak Kelima Olimpiade Catur di Uzbekistan pada Minggu (20-09-2026). Tim Catur Putra Indonesia Berhasil Kalahkan Tim Kuat, Italia.


Samarkand- Tim Catur Putra Indonesia kembali mencatat hasil ciamik pada Babak Kelima Olimpiade Catur FIDE ke-46 Samarkand 2026, Minggu (20/9/2026).

Dimotori pecatur terbaik Indonesia GM Susanto Megaranto Tim Putra Indonesia tampil impresif dengan menundukkan Italia 3-1.  

Berbeda dengan hasilTim Putri Indonesia harus mengakui keunggulan Georgia dengan skor tipis 1,5-2,5. Walau kalah namun Tim Putri membuat perlawanan yang sangat berarti. Tercatat Diajeng  Theresia Singgih di Papan 1 berhasil mengalahkan pecatur terbaik Georgia GM Nana Dzagnidze (2478).

Dengan hasil tersebut membuat Tim Putra Indonesia semakin kokoh dengan mengoleksi 8 match point, sedangkan Tim Putri Indonesia tetap mengantongi 6 match point setelah melalui lima babak.

Sebelumnya Indonesia Putra sebagai unggulan ke-52 mengantongi 6 match poin pada 4 babak yang telah dilewati, sementara Italia berada di posisi unggulan ke-26 juga dengan jumlah 6 match poin. Di sektor putri, Indonesia yang merupakan unggulan ke-35 bertemu Georgia, unggulan kedua turnamen. Menjelang Babak 5, kedua tim putri sama-sama memiliki 6 match point. 

Kemenangan Tim Catur Putra Indonesia ditentukan melalui dua kemenangan, satu hasil remis dan satu kemenangan lainnya di papan ketiga.

Berikut Hasil lengkap empat papan:

Papan 1GM Susanto Megaranto (2488) vs GM Lorenzo Lodici (2573) : 1-0.

Papan 2IM Gilbert Elroy Tarigan (2416) vs GM Luca Moroni Jr. (2556)0,5-0,5.

Papan 3IM Satria Duta Cahaya (2412) vs GM Sabino Brunello (2536) : 1-0.

Papan 4IM Nayaka Budhidharma (2383) vs IM Edoardo Di Benedetto (2473) : 0,5-0,5.

Dengan demikian, Indonesia mengamankan kemenangan 3--1 atas Italia.

Susanto kembali menjadi pembuka kemenangan

Pada papan pertama, GM Susanto Megaranto memainkan partai melawan GM Lorenzo Lodici yang memiliki rating 2573.

Data live Chess.com memperlihatkan Susanto berhasil memenangkan partai tersebut. Kemenangan ini menjadi kontribusi penting bagi Indonesia karena pertandingan papan pertama mempertemukan dua pemain dengan selisih rating yang cukup signifikan.

Susanto sendiri sebelumnya juga mencatat hasil penting ketika menghadapi GM Praggnanandhaa dari India pada Babak 2 dan berhasil menahan remis. Pertandingan melawan india merupakan pertandingan yang sangat berat dan Indonesia ketika itu memberikan perlawanan kuat kepada India meskipun akhirnya kalah tipis 1,5-2,5.

Satria Duta kembali mencetak kemenangan, Poin penuh berikutnya datang dari IM Satria Duta Cahaya.

Satria yang memegang buah putih menghadapi GM Sabino Brunello (2536) dan berhasil memenangkan pertandingan.

Kemenangan ini semakin memperlihatkan kontribusi Satria dalam perjalanan Indonesia di Samarkand. Sebelumnya, Satria menjadi sorotan internasional setelah mampu menahan remis Juara Dunia GM Gukesh Dommaraju pada Babak 2.

Hasil remis tersebut sebagai salah satu pertandingan penting pada laga India--Indonesia, bahkan membuat rating live Gukesh turun di bawah 2700 pada saat itu.

Gilbert dan Nayaka menyumbang dua hasil remis. Dua papan lainnya berakhir imbang.

IM Gilbert Elroy Tarigan (2416) bermain remis melawan GM Luca Moroni Jr. (2556) dalam partai panjang yang berlangsung hingga lebih dari 110 langkah.

Sementara itu, IM Nayaka Budhidharma (2383) juga bermain remis melawan IM Edoardo Di Benedetto (2473). Partai tersebut berlangsung hingga memasuki ending kuda dan pion sebelum kedua pemain sepakat remis.

Dengan dua kemenangan dan dua remis, Indonesia mengamankan kemenangan telak 3--1.

Ket foto: Diajeng Theresa Singgih Sukses Kalahkan pecatur terbaik Georgia GM Nana Dzagnidze yang memiliki rating 2478.


Sementara Tim Putri Indonesia Berjuang Keras Melawan Georgia. Saat Indonesia menghadapi Georgia, unggulan kedua turnamen. Sebelum pertandingan dilaksanakan, kedua tim sama-sama memiliki 6 match point, sehingga laga tersebut menjadi salah satu pertandingan menarik pada Babak 5.

Di sektor putra, Satria Duta Cahaya kembali mencatat kemenangan setelah sebelumnya menjadi pemain yang mampu menahan juara dunia Gukesh.

Sementara di sektor putri, Diajeng Theresa Singgih menghasilkan salah satu kejutan terbesar Indonesia dengan menundukkan GM Nana Dzagnidze yang memiliki rating 2478.

Kedua hasil tersebut memperlihatkan bahwa performa individu pemain Indonesia tidak hanya ditentukan oleh perbedaan rating. Di papan catur, persiapan, ketahanan posisi, pengambilan keputusan dan kemampuan mengonversi peluang tetap menjadi faktor penting.

Setelah menyelesaikan lima dari sebelas babak, Indonesia Putra mengoleksi 8 match point, sedangkan Indonesia Putri mengoleksi 6 match point.

Babak berikutnya akan menjadi tantangan baru bagi kedua tim Indonesia dalam perjuangan mereka di Olimpiade Catur Samarkand 2026. (Jordan)

Tim Catur Indonesia Sapu Bersih Kemenangan di Babak Keempat

Minggu, 20 September 2026

Ket foto: Tim Catur Putra-Putri Indonesia Sapu Bersih Kemenangan di Babak Keempat Olimpiade Catur di Uzbekistan pada Sabtu (19-9-2026).


Samarkand- Tim  catur putra dan putri Indonesia di 46th FIDE Chess Olympiad 2026 kembali memetik kemenangan. Di  babak keempat yang berlangsung Sabtu (19/9/2026), tim putra dan tim putri Indonesia sama-sama mencatat kemenangan telak 4--0.

Tim putra mengandaskan Panama, yang datang dengan starting rank 88, sedangkan tim putri menyapu bersih El Salvador, yang memiliki starting rank 71. Hasil tersebut membuat kedua tim Indonesia kembali mengumpulkan poin penting dalam persaingan Olimpiade yang berlangsung di Samarkand, Uzbekistan.

Di kategori putra, Indonesia mengalahkan Panama 4--0 melalui kemenangan Gilbert Elroy Tarigan, Arif Abdul Hafiz, Satria Duta Cahaya dan Nayaka Budhidharma.

Setelah sebelumnya kalah tipis 1,5-2,5 dari India pada babak kedua, kemudian bangkit dengan kemenangan 3,5-0,5 atas Uganda pada babak ketiga, tim putra Indonesia kembali menunjukkan kekuatan pada babak keempat.

Menghadapi Panama,  Indonesia menurunkan:

IM Gilbert Elroy Tarigan (2416)

IM Arif Abdul Hafiz (2428)

IM Satria Duta Cahaya (2412)

IM Nayaka Budhidharma (2383)

Keempatnya berhasil menyumbangkan kemenangan. Di papan pertama, IM Gilbert Elroy Tarigan (2416) berhasil mengalahkan IM Roberto Carlos Sanchez Alvarez (2344).

Gilbert kembali menunjukkan konsistensinya setelah pada babak ketiga juga menjadi salah satu penyumbang kemenangan Indonesia atas Uganda.

Selanjutnya di  papan kedua, IM Arif Abdul Hafiz (2428) berhasil mengalahkan FM Alexei Tapia Ostolaza (2203).

Kemenangan ini menjadi respons positif Arif setelah sebelumnya mengalami kekalahan dari GM Nihal Sarin saat Indonesia menghadapi India.

Lanjut di papan ketiga, IM Satria Duta Cahaya (2412) mengalahkan IM Jorge Luis Baules Rodriguez (2282).

Satria kembali mencatat kemenangan setelah sebelumnya membuat kejutan pada babak kedua dengan menahan imbang juara dunia GM Gukesh Dommaraju.

Sementara di papan keempat, IM Nayaka Budhidharma (2383) menundukkan CM Ruben Abraham Ulloa Castillo (2178).

Dengan empat kemenangan tersebut, Indonesia memastikan kemenangan sempurna 4--0 atas Panama.

Sebaliknya, hasil tersebut menjadi modal untuk menghadapi babak-babak berikutnya yang semakin berat.

Indonesia kini membawa momentum positif ke babak kelima. Tim putra telah mengoleksi tiga kemenangan dari empat pertandingan, sedangkan tim putri juga menunjukkan kemampuan bersaing menghadapi lawan dengan peringkat awal yang lebih tinggi.

Dan ada satu harapan lain yang mungkin sederhana, tetapi cukup berarti bagi publik catur Indonesia: semoga perjuangan para pecatur Merah Putih di babak kelima juga mendapatkan ruang dokumentasi yang lebih luas di situs resmi penyelenggara.

Terlebih lagi, tim putri Indonesia akan menghadapi Georgia, starting rank 2. Pertandingan tersebut menjadi salah satu kesempatan menarik untuk melihat kembali perjuangan para pecatur putri Indonesia di tengah persaingan papan atas Olimpiade Samarkand 2026.

Perjuangan Merah Putih terus berlanjut---empat babak telah dilalui, tujuh babak masih tersisa, kita  menunggu, yang terbaik dari para Duta Bangsa ini. (Jordan)


Drawing dan TM Bergulir Maka Resmilah Kejuaraan Sepakbola KASAU Cup 2026

Sabtu, 19 September 2026


Ket foto:Para peserta Piala KASAU setelah mengikuti sesi drawing dan TM. (AU/TPA)

Satu lagi gelaran event bergengsi bergulir di tanah air, yakni, Kejuaraan Sepak Bola Nasional Piala Kasau Cup Angkasa Open 2026 memasuki babak baru.​Kurang dari sepekan menjelang pelaksanaan, seluruh peserta menjalankan technical meeting (TM) dan pengundian (drawing) grup. Sebanyak 28 tim dipastikan berpartisipasi dalam ajang ini pada dua kategori usia, yaitu U-16 dan U-18. 

Penentuan grup peserta dihadiri secara daring melalui Zoom Meeting dan luring di Makoopsudnas Halim AU, Jakarta Timur, pada Jumat (18/9/2026).

​Kegiatan ini merupakan bentuk perhatian TNI AU sekaligus perayaan HUT ke-81 TNI untuk mendekatkan diri kepada masyarakat melalui olahraga. Sepak bola menjadi alat pemersatu bangsa. Meskipun baru pertama kali diselenggarakan oleh Kasau, tanggapan positif dan antusiasme peserta sangat tinggi, bahkan ada yang datang dari berbagai provinsi di Indonesia.

​"Ke depan, kalau ini berjalan sukses dan lancar, tentu akan menjadi agenda multievent setiap tahun. Diawali peserta yang datang dari Bangka Belitung, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Banten, Lampung, dan Jakarta.

"Ini mengawali hal yang baik," jelas Ketua Pelaksana Kasau Cup Angkasa Open, Kolonel Sus Sukahar Adhi.

​Sesi TM dan drawing menjadi hal yang paling ditunggu oleh seluruh peserta. Pada sesi TM, terdapat perubahan regulasi berupa penambahan menit bermain pada dua kelompok umur (KU-16 dan KU-18).

Terdapat pula ketentuan khusus bagi peserta dalam menjalani rangkaian pertandingan, seperti penyaringan (screening) pemain dan pemenuhan persyaratan dokumen.

​Hal yang menarik dari sesi drawing adalah jadwal pertandingan langsung dikeluarkan berbarengan dengan pembagian grup, meskipun pelaksanaan pertandingan baru dimulai empat hari ke depan.

​"Kegiatan Kasau Cup Angkasa Open ini diinisiasi oleh Kaskoopsudnas selaku Ketua PSAU dan didukung penuh oleh Kepala Staf Angkatan Udara, Marsekal TNI M. Tonny Harjono," tegasnya.

​Sementara itu, melalui Zoom Meeting dari Nagoya, Jepang, Penanggung Jawab Kasau Cup Angkasa Open 2026 sekaligus Kaskoopsudnas, Marsekal Muda TNI Dr. Ir. Purwoko Aji Prabowo, M.M., M.D.S., mengumumkan bonus serta  total hadiah bagi para juara.

​"Turnamen ini menyiapkan bonus juara dengan total hadiah sebesar Rp200 juta," ujarnya. (Jordan)

​Berikut pembagian grup peserta KASAU CUP ANGKASA OPEN 2026:

​KU 16 :

​    Grup A

​1. FFS

​2. Tunas Merah Putih

​3. Babek FA

​4. Simano Lampung

​    Grup B

​1.Asti Semarang

​2. KONI Allstar

​3. Mastabe FA

​4. R Soccer

​    Grup C

​1. Pemuda Jaya

​2. Jatim Rajawali

​3. Asti Kudus

​4. JAS

​    Grup D

​1. Euro Champ

​2. Jatim Garuda

​2 PSAU Angkasa Junior

​4. Gara Soccer School

​

    KU-18

​    Grup A

​1. KONI Allstar

​2. Gara Soccer School

​3. Farama

​Grup B

​1. PSAU Angkasa Junior

​2. Ocean Stars

​3. Zentury

​Grup C

​1. Batalyon FA

​2. Jalal Jali Academy

​3. Real Baghdad Babel

​Grup D

​1. Diklat ISA

​2. Pemuda Jaya

​3. Mastabe FA. 

Tim Catur Putra Indonesia Kalah Tipis 1,5-2,5 dari Unggulan Kedua India

Jumat, 18 September 2026

Hasil Babak Kedua 46th FIDE Chess Olympiad 2026 Tim Putra Kalah Tipis. Tim putri Menang 

Ket foto: Kegigihan para Arjuna Indonesia Membuat Pecatur India ketar-ketir. Sehingga para pecatur Indonesia tak gampang dikalahkan Raksasa India.


Samarkand - Seperti sudah diperkirakan sejak awal, sebelum pertandingan, bahwa Tim Catur Indonesia akan dipastikan kalah melawan raksasa kuat India.

Namun Tim catur putra kita memberikan perlawanan yang berjuang tanpa mengenal rasa takut. Terbukti hasilnya tak mengecewakan. Tim catur putra Indonesia hanya  dengan skor tipis 1,5-2,5 pada babak kedua 46th FIDE Chess Olympiad 2026 di Samarkand, Uzbekistan, Kamis (17/9/2026).

Meski kalah secara agregat, Indonesia memberikan perlawanan kuat kepada India yang datang sebagai unggulan kedua kategori Open sekaligus juara bertahan Olimpiade. Dari empat papan yang dipertandingkan, tiga pecatur Indonesia berhasil mengamankan hasil imbang menghadapi pemain-pemain papan atas India.

Hasil tersebut sekaligus menunjukkan ketatnya pertandingan Indonesia menghadapi salah satu tim terkuat dalam turnamen yang mempertemukan 208 tim kategori Open dari berbagai negara.

       Diluardugaan Susanto Tahan       Praggnanandhaa

Hasil penting diperoleh GM Susanto Megaranto (rating 2488) di papan pertama. Menghadapi GM R Praggnanandhaa (2761), Susanto mampu mempertahankan posisinya hingga berakhir dengan remis.

Sementara satu-satunya kemenangan India diraih Nihal Sarin atas Arif Abdul Hafiz. Skor akhirnya menjadi Indonesia 1,5-2,5 India.


Dari laporan Chess.com mencatat bahwa India hanya mampu mengamankan kemenangan pertandingan setelah Nihal membalikkan posisi yang sempat sangat menguntungkan Arif. 

Bahkan, Arif yang memiliki rating sekitar 290 poin lebih rendah sempat berada dalam posisi unggul sebelum Nihal menemukan rangkaian taktik yang membalikkan keadaan. Pahlawan si Rambut Jabrik Yang paling menyita perhatian adalah duel si Rambut Jabrik, Satria Duta Cahaya melawan Gukesh.

Pecatur Indonesia berusia 18 tahun itu mampu menahan juara dunia yang saat ini memiliki rating 2703. Pertandingan tersebut menggunakan Sicilian Defense, Kan Variation, dan berakhir remis. FIDE bahkan menyebut Satria sebagai salah satu pahlawan pertandingan Indonesia-India setelah mampu menahan Gukesh, sekaligus mengutip pernyataannya seusai pertandingan.


Berikut hasil lengkapnya, Susanto Megaranto bermain remis melawan Praggnanandhaa, Satria Duta Cahaya remis dengan Gukesh, dan Nayaka Budhidharma remis melawan Vidit,

Sementara satu-satunya kemenangan India diraih Nihal Sarin atas Arif Abdul Hafiz. Skor akhirnya menjadi Indonesia 1,5-2,5 India.

Ket foto: Tim Catur Putri Indonesia Raih Kemenangan kedua saat bersua Aljazair pada Olimpiade Catur di Samarkand, Uzbekistan pada Kamis (17-9-2026)

Sementara itu Tim putri Indonesia kembali mencatat hasil positif pada 46th FIDE Chess Olympiad 2026 di Samarkand, Uzbekistan. Menghadapi Aljazair pada babak kedua, Kamis (17/9/2026), skuad Merah Putih berhasil meraih kemenangan meyakinkan dengan skor 3--1.

Kemenangan tersebut diraih melalui dua kemenangan dan dua hasil imbang. WIM Laysa Latifah dan WIM Shafira Devi Herfesa menjadi penyumbang poin penuh bagi Indonesia, sementara WIM Diajeng Theresa Singgih dan WIM Ummi Fisabilillah masing-masing mengamankan setengah poin.

Komposisi pemain pada papan putri Indonesia persis sama seperti pada babak pertama untuk menghadapi Aljazair:

 Diajeng melawan WIM Hayat Toubal, Laysa menghadapi WFM Chahrazad Djerroud, Shafira bertemu WIM Lina Nassr, dan Ummi menghadapi WFM Rania Nassr.

Di papan kedua, WIM Laysa Latifah (2213) tampil impresif menghadapi WFM Chahrazad Djerroud (1932).

Laysa berhasil mengendalikan jalannya permainan dan akhirnya mencatat kemenangan 1--0. Hasil tersebut menjadi salah satu titik penting bagi Indonesia untuk membangun keunggulan dalam pertandingan beregu tersebut.

Dengan kemenangan ini, Laysa mengoleksi dua kemenangan dari dua pertandingan pada dua babak awal Olimpiade Samarkand 2026.

Kemenangan kedua Indonesia datang dari papan ketiga.

WIM Shafira Devi Herfesa (2130) berhasil mengalahkan WIM Lina Nassr (2071) dengan skor 1--0.

Partai berlangsung hingga memasuki fase akhir permainan sebelum Shafira memastikan kemenangan. Dengan hasil tersebut, Shafira juga mencatat dua kemenangan dari dua pertandingan yang telah dimainkannya di Olimpiade.

Dua kemenangan Laysa dan Shafira membuat Indonesia mengamankan dua poin penuh dari papan kedua dan ketiga.

Sementara itu,  WIM Diajeng Theresa Singgih (2280) yang tampil di papan pertama harus puas dengan hasil remis 0,5-0,5 menghadapi WIM Hayat Toubal (1888). Singgih (2280) yang tampil di papan pertama harus puas dengan hasil remis 0,5-0,5 menghadapi WIM Hayat Toubal (1888).

Kemenangan Tim Putri Indonesia 3-1 atas Aljazair melanjutkan start positif tim putri Indonesia di Samarkand.

Pada babak pertama, Indonesia juga tampil sempurna dengan mengalahkan Timor-Leste 4--0. Diajeng, Laysa, Shafira dan Ummi semuanya meraih kemenangan pada pertandingan tersebut.

Artinya, setelah dua babak, empat pemain utama Indonesia yang diturunkan pada dua pertandingan tersebut belum mengalami kekalahan.

Ujian berat sudah menanti di babak ketiga saat bersua tuan rumah Uzbekistan pada Jumat (18-92026). (Jordan) 

Berikut jadwal pertandingan Tim Catur Indonesia di babak ketiga: 



  •   

Tim Catur Indonesia Menang dari Ghana di Olimpiade Catur

Kamis, 17 September 2026

Ket foto: Tim Catur Putra Indonesia Menang mudah atas Ghana di babak pertama di Kejuaraan Olimpiade Catur di Uzbekistan. 

Tim catur putra Indonesia mengawali perjuangannya pada Olimpiade Catur ke-46 (46th FIDE Chess Olympiad) Samarkand 2026 dengan hasil meyakinkan. 

Pada babak pertama yang dimainkan Rabu, 16 September 2026, Indonesia berhasil mengalahkan Ghana dengan skor telak 4-0. 

Hasil tersebut juga dikonfirmasi oleh PB Percasi melalui laporan pertandingan babak pertama. Baca Juga: Olimpiade Catur 2024 di Budapest: Indonesia Turunkan Kolaborasi Tim Junior dan Senior Pertandingan Indonesia melawan Ghana berlangsung di EXPO Center, Silk Road Complex, Samarkand, Uzbekistan, yang menjadi lokasi utama Olimpiade Catur 2026. 

 Babak pertama dimulai pukul 15.00 waktu setempat atau sekitar 17.00 WIB. FIDE mencatat bahwa pertandingan babak pertama Olimpiade Catur 2026 secara keseluruhan dimulai tepat pukul 15.00 waktu Samarkand. 

Dalam pertandingan tersebut, GM Susanto Megaranto yang tampil di papan pertama berhasil mengalahkan pecatur Ghana FM Hasford John Kojo dengan rating 1.905. Susanto yang memiliki rating 2.488 mencatat kemenangan 1-0. 

Kemenangan di papan pertama ini menjadi pembuka bagi hasil sempurna Indonesia atas Ghana. Pada papan kedua, IM Gilbert Elroy Tarigan juga menyumbangkan satu angka setelah menundukkan CM Bernard Anhwere. Gilbert yang memiliki rating 2.416 menghadapi pemain Ghana dengan rating 1.965 dan berhasil menang 1-0. 

Dengan kemenangan tersebut, Indonesia sudah unggul 2-0 dari empat pertandingan yang dimainkan secara bersamaan. Dua angka berikutnya diperoleh IM Arif Abdul Hafiz di papan ketiga dan IM Satria Duta Cahaya di papan keempat. Arif Abdul Hafiz, dengan rating 2.428, mengalahkan CM Cephas Clinton Fomevor yang memiliki rating 1.926.

Sementara Satria Duta Cahaya, rating 2.412, menang atas Prince Akpa yang memiliki rating 1.855. Kedua partai berakhir 1-0 sehingga Indonesia menyapu bersih seluruh empat papan dengan skor akhir 4-0. Susunan tim putra Indonesia pada pertandingan babak pertama tersebut terdiri atas Susanto Megaranto, Gilbert Elroy Tarigan, Arif Abdul Hafiz, dan Satria Duta Cahaya. Tim Indonesia juga memiliki IM Budhidharma Nayaka sebagai pemain kelima/cadangan dalam susunan tim, sementara Kristianus Liem tercatat sebagai kapten tim. Rata-rata rating lima pemain Indonesia dalam daftar tim tercatat 2.436. Kemenangan 4-0 ini menjadi modal awal bagi Indonesia dalam turnamen yang berlangsung 15–27 September 2026 tersebut.

 Olimpiade Catur Samarkand diikuti 207 tim pada nomor Open dan 191 tim pada nomor Women. Kompetisi menggunakan sistem Swiss dalam 11 ronde, sehingga setiap pertandingan berikutnya akan menjadi tantangan baru bagi tim Indonesia. FIDE sendiri mencatat bahwa banyak tim unggulan juga membuka turnamen dengan kemenangan besar pada babak pertama. 

Ket foto:Tim Catur Putri juga memetik hasil sempurna di babak pertama saat bersua Timor Leste 4-0. 

Sukses tim putra ternyata diikuti tim putri setelah melibas Timor Leste dengan telak 4-0. Adapun susunan pemain yang dimenurunkan empat pecatur pada pertandingan perdana tersebut. Di papan pertama, WIM Diajeng Theresa Singgih yang memiliki rating 2.280 menghadapi Maria Soares de Araujo dari Timor Leste dengan rating 1.724.

Diajeng berhasil mengamankan kemenangan sehingga Indonesia mendapatkan angka pertama. Di papan kedua, WIM Laysa Latifah (2.213) menghadapi Sonizia A. Tilman da Silva (1.675) dan juga berhasil menang.

Dengan demikian, Indonesia unggul 2-0 setelah dua papan pertama selesai.  Kemenangan Indonesia kemudian dilengkapi oleh WIM Shafira Devi Herfesa di papan ketiga. Shafira yang memiliki rating 2.130 berhadapan dengan Elfiana dos Santos dari Timor Leste yang memiliki rating 1.674.

Dua partai lainnya berhasil disumbangkan oleh Laysa dan Ummi Salsabila. Untuk melengkapi kemenangan Indonesia menjadi 4-0 atas Timor Leste. Di babak kedua nanti tim  putri akan berhadapan dengan Ghana. Sementara untuk putra sudah menanti lawan terberat yang masuk dalam unggulan atas yakni Tim Putra India. (Jordan)

Berikut Jadwal babak kedua putra bersua India dan putri bertemu Ghana:



Modern Pentathlon Siap Digelar di Yogyakarta

Selasa, 08 September 2026

Ket foto: Ketua Umum PP MPI Marsda TNI Purwoko Aji Prabowo menyampaikan kesiapan PP MPI menyambut Kejuaraan Modern Pentathlon Piala Panglima TNI 2026 di AAU Yogyakarta sekaligus persiapan lima atlet Indonesia menuju Asian Games 2026 Aichi-Nagoya. 

JAKARTA – Pengurus Pusat Modern Pentathlon Indonesia (PP MPI) menyambut positif pelaksanaan Kejuaraan Modern Pentathlon Piala Panglima TNI 2026 yang akan berlangsung pada 23-25 September 2026 di Akademi Angkatan Udara (AAU), Yogyakarta.

Kejuaraan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 TNI Tahun 2026. Ajang ini sekaligus menjadi momentum bagi PP MPI untuk memperkuat pembinaan atlet modern pentathlon sekaligus memperkenalkan olahraga tersebut kepada generasi muda.

Ketua Umum PP MPI, Marsekal Muda (Marsda) TNI Purwoko Aji Prabowo, menyampaikan apresiasinya atas kepercayaan yang diberikan kepada modern pentathlon untuk menjadi salah satu cabang olahraga dalam rangkaian perayaan HUT TNI ke-81.

Purwoko menyampaikan hal tersebut saat mendampingi Panglima Komando Operasi Udara Nasional (Pangkoopsudnas) Marsekal Madya TNI Minggit Tribowo memberikan keterangan kepada awak media.


Menurutnya, keterlibatan modern pentathlon dalam kejuaraan Piala Panglima TNI 2026 menjadi kehormatan sekaligus kesempatan untuk memperluas pembinaan olahraga yang masuk dalam cabang olahraga Olimpiade tersebut.

“Merupakan suatu kehormatan Modern Pentathlon menjadi satu dari lima cabang olahraga yang dipertandingkan dalam rangkaian peringatan HUT TNI 2026,” ujar Purwoko.

Ia menegaskan, PP MPI akan terus mendorong pembinaan atlet agar modern pentathlon tidak hanya menghasilkan prestasi olahraga, tetapi juga membentuk karakter generasi muda.

“Sebagai Olympic sport, kami di PP MPI terus menggemakan pembinaan agar Modern Pentathlon dapat membangun karakter generasi muda yang berdisiplin tinggi, memiliki daya juang tinggi, serta stamina tangguh untuk menjadi juara,” katanya.

Kejuaraan Modern Pentathlon Piala Panglima TNI 2026 akan mempertandingkan kategori senior serta U-19 putra dan putri. Peserta akan berkompetisi dalam sejumlah nomor yang menguji kemampuan fisik, teknik, daya tahan, hingga konsentrasi.

Nomor pentathlon mengintegrasikan lima disiplin olahraga, yakni lari, renang, anggar, obstacle, dan menembak. Sementara itu, nomor triathle memadukan tiga disiplin, yaitu lari, menembak, dan renang.

Adapun nomor biathle mengombinasikan dua disiplin olahraga, yakni lari dan renang. Kombinasi berbagai disiplin tersebut membuat modern pentathlon dikenal sebagai olahraga yang menuntut kemampuan atlet secara menyeluruh.



Ketua Umum PP MPI Marsda TNI Purwoko Aji Prabowo menyampaikan kesiapan PP MPI menyambut Kejuaraan Modern Pentathlon Piala Panglima TNI 2026 di AAU Yogyakarta sekaligus persiapan lima atlet Indonesia menuju Asian Games 2026 Aichi-Nagoya. 

Selain menjadi arena kompetisi, Kejuaraan Modern Pentathlon Piala Panglima TNI 2026 juga membuka peluang bagi atlet muda berprestasi untuk melanjutkan karier di lingkungan TNI.

PP MPI menyatakan siap memfasilitasi para juara kategori U-19 yang memiliki minat untuk meniti karier sebagai anggota TNI melalui jalur prestasi.

“Kami membuka kesempatan bagi para juara di kategori U-19, jika tertarik bergabung menjadi anggota TNI, akan coba kami fasilitasi. Kesempatan dari Panglima TNI ini terbuka lebar bagi bibit-bibit muda berprestasi,” tegas Purwoko.

Menurutnya, perhatian TNI terhadap atlet berprestasi bukan sekadar wacana. Ia mencontohkan atlet yang sukses menyumbangkan medali bagi Indonesia pada SEA Games dan berstatus sebagai anggota Bintara TNI sebelumnya memperoleh apresiasi berupa kesempatan mengikuti sekolah pembentukan perwira.

Di sisi prestasi, Modern Pentathlon Indonesia juga tengah mempersiapkan diri menghadapi persaingan internasional. Setelah menyumbangkan satu medali emas, tiga perak, dan satu perunggu pada SEA Games, PP MPI kini mengarahkan fokus ke Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, Jepang.

Sebanyak lima atlet Indonesia dipastikan lolos untuk tampil pada Asian Games 2026. Mereka terdiri dari tiga atlet putri dan dua atlet putra.

Kelima atlet tersebut adalah Samuel dan M Ifsan dari sektor putra. Sementara dari sektor putri terdapat Sri Wahyuni, Inayah Qualby, dan Caroline Bangun.

Kelima atlet tersebut telah menjalani Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) secara intensif di Yogyakarta sejak Maret 2026. Persiapan panjang itu diharapkan dapat meningkatkan kesiapan fisik, teknik, mental, dan strategi sebelum menghadapi persaingan di Asian Games.

Purwoko menyadari persaingan di Aichi-Nagoya tidak akan mudah. Indonesia akan menghadapi sejumlah negara yang memiliki kekuatan besar dalam modern pentathlon, seperti Jepang, Korea Selatan, China, Kazakhstan, dan Uzbekistan.

“Persaingan di Asian Games nanti jelas sangat berat, terutama dari negara-negara kuat seperti Jepang, Korea Selatan, China, Kazakhstan, dan Uzbekistan,” ujarnya.

Meski demikian, ia optimistis persiapan yang telah dilakukan sejak Maret dapat menjadi modal penting bagi para atlet Indonesia.

“Dengan persiapan matang sejak Maret lalu, kami berharap para atlet dapat tampil optimal dan membawa pulang medali untuk mengharumkan nama bangsa. Kami mohon doa restu dari seluruh masyarakat Indonesia,” tandasnya. (Jordan)

BOLA JERMAN

FIGUR

TINJU

RAKET

BASKET