Sporty Magazine official website | Members area : Register | Sign in

BOLA NASIONAL

BOLA INGGRIS

POPULER

SOROTAN

SEA GAMES

Main Olahragaonline.com

Tampilkan postingan dengan label sepak takraw. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sepak takraw. Tampilkan semua postingan

Kejuaraan Invitasi Sepaktakraw Internasional Piala Kemerdekaan

Senin, 30 Mei 2016

PENGURUS Besar Persatuan Sepaktakraw Seluruh Indonesia (PB.PSTI) akan menggelar Kejuaraan Invitasi Sepaktakraw Internasional Piala Kemerdekaan 2016 yang dijadwalkan berlangsung 7-16 Agustus, Padang, Sumbar. Kejuaraan yang dirangkaikan dengan peringatan hari kemerdekaan Indonesia ke-71 itu bakal dimeriahkan sembilan negara termasuk tuan rumah Indonesia.

Kedelapan lan negara lain yang diundang dalam kejuaraan ini adalah Malaysia, Myanmar, Korsel, Singapura, Brunei Darussalam, Jepang, Cina dan Filipina. Sebagai tuan rumah, Indonesia selain menurunkan tim nasional juga tim Provinsi yang dipersiapkan menghadapi PON ke-19, September mendatang di Jabar.

Total jumlah peserta yang akan ikut kejuaraan ini adalah 427 dengan perincian 187 peserta asing dan 240 dari tim Provinsi. Nomor-nomor yang dipertandingkan adalah, team (trio), team (double), quadrant regu dan regu. Sementara dibagian putri mempertandingkan tiga nomor yakni team (trio), double regu dan quadrant regu.

Menurut Ketua Umum PB.PSTI Anjas Rivai dalam jumpa wartawan di Lantai 19 Kantor Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Gedung FX Senayan Jakarta, Minggu, (29/5) menjelaskan bahwa kejuaraan ini diharapkan menjadi agenda resmi tahunan.”Saya berharap agar even ini menjadi agenda resmi tahunan yang sifatnya internasional. Dan tempat penyelenggaraannya pun bisa berpindah-pindah ke semua Provinsi,”kata Anjas yang juga Bendahara KOI itu.

Anjas menambahkan bahwa kejuaraan ini bakal dijadikan oleh tim-tim Provinsi sebagai ajang pemanasan menjelang PON ke-19, September nanti di Jabar. ”Semua tim Provinsi yang lolos ke PON menjadikan even ini sebagai ajang pemanasan jelang pesta olahraga terbesar di Indonesia itu. Dan saya pastikan even ini bakal ramai,”katanya.

Kejuaraan ini, lanjut Anjas, tak lepas dari peran dan dukungan Presiden Sepaktakraw Malaysia, H.Datuk Ahmad Ismail. Gagasan awal lahirnya kejuaraan ini dicetuskan oleh Datuk Ahmad Ismail saat tim Malaysia melakukan try out ke Padang, Sumbar beberapa waktu lalu. Pada try out itu juga hadir sejumlah tim Provinsi diantaranya Gorontalo, Sulsel dan Riau.

Sementara itu Datuk Ahmad Ismail mengatakan, Indonesia sebagai salah satu negara yang perkembangan sepaktakrawnya sangat potensial alangkah baiknya memiliki sebuah even kelas internasional. Dan kejuaraan invitasi sepaktakraw internasional Piala Kemerdekaan ini adalah menjadi jawabannya.

”Saya melihat, Indonesia harus punya even sepaktakraw level internasional tahunan. Ini selain memacu perkembangan sepaktakraw di Indonesia juga memacu prestasi tim Indonesia itu sendiri,”tutur Deputi Presiden ISTAF ini.

Menjawab pertanyaan kenapa Thailand tidak diundang dalam even ini, Datuk Ahmad Ismail mengatakan Negeri Gajah Putih itu sangat sibuk dengan even-even yang digelar di negaranya. Sebagai gambaran, untuk tahun ini saja Thailand memiliki tiga even super series dan Kings Cup.

Dalam jumpa wartawan yang juga dihadiri sejumlah pengurus PSTI itu, baik Anjas maupun Datuk Ahmad Ismail mengatakan untuk sementara pihaknya belum menjanjikan hadiah uang kepada tim-tim juara.”Untuk sementara kami hanya menyediakan medali dulu, Insya Allah jelang even, ada sponsor yang menyiapkan hadiah uangnya,”tandas Anjas yang diamini Datuk Ahmad Ismail.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Panitia Pelaksana, Syafrizal Bakhtiar mengatakan, ditunjukknya Sumbar sebagai tuan rumah adalah satu kehormatan dan kebanggan bagi masyarakat Minang. ”Bagi kami ini sebuah kehormatan dan masyarakat Sumbar khususnya kota Padang sangat antusias menyambut even ini,”papar Syafrizal.

Syafrizal yang juga Ketua Umum Pengurus Provinsi PSTI Sumbar itu juga mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan persiapan untuk menyukseskan even ini. Dia pun menilai even ini bakal ramai karena selain diikuti tim peserta asing juga dari berbagai Provinsi. Jordan

Sepaktakraw Berpeluang Raih Emas di AG

Minggu, 31 Agustus 2014

HASIL undian di cabang sepaktakraw di ajang Asian Games, sangat menguntungkan Indonesia. Sebab babak awal Timnas Indonesia bersua tim non unggulan. Lawan berat Thailand diprediksikan berjumpa di final. Hal itu membuat Ketua Umum Persatuan Sepaktakraw Indonesia (PB PSTI) yakin Indonesia bakal membawa pulang medali emas.
Hal tersebut disampaikan Anjas kepada wartawan di sela-sela Rapat Kerja Nasional yang digelar PB PSTI di Twin Plasa Hotel, Grogol, Jakarta Barat, Sabtu (30/8/2014). Yang dihadiri Perwakilan Menpora Edy Nurindra dan Kasalak Prima Suwarno yang juga mewakili Ketua Umum KONI Pusat serta Sekjen ISTAF Datuk Abdul Halim Bin Kader.
"Hasil drawing, sepertinya kalau sesuai skenario kita bakal berhadapan dengan Thailand di final. Bahkan, kemungkinan meraih medali emas bisa saja terjadi. Kita kenal memang selama ini lawan tangguh kita adalah Thailand, selain Malaysia dan Filipina," jelas Anjas saat menerima penobatan menjadi Vice President ISTAF (Federasi sepaktakraw Dunia ) dari Sekjen ISTAF di tempat yang sama.
Hal senada dikatakan Sekjen ISTAF Datuk Abdul Halim Bin Kader, bahwa Indonesia harus dapat memanfaatkan peluang tersebut. “Undian yang cukup bagus bagi Indonesia. Indonesia harus cermat dan siap menangkap peluang itu. Sebab inilah saatnya Indonesia meraih emas,”kata Datok yang berasal dari Singapura itu.
Ketua Satlak Prima Mayjen (purn.) Suwarno, berharap agar cabang sepaktakraw ini tetap solid, sehingga menghasilkan prestasi yang membanggakan bagi bangsa Indonesia di pentas internasional.
"Saya bangga cabang sepaktkraw ini jauh dari polemik atau masalah. Ke depan juga demikian. Jangan meniru cabang-cabang lain yang selalu ribut, tapi tidak berprestasi. Memang ada yang ribut, tapi punya prestasi, seperti cabang balap sepeda," ungkap mantan Dan Paspampres ini.
Sementara itu, Edy Nurindra, mewakili Menpora Roy Suryo berharap, pada Rakernas ini akan menghasilkan program kerja yang baik sehingga bisa dijalankan lewat pembinaan yang terukur dan berkesinambungan. (Jordan)


Tim Sepak Takraw Sukses di India

Kamis, 05 September 2013

KEBANGKITAN prestasi sepak takraw Indonesia sudah mulai kelihatan . Ha itu dibuktikan saat tim sepak takraw Indonesia berhasil meraih medali pada seri pertama ISTAF Superseries di New Delhi, India, yang berakhir Minggu (1/9/2013) kemarin. Tim putri membawa pulang medali perak, sedangkan tim putra mendapat kalungan medali perunggu.
Partai final yang digelar di Indira Gandhi Memorial Stadium, New Delhi, tim putri Indonesia kalah ditangan sang juara, Thailand. Sebelumnya, tim putra harus puas dengan perunggu setelah mengalahkan tuan rumah India. Medali emas dan perak putra diraih Korea Selatan dan Malaysia. Kejuaraan itu diikuti 12 negara antara lain India, Thailand, Indonesia, Malaysia, Korea Selatan, Vietnam, Amerika Serikat, Brasil, dan lain-lain
Tim sepak takraw Indonesia sudah tiba kembali di Tanah Air, Senin (2/9/2013) malam, langsung dipimpin oleh Ketua Umum PB Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Anjas Rivai. Pada kesempatan itu, Anjas menilai apa yang diraih para atlet sepak takraw Indonesia sudah melebihi target yang dibebankan. Memang, sebelumnya PB PSTI sempat optimis bakal menjadi yang terbaik di kejuaraan, namun karena adanya kendala teknis dan non teknis menjadikan hasil itu sudah cukup lumayan.
“Prestasi yang membanggakan. Alhamdulilah ada peringkat yang kita dapat. Dan yang paling mengejutkan di putri, dimana kita berhasil meraih medali perak setelah dikalahkan Thailand di final. Untuk putra, kita mendapat perunggu setelah di semifinal dikalahkan Korea Selatan, yang akhirnya menjadi juara,” ujar Anjas Rivai. Di putra, lanjut Anjas, kontingen Indonesia sempat melakukan protes kepada panitia. Itu terkait dengan ketidakadilan yang sepertinya sengaja dibuat panitia untuk memudahkan laga tuan rumah.
“Ada kejanggalan untuk drawing, bagainama mungkin kita, bertemu lagi dengan Korsel di semifinal, padahal di penyisihan kita satu grup. Malah pada laga pertama, kami mampu mengalahkan Korsel. Tetapi protes itu tidak digubris,” protes Anjas. Terlepas dari itu, Anjas mengaku hasil ini membuktikan progres pembinaan yang dilakukan terhadap para atlet sangat baik. Apalagi kejuaraan ini juga menjadi arena try out tim SEA Games. “Secara umum sudah baik. Tetapi tentu masih banyak kekurangan yang harus ditingkatkan lagi. Target kami adalah sapu bersih medali emas SEA Games Myanmar,” tegas Anjas. (Jordan)

Anjas Pimpin PB PSTI

Sabtu, 29 Desember 2012

SECARA aklamasi Anjas Rivai terpilih sebagai ketua umum Pengurus Besar Persatuan Sepak Takraw Seluruh Indonesia (PB PSTI) periode 2013-2017. Meskipun tercatat sebagai calon tunggal, proses terpilihnya Anjas tidak berlangsung cepat. Pada Musyawarah Nasional (Munas) yang digelar di Hotel Atlet Century, Jakarta itu, sejumlah Pengprov mendesak tim penjaringan untuk tetap membuka sesi pendaftaran calon.

Sebab, mereka masih mengupayakan pencalonan Ketua DPR RI, Marzuki Ali. Akhirnya, sesi pemilihan itupun berlarut-larut. Bahkan, sidang sempat diskors beberapa saat. Selama skorsing, kubu yang ingin mencalonkan Marzuki Ali diminta menyerahkan jaminan otentik pencalonan, berupa surat pernyataan kesediaan. Kubu pendukung Marzuki hanya bisa menunjukkan pesan singkat (SMS). Dalam SMS itu, Marzuki memberi ucapan terima ksih kepada sejumlah Pengprov yang menginginkan dirinya menjadi Ketua Umum PB PSTI.

Namun, Marzuki tak memberi jaminan pencalonan sehingga dia gagal bersaing di pemilihan ketua umum PB PSTI. Sementara itu, Anjas Rivai mengaku segera melakukan konsolidasi organisasi. Mantan pengurus pusat Karang Taruna Nasional dan aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) itu tak akan berlama-lama membentuk kepengurusan baru.

"Sebulan dari sekarang saya sudah harus membentuk kepengurusan. Sebagai orang baru tentunya saya akan melakukan komunikasi dan konsolidasi internal terlebih dahulu. Saya akan meminta masukan dari banyak pihak agar bisa membentuk kabinet yang memiliki komitmen yang sama untuk memajukan takraw," kata Anjas yang pernah menjabat Sekjen PB PSTI ini.

Dalam membentuk kepengurusan PB PSTI periode 2013-2017, Anjas selaku Ketua Formatur akan dibantu oleh enam anggota formatur lainnya, yaitu Farida (Jawa Tengah), Safrisal (Sumatera Barat), Nasrudin (Kalimantan Tengah), Saleh Gotang (Sulawesi Selatan), Muhammad Saber (prerogatif ketua umum terpilih), Isnanta (dari unsur PB demisioner). (Jordan)



BOLA JERMAN

FIGUR

TINJU

RAKET

BASKET