Sporty Magazine official website | Members area : Register | Sign in

BOLA NASIONAL

BOLA INGGRIS

POPULER

SOROTAN

SEA GAMES

Main Olahragaonline.com

Tampilkan postingan dengan label bridge. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bridge. Tampilkan semua postingan

Pertamina I Rebut Piala Menpora Pertamina 2015

Senin, 26 Oktober 2015

BERMATERIKAN pemain Beni J Ibradi, Taufik Asbi, Rober Tobing, Franky Karwur dan Noldy George ini meraih 106.78VP unggul jauh atas peringkat kedua PERTAGAS (Piskanto, Prananta, Ansori, VIcky Manoppo, Syahrial Ali dengan NPC Sudewo) yang meraih 80.04VP. Akhirnya Regu Pertamina I keluar sebagai juara Piala Menpora Pertamina Cup 2015 dengan memenangkan ke-7 laga final.


Hebatnya Pertamina I sudah memastikan juara sebelum sesi terakhir dimainkan karena unggul lebih dari 19VP atas peringkat 2. Regu Pertamina Mixed I dengan para pemain Noldy Ngantung, Ruri Andhani, David PH dan Conny Sumampouw meraih tempat ketiga dengan 72.28VP.

Satu sesi sebelum berakhir, regu ini berada di peringkat-2 namun kalah telak pada sesi terakhir sehingga digeser oleh Pertagas yang menang besar. Sementara itu regu TOAR-2 dari Manado berhasil menjuarai nomor Consolation setelah menyelesaikan 7 sesi dengan meraih 101.91VP, diikuti oleh Jatim Ladies di tempat kedua dengan 96.89VP dan Pertamina UPMS di peringkat ke-3.

Event ini ditutup oleh Ketua Bridge Pertamina Bapak Beni J Ibradi mewakili direksi. Ia memberikan informasi yang sangat menggembirakan para pemenang karena jumlah hadiah dinaikkan dari sebelumnya total Rp 200 juta menjadi 223,5 juta. Dengan demikian Turnamen Piala Menpora Pertamina ini adalah turnamen bridge dalam negeri dengan hadiah terbesar dengan hadiah utama Rp 50 jt melebihi Kepri Cup, Geologi Cup maupun Telkom Cup.

Turnamen yang digelar dalam rangka hari Sumpah Pemuda tersebut juga memberikan 6 buah handphone berkelas pada acara door prize. Bukan hanya itu para peserta juga disuguhi hidangan makan malam pada acara penutupan tersebut. Beberapa kejutan terjadi dalam event ini. Pertama adalah regu unggulan Pertamina Ladies yang bermaterikan para pemain putri PON DKI dikalahkan oleh Jatim Ladies yang bermaterikan para pemain putri PON Jatim dalam perebutan Ladies terbaik. Sebuah sinyal untuk nomor putri PON 2016. Satu kejutan lagi, regu BTC Jatim yang dalam babak kualifikasi telah memastikan lolos pada sesi ke-6 dari rencana 7 sesi kehabisan bensin di babak final dan harus puas menduduki terbawah. (jordan)

Klasemen Akhir Final
RK TEAM VP IMP QUO
1 1 Pertamina I 106.78 343-156 2.1987
2 2 PERTAGAS 80.04 264-222 1.1892
3 3 Pertamina Mix I 72.28 198-198 1.0000
4 5 Junior 1990 67.44 210-209 1.0048
5 8 Pertamina Ladies 63.72 203-221 0.9186
6 7 Dauna Winaza 62.42 206-257 0.8016
7 6 TOAR 1 59.94 237-292 0.8116
8 4 BTC 47.38 205-311 0.6592
=========================================================
Berikut peringkat akhir nomor consolation yang diikuti oleh 31 team tersebut.
RK TEAM VP IMP QUO
1 19 TOAR II 101.91 259 - 122 2.1230
2 13 Jatim Ladies 96.89 241 - 128 1.8828
3 12 Pertamina UPMS V 91.71 267 - 180 1.4833
4 1 Telkom 85.79 246 - 153 1.6078
5 29 Kab. Bogor 85.10 278 - 220 1.2636
6 6 EIBC Jr. 84.54 251 - 145 1.7310

Menpora Berharap Bridge Sumbang Emas di AG 2018

Sabtu, 24 Oktober 2015

HARAPAN besar dilontar Menpora Iman Nahrawi agar cabang bridge mampu menyumbang minimal satu medali emas pada Asian Games Jakarta-Palembang 2018.

Imama menyatakan, bridge sudah pasti akan menjadi salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan di Asian Games 2018.

“Saya dengar hasil rapat OCA beberapa waktu lalu sudah diputuskan Bridge akan dipertandingkan. Saya berharap, cabang ini mampu menyumbangkan minimal satu medali emas bagi Kontingen Indonesia,” jelas Iman Nahrawi ketika membuka Kejuaraan Bridge memperebutkan Piala Menpora dan Pertamina 2015, di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Jumat (23/10/2015).

Kesempatan yang sama Ketua Panitia turnamen, Elizar Hasibuan menegas, tujuan diadakannya turnamen ini adalah guna menjaring pemain-pemain muda bertalenta yang rencananya dipersiapkan menuju Asian Games 2018. Nantinya, atlet terbaik di level junior dapat dimasukkan dalam program pembinaan yang dijalankan Satlak Prima.

“Semula kami menargetkan 400 orang dapat mengikuti turnamen. Sampai saat ini, yang telah mendaftar sekitar 300 orang dari 55 tim, ditambah 20 tim kategori junior, satu tim terdiri dari empat orang. Ini pertama kali kami (Pertamina) bekerja sama dengan Kempora,” ucap Elizar.

Selain atlet junior, Erizal juga mengundang 8 atlet bridge nasional untuk ikut meramaikan turnamen berhadiah Rp 200 juta tersebut. Tujuannya, mengasah kemampuan sekaligus menjadi ajang ujicoba. Erizal menjelaskan, sebanyak enam nomor akan dipertandingkan dalam turnamen ini, yakni kelas utama (open), second team (Swiss), putri mixed, U-60, U-26, dan U-21.

Sementara itu Kurniadi Djauhari, salah satu atlet bridge nasional yang juga termasuk panitia, menjelaskan turnamen ini menjadi ajang gengsi bagi dirinya dan atlet yang lain karena masing-masing akan menunjukkan kekuatannya guna terhindar dari kekalahan. (Jordan)

Pertamina-Kemenpora Gelar Turnamen Bridge

Jumat, 16 Oktober 2015

SEKITAR 400 atlet bridge bakal bersaing pada Turnamen Bridge Nasional 2015 di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, 23-25 Oktober mendatang. Ajang yang memperebutkan Piala Menpora - Pertamina tersebut digelar sekaligus untuk mencari bibit potensial menghadapi kejuaraan internasional, salah satunya Asian Games 2018 saat Indonesia menjadi tuan rumah.

Menurut Ketua panitia turnamen Elizar Hasibuan, kejuaraan ini akan memunculkan atlet muda berkualitas dan bisa menjadi penerus para senior di tingkat internasional. "Melalui turnamen ini, kami berharap ada atlet-atlet berkualitas yang bermunculan. Mereka ini akan disiapkan menjadi penerus senior-senior di kejuaraan internasional supaya kejayaan bridge Indonesia di panggung dunia tetap bisa bertahan," kata Elizar Hasibuan kepada wartawan di Jakarta, Kamis (15/10/2015).

Ada pun kategori yang dipertandingkan, yaitu utama (open), second team (Swiss), putri, campuran, U-60, U-26 dan U-21. Untuk menarik minat para pemain U-26 dan U-21 panitia membuat kebijakan berbeda. Mereka menggratiskan biaya pendaftaran bagi kedua kategori tersebut. Sedangkan kategori yang lain, calon peserta dikenai biaya pendaftaran senilai Rp 2 juta.

Menurut Asisten Deputi Bidang Tenaga Keolahragaan Kemenpora, Sunyoto meminta turnamen bridge diperbanyak sebagai persiapan tampil di Asian Games 2018. Apalagi, tim bridge Merah Putih telah ditarget bisa memperoleh empat keping emas saat Asian Games nanti berlangsung. "Jadi, ajang ini akan menjadi turnamen pemanasan untuk mengasah dan meningkatkan kemampuan atlet bridge nasional," terangnya.

Kesempatan sama Ketua Pengprov Gabsi DKI Jakarta Suprawito berharap agar masyarakat awam bisa mengenal olahraga yang menggunakan kartu ini terus menerus disosialisasikan melalui media. "Paling tidak, masyarakat nanti akan melihat kalau main bridge itu tidak sama dengan main remi. Ini olahraga menggunakan otak dan strategi. Kami ingin olahraga ini bisa dimassalkan di sekolah-sekolah untuk menjaring atlet muda supaya bridge bisa berkembang," terangnya. (Jordan)

Hadapi APBF, Gabsi Lakukan Seleknas

Selasa, 24 Februari 2015

PENGURUS Besar Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (PB GABSI) menggelar Seleksi nasional (Seleknas) guna menghadapai Kejuraan Asia Pacific Bridge federation (APBF) Championships yang akan digelar di Bangkok, 21-31 Mei mendatang. Seleknas ini untuk mencari pemain tangguh guna meraih target meraih emas. Pelaksanaan seleknas di gedung PB GABSI, Senayan, Jakarta, diikuti sekitar 31 peserta berasal dari 7 provinsi daerah diantaranya DKI, Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Timur.

“Para pebrigde yang tampil adalah yang terbaik dari beberapa Pengprov PB GABSI, di sini para atlet kita beri kesempatan untuk menunjukkan kemampuannya, sehingga bisa masuk skuad timnas,” kata Ketua Umum PB GABSI, Eka Wahyu Kasih, usai memantau seleknas di Jakarta,Senin (23/2/15).

Eka menambahkan nantinya dari 31 peserta seleknas yang dilakukan sejak 23 Februari – 4 April, 17 dipersiapkan untuk nomor open dan 14 orang untuk nomor ladies yang berpasangan dan akan diseleksi menjadi 4 pasang untuk nomor Ladies dan nomor open.“Tingkat persaingan sangat ketat di APBF Championship nanti, karena pesertanya adalah juara dunia semua, seperti Jepang, China,” kata Eka yang juga Ketua Bidang Litbang KONI Pusat.

Masih menurut Pria yang memiliki Lembaga Pendidikan Kasih Bangsa bahwa ajang APBF Championships akan diikuti 27 negara diantaranya China, Jepang, Pakistan, Oman, Singapore, Filipina, Thailand, New Zealand dan lainnya. Rencananya PB GABSI mulai pemusatan latihan pada Maret-April usai menentukan pemain dari seleknas, untuk kemudian akan disertakan dalam uji coba di kejuaraan internasional, China pada April mendatang.

“Jujur para peserta yang tampil adalah Negara-negara kuat. Sehingga target kami pun tidak muluk-muluk. Hanya medali emas di nomor open, dan perak di ladies, semoga para atlet bisa mewujudkannya, mengingat persaingan sangatlah ketat,” tandas Eka. (Jordan)

Juara Dunia Bridge Terima Bonus dari Djarum

Rabu, 19 November 2014

SECARA simbolis Menpora Imam Nahrawi menyerahkan penghargaan kepada atlet bridge Indonesia pasangan Henky Lasut dan Eddy Manoppo yang berhasil menjadi juara dunia kategori pasangan senior Red Bull World Bridge Series ke-14 di China. Hadir pada acara tersebut yang digelar di Media Center Kemenpora, Selasa (18/11/2014) Deputi V Bidang Harmonisasi dan Kemitraan Gatot Dewa Broto, Ketua Umum KONI Tono Suratman dan Ketua Umum PB Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (GABSI) Ekawahyu Kasih.

Pasangan gaek Henky/Eddy meraih gelar juara dengan nilai 55,33 persen. Tempat kedua diraih oleh pasangan Amerika Serikat, Lall Hemant/Milner Reese, yang mengumpulkan nilai 54,72 persen. Sedangkan tempat ketiga diduduki oleh pasangan Polandia, Kowalski Apolinary/Romanski Jacek, dengan nilai 54,47 persen serta pasangan Kanada, Jacob/Czyzowicz Jurek, dengan nilai 54,08 persen.

Dalam kesempatan yang sama tim beregu putri Indonesia dengan pemain Rury Andhani, Lusje Olha Bojoh, Suci Amita Dewi, Kristina Wahyu Murniati, Conny Sumampouw, Julita Grace Tueje, dan Veterano Sitompul berhasil meraih Juara Bersama 3 Dunia. Dalam perjalanan menuju Juara 3 Bersama Dunia, di babak perempat final, tim putri Indonesia bermain cemerlang dan berhasil menaklukan tim tangguh Belanda dengan skor 133 – 133. Di semifinal, tim putri Indonesia dikalahkan oleh tim tangguh China Red dengan skor 121,5 – 80.

Ekawahyu Kasih selaku Ketum PB Gabsi mengatakan, gelar juara dunia ini menjadi bukti bahwa olahraga bridge bisa mempersembahkan prestasi untuk Indonesia. "Ini modal bagus untuk memperjuangkan agar bridge bisa dipertandingkan di SEA Games 2017 dan Asian Games 2018, kalau kita bisa masuk di situ saya yakin bridge akan sapu bersih semua emas," terangnya.

Di sisi lain Menpora Imam Nahrawi memberikan apresiasi dan bangga atas perstasi yang diraih oleh atlet bridge Indonesia Henky Lasut dan Eddy Manoppo yang berhasil menjadi juara dunia kategori pasangan senior Red Bull World Bridge Series ke-14 Cina.

"Prestasi ini suatu kebangaan bagi kita semua, bridge saya harapkan terus untuk mengukir prestasinya di pentas dunia lebih baik lagi, dan saya mengucapkan terima kasih kepada pihak sponsor yang memberikan penghargaan kepada mereka," kata menpora. (Jordan)


Fortuga, PLN & GABSI Gelar Bridge Piala Dahlan Iskan

Sabtu, 19 Oktober 2013

SAMBUT hari jadi (HUT) Perusahaan Listrik Negara (PLN) ke-68, PLN bekerjasama dengan GABSI (Gabungan Bridge Seluruh Indonesia) dan Fortuga (Forum Tujuh Tiga), mengadakan kegiatan dengan menggelar Kejuaraan Bridge Internasional PLN-Fortuga 2013 dengan Tajuk Dahlan Iskan Cup, bertempat di Gedung Pusdiklat PLN, Ragunan, Jakarta, dari 18-20 Oktober 2013. Fortuga adalah para alumni dari ITB Angkatan 1973.
Menurut Ketua Panitia Pertandingan, Ali Herman Ibrahim, kejuaraan sendiri akan mempertandingkan nomor beregu dengan sistem pertandingan dua babak.
Babak pertama seluruh peserta akan digabung menjadi satu dan bermain sistim Swiss 6 session. Hasilnya, peringkat terbaik 1-7 dan 1 regu PLN terbaik akan berlaga di babak final.
"Tradisi seperti tahun tahun sebelumnya, yakni para pemenangnya selain mendapat Piala juga akan menerima uang pembinaan. 16 peringkat berikutnya akan bertanding di Final Flight A. Sisanya bertanding di Flight B. Pemenang 1-4 dikedua flight ini juga akan mendapat hadiah," ujar Ali, kepada wartawan, di Pusdiklat PLN Ragunan, Jakarta, Jumat (18/10/13).
Selain mempertandingkan katagori senior, wanita, junior dan PLN, nantinya akan diambil dari hasil babak pertama. "Dua terbaik masing-masing katagori akan mendapat hadiah. Khusus untuk katagori pelajar baru akan di pertandingkan Sabtu, mengikuti jadwal babak kedua. Peringkat 1-3 katagori pelajar juga akan mendapat hadiah," kata Ali.
Sementara itu, Ketua Fortuga, Yusman Safei Djamal, menegaskan kalau Fortuga sendiri sangat bertujuan untuk mengabdikan diri dengan membangun semangat kebersamaan dan kepedulian. "Fortuga menganggap olahraga bridge sebagai olahraga yang mementingkan kebersamaan dan kepedulian agar bisa menjadi partnership yang berhasil, sehingga cocok dan sampai kepada tujuannya," terang Yusman.
Piala Dahlan Iskan Cup 2013, selain diikuti peserta dari seluruh Indonesia, peserta dari luar negeri juga memeriahkan kejuaraan ini, seperti dari Thailand, Singapura dan Filipina. Kejuaraan Bridge International PLN - Fortuga 2013 ini menjanjikan hadiah yang besar. Total hadiah yang disediakan berjumlah Rp 245 juta. Sebagai perbandingan, Geologi Cup atau Gubernur Kepri Cup hanya membagikan total hadiah Rp 150 juta. (Jordan)

Panitia Kejuaraan Bridge Dunia Masih Butuh Dana Besar

Senin, 02 September 2013

HINGGA kini, panitia Kejuaraan Dunia Bridge ke-41 yang akan menggelar event tersebut pada 16-29 September di Bali Nusa Dua Convention Center masih membutuhkan dan berharap ada pihak ketiga atau sponsor yang membantu suksesnya penyelenggaraan event kelas dunia yang untuk pertama kalinya digelar di Indonesia terhitung sejak 1958. Hal itu ditegaskan Ketua Panitia Toto Syafrudin dan Ketua Bidang Pendanaan Eksekutif Turnamen Idrus Heryanto, sangat mengharapkan ada pihak sponsor yang membantu penyelenggaraan event tersebut. Harapan tersebut diungkapkan Toto dan Idrus kepada wartawan di Kantor PB GABSI, Senayan, Jakarta, Sabtu (31/8/2013).

“Kami masih berharapa adanya pihak sponsor yang mau ambil bagian dari kegiataan ini. Sebab ini event besar. Apalagi, ini sebuah kepercayaan Indonesia dalam hal ini ditunjuk sebagai tuan rumah. Apapun kita harus menyukseskan kejuaraan dunia ini. Untuk itu, kami berharap ada pihak swasta yang mau membantu penyelenggaraan event ini. Mungkin, mereka bisa menyisihkan dana Coorporate Social Responsibility (CSR,red). Kami siap menerimanya,” ucap Toto.

Menurut Toto adapun dana yang dibutuhkan untuk menanggung 66 peserta di pentas Kejuaraan Dunia Bridge di Bali ini sebesar Rp 18 M. “Sebuah dana yang cukup besar dari sebuah pergelaran atau pentas kelas dunia. Apalagi, penyelenggaraannya di Pulau Dewata Bali,” ungkap pria yang berprofesi sebagai pengusaha batubara ini.

Dalam kesempatan yang sama Ketua Bidang Promosi dan Dana Idrus Heryanto menyatakan dari pihak mana pun yang ingin membantu penyelenggaraan event ini, baik itu dalam bentuk sponsorship, kami siap menampung. "Jujur saja, sampai saat ini kami masih sangat membutuhkan dana guna terselenggaranya Kejuaraan Dunia Bridge tersebut,” ujar Idrus. Panitia, kata Idrus, tidak membatasi dunia usaha mana pun yang ingin membantu kepantiaan kejuaraan dunia tersebut. “Bisa saja kalau ada perusahaan penerbangan yang ingin membantu. Atau perusahaan yang bergerak di makanan atau minuman, seperti air mineral, silahkan kalau ingin membantu,” harap Idrus. (Jordan)

Indonesia Berharap dari Senior Team dan Ladies Team

Rabu, 21 Agustus 2013

DALAM menghadapi World Bridge Team Championship ke 41, pihak Pengurus Besar Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (PB GABSI) mengaku mengandalkan nomor Senior Team dan Ladies Team untuk meraih prestasi. Kejuaraan yang akan diselenggarajan di Nusa Dua Convention Center, Bali pada 16-29 September mendatang ini, nantinya akan diikuti ikuti 22 negara yang sudah terlebih dahulu lolos babak kualifikasi di tiap zonanya.
"Kami ingin meraih sukses ganda. Sukses penyelenggaraan dan sukses prestasi. Dalam hal prestasi para atlet Indonesia bisa meraih gelar juarai, apalagi bermain di depan pendukungnya. Dan ini suatu kebangaan Indonesia ditunjuk untuk menyelenggarakan kejuaraan terbesar ini," ucap Ketua Penyelenggara, Toto Syafruddin di Jakarta, kemarin.
Di Kejuaraan dunia tersebut akan mempertandingkan 3 nomor, yaitu Bermuda Bowl untuk Open Team, Venice Cup untuk Ladies Team, dan D"Orsi Cup untuk Senior Team. Indonesia sendiri menjadi 1 dari 6 negara yang menjadi wakil Asia zona 6 di Asia Pasific. "Persaingan di kejuaraan ini akan sangat ketat, karena yang lolos adalah negara-negara yang memiliki prestasi sangat baik. Jadi kami tentunya akan mempersiapkan team Indonesia sebaik mungkin, untuk bisa meraih prestasi," ucap Ketua Bidang Teknik Pembinaan dan Prestasi PB GABSI, Rustam Efendi.
Rustam mengaku, dalam kejuaraan dunia ini, Indonesia akan mengandalkan Senior Team dan Ladies Team, walau harus melalui hadangan dari pesaing terseberat, seperti, Italia, Swedia, Perancis, Cina, Jepang, dan Cina Taipe. " Untuk Senior dan Ladies Team, peluang kita sedikit agak sulit, namun kita percaya dari dua nomor itulah kita bisa berpeluang meraih prestasi. Sebab, sebelumnya tim Ladies Indonesia juara II dunia tahun 2011. Sedangkan untuk Senior Team, kita masih memiliki atlet yang berpengalaman," ujar Rustam.
Rencananya dalam kejuaraan dunia ini Indonesia akan mengirim 9 pasang pemain untuk berlaga di dua nomor. Tercatat untuk Ladies Team ada Lusye Bojoh-Joice Tueje, Suci Amita Dewi-Kristina Wahyu, dan Conny Sumampouw-Rury Andhani. Untuk Open Team ada Hengki Lasut - Eddie Manopo, Bambang Hartono-Munarwan Sawaludin, dan Berto Arpolii-Memet Hendrawan. Sedangkan Senior Team ada Yulius Antoniu-Frangki Karwur, dan Taufik Asbi-Robert Tobing. "Kita berharap besar pada Ladies Team dan Senior Team, tetapi kita tetap berharap pada Open Team untuk meraih prestasi, karena mereka bagian dari regenerasi para atlet bridge, jadi ajang ini untuk pengalaman," jelas Rustam. (Jordan)

BOLA JERMAN

FIGUR

TINJU

RAKET

BASKET